Advertorial
Bupati Kampar Dorong Pengembangan Wisata, Danau Rusa Disiapkan Jadi Destinasi Unggulan
Bupati Kampar Ahmad Yuzar tinjau lokasi objek wisata Danau Rusa. | Foto : ist jeki
KAMPAR – Pemerintah Kabupaten Kampar terus mendorong pengembangan sektor pariwisata sebagai salah satu penggerak ekonomi daerah. Beragam potensi wisata yang dimiliki, mulai dari wisata alam, buatan hingga kuliner khas, dinilai menjadi kekuatan besar yang perlu terus dikembangkan.
Komitmen tersebut ditegaskan langsung Bupati Kampar Ahmad Yuzar SSos MT saat mengunjungi kawasan wisata Danau Rusa di Kecamatan XIII Koto Kampar, Sabtu (12/4/2025). Kunjungan ini sekaligus melihat langsung potensi serta peluang pengembangan destinasi wisata di kawasan tersebut.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga mencoba wahana jetski di perairan Waduk PLTA Koto Panjang. Aktivitas tersebut menjadi salah satu gambaran potensi wisata air yang bisa dikembangkan untuk menarik minat wisatawan.
Menurut dia, Kampar memiliki kekayaan destinasi wisata yang tidak kalah dengan daerah lain. Mulai dari keindahan alam hingga ragam kuliner khas menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.
“Kampar sangat kaya akan destinasi wisata, baik wisata alam maupun objek wisata buatan yang menarik. Selain itu, Kampar juga memiliki ragam kuliner khas yang tidak dimiliki daerah lain,” ujarnya.
Pengembangan sektor pariwisata, menurut dia, akan terus didorong melalui penyusunan regulasi yang tepat. Langkah ini dilakukan agar pengelolaan wisata di Kampar lebih terarah dan mampu memberikan dampak ekonomi yang signifikan.
Secara khusus, kawasan Danau Rusa dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi destinasi unggulan. Dengan luas sekitar 38 hektare, kawasan ini menawarkan pemandangan alam yang indah serta didukung air Waduk PLTA Koto Panjang yang jernih.
Menurut dia, ke depan kawasan tersebut akan dikembangkan dengan konsep yang lebih terencana. Penyusunan masterplan akan dilakukan agar pengembangan berjalan maksimal dan berkelanjutan.
“Kawasan Danau Rusa akan kita kembangkan menjadi tujuan wisata utama di Kampar. Nantinya dilengkapi berbagai fasilitas seperti cottage, camping ground, wisata air hingga pusat kuliner khas Kampar,” jelasnya.
Selain itu, potensi kuliner lokal juga akan menjadi bagian penting dalam pengembangan kawasan. Produk unggulan seperti durian XIII Koto Kampar diharapkan mampu menjadi daya tarik tambahan bagi wisatawan.
Dengan pengembangan yang terarah, pemerintah berharap kunjungan wisatawan ke Kampar terus meningkat. Dampaknya, sektor ekonomi masyarakat di sekitar kawasan wisata juga ikut tumbuh.
Di akhir kunjungannya, Bupati Kampar mengajak masyarakat untuk datang dan menikmati potensi wisata yang ada. Partisipasi wisatawan dinilai menjadi bagian penting dalam menggerakkan ekonomi daerah.
“Ayo, Mola ke Kampar. Dengan berwisata ke Kampar, kita ikut menghidupkan ekonomi masyarakat, khususnya yang berada di sekitar kawasan wisata,” tuturnya. -adv
Berita Lainnya
Riau Raih Capaian Imunisasi Kejar Tertinggi Nasional Lewat Kabupaten Kampar
Desa Rawan Karhutla di Kampar Diinstruksikan Bangun Waduk Darurat
Pemkab Ancam Cabut Izin Pabrik Kelapa Sawit Nakal di Kampar
Jembatan Danau Bingkuang Ditutup akibat Kerusakan Struktur, Arus Lalu Lintas Pekanbaru-Bangkinang Dialihkan
Masjid Al-Ihsan Islamic Center Bangkinang Masuk Lima Besar Penyumbang Kurban Terbanyak Nasional
Pemkab Kampar Prioritaskan Ruas Jalan Rusak Parah Akibat Keterbatasan Anggaran
Riau Raih Capaian Imunisasi Kejar Tertinggi Nasional Lewat Kabupaten Kampar
Desa Rawan Karhutla di Kampar Diinstruksikan Bangun Waduk Darurat
Pemkab Ancam Cabut Izin Pabrik Kelapa Sawit Nakal di Kampar
Jembatan Danau Bingkuang Ditutup akibat Kerusakan Struktur, Arus Lalu Lintas Pekanbaru-Bangkinang Dialihkan
Masjid Al-Ihsan Islamic Center Bangkinang Masuk Lima Besar Penyumbang Kurban Terbanyak Nasional
Pemkab Kampar Prioritaskan Ruas Jalan Rusak Parah Akibat Keterbatasan Anggaran