Diduga Sebagai Otak Pelaku Pengrusakan, Oknum Dosen Unri Jadi Buronan Polisi
RIAUIN.COM - Oknum Dosen Unri berinisial AH, masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polres Kampar, atas kasus dugaan pengrusakan rumah. AH diduga menjadi otak pelaku pengrusakan rumah seorang karyawan dalam statusnya sebagai ketua koperasi.
Penetapan AH sebagai DPO AH diterbitkan pada 24 November lalu oleh Polres Kampar melalui Kasat Reskrim AKP Berry Juana Putra.
Surat DPO yang diterbitkan itu isinya berbunyi, “Untuk diawasi, dimintai keterangan, ditangkap dan diserahkan ke Polres Kampar di Bangkinang" tertanggal 16 Oktober 2020.
Dalam surat itu, disertakan ciri-ciri DPO, yakni tinggi badan 170 cm, kulit sawo matang, rambut warna putih pendek, dan wajah oval.
Kabid Humas Polda Riau Kombes Sunarto, saat dihubungi, Minggu (5/12/2021) membenarkan, ia menyebutkan Polres Kampar telah menerbitkan surat status DPO AH tersebut.
“Benar ada penerbitan surat DPO untuk tersangka AH, yang diterbitkan Polres Kampar,” kata Sunarto.
Diberitakan sebelumnya, Polres Kampar menangkap satu orang pelaku kerusuhan dan penjarahan di rumah karyawan PT Langgam Harmuni di Desa Pangkalan Baru, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Kamis (15/6/2021) lalu.
Adapun identitas pelaku berinisial HST, diduga merupakan Ketua Koordinator Lapangan massa yang melakukan penjarahan.
Kasat Reskrim, AKP Berry Juana, mengatakan, penangkapan HST dilakukan Sabtu (5/6/2021). Menurutnya, peran HST dalam perkara ini bertindak mengumpulkan massa, membayar serta mengkoordinir semua aksi tersebut.
"Status HST dia adalah ketua korlapnya," kata Berry.
Dengan tertangkapnya HST, maka sudah ada dua tersangka yang berhasil dicokok polisi dalam kasus tersebut. Sebelumnya petugas telah mengamankan MV yang juga merupakan korlap dalam aksi tersebut.-dn
Berita Lainnya
Polda Riau Perketat Pengawasan Jalur Selat Malaka Setelah Bengkalis Petakan Wilayah Rawan Narkoba
KPK Beruntun Geledah Sejumlah Lokasi di Kuansing, Telusuri Aliran Dana Suap Suhardiman Amby
Usut Aliran Uang Kasus Korupsi Abdul Wahid, KPK Buru Keterangan Ajudan Pangdam
Sembunyikan Sabu di Balik Pagar Seng, Dua Pengedar di Jalan SM Amin Pekanbaru Dibekuk
Menhut Siap Diperiksa KPK Terkait Dugaan Rasuah Kawasan Hutan Kuantan Singingi
Kejari Pelalawan Limpahkan 7 Berkas Korupsi Pupuk Subsidi Bunut ke PN Pekanbaru
Polda Riau Perketat Pengawasan Jalur Selat Malaka Setelah Bengkalis Petakan Wilayah Rawan Narkoba
KPK Beruntun Geledah Sejumlah Lokasi di Kuansing, Telusuri Aliran Dana Suap Suhardiman Amby
Usut Aliran Uang Kasus Korupsi Abdul Wahid, KPK Buru Keterangan Ajudan Pangdam
Sembunyikan Sabu di Balik Pagar Seng, Dua Pengedar di Jalan SM Amin Pekanbaru Dibekuk
Menhut Siap Diperiksa KPK Terkait Dugaan Rasuah Kawasan Hutan Kuantan Singingi
Kejari Pelalawan Limpahkan 7 Berkas Korupsi Pupuk Subsidi Bunut ke PN Pekanbaru