Pagar Kantor Gubernur Riau Rubuh Diseruduk Demonstran
RIAUIN -- Pagar besi kantor Gubernur Riau setinggi 5 meter rubuh diseruduk sekitar 500 buruh PT Padasa Enam Utama (PEU) yang tergabung dalam DPC FSBSI Kabupaten Kampar, Kamis siang (22/10/2020).
Aksi yang awalnya berlangsung damai, berubah ricuh ketika massa pengunjukrasa ngotot ingin menyampaikan tuntutan mereka kepada Gubernur Riau, H Syamsuar.
Karena tidak buka gerbang masuk ke kantor gubernur, para pengunjurkasa terlibat dorong dorangan dengan anggota Satpol PP yang membuat pagar betis dibalik pagar.
Seorang massa pengunjukrasa nekat memanjat pagar seraya menendang pagar besi itu. Petugas keamanan berusaha untuk mencegah agar aksi tidak anarkis. Tetapi massa tetap meringsek ke arah dalam kantor gubenur sambil bersama sama mendorong pagar.
Akhirnya pagar besi yang bagian kanan copot. Melihat situasi yang tidak lagi kondusif, petugas kepolisian terpaksa membubarkan mereka menggunakan truk ''water canon''.
Sebelum ricuh, Ketua DPC FSBSI Kampar Kormaida Siboro dalam orasinya, meminta Gubernur Riau Syamsuar untuk memanggil PT Padasa terkait nasib karyawan atau buruh pasca terjadinya tukar guling (''take over'') perusahaan tersebut ke pihak mitra.
''Tolong kami Bapak Gubenur, buka kan hati nurani Bapak. Kami para buruh terombang ambing karena status yang tidak jelas,'' tukasnya.
Selain soal status, Ketua FSBSI Kampar ini juga mengungkapkan masalah kesejahteraan buruh yang bekerja di industri kebun kelapa sawit tersebut.--tra
Berita Lainnya
Dari Pulokerto Gandus, PLN Nyalakan Harapan Pendidikan Anak Usia Dini
Pemadaman Karhutla di Inhu Masih Berlangsung, Manggala Agni Turunkan Water Boming
Enam Rumah di Inhil Ambruk Akibat Longsor Susulan
Longsor Hanyutkan Empat Rumah ke Sungai, Akses Pelabuhan di Inhil Putus
Buaya Muara Sungai Metas Siak Mangsa Warga Kampung Penyengat
Tower Emergency 275 kV Galang–Simangkuk Berhasil Dienergize, Masyarakat Kembali Nikmati Listrik
Dari Pulokerto Gandus, PLN Nyalakan Harapan Pendidikan Anak Usia Dini
Pemadaman Karhutla di Inhu Masih Berlangsung, Manggala Agni Turunkan Water Boming
Enam Rumah di Inhil Ambruk Akibat Longsor Susulan
Longsor Hanyutkan Empat Rumah ke Sungai, Akses Pelabuhan di Inhil Putus
Buaya Muara Sungai Metas Siak Mangsa Warga Kampung Penyengat
Tower Emergency 275 kV Galang–Simangkuk Berhasil Dienergize, Masyarakat Kembali Nikmati Listrik