PILIHAN
Diperiksa Intensif Polisi Soal Pembunuhan Satu Keluarga, Siapa HS?
Jakarta, Riauin.com - Polisi memeriksa intensif pria berinisial HS dalam kasus pembunuhan satu keluarga di Bekasi. HS disebut membawa mobil Diperum Nainggolan, korban pembunuhan sadis.
Ada tetangga korban di Jl Bojong Nangka, Pondok Melati, Kota Bekasi, yang mengaku pernah melihat HS di warung yang dijaga Diperum Nainggolan.
Warung dan rumah kontrakan yang menyatu dengan tempat tinggal Diperum diketahui milik Douglas, kakak Diperum. Douglas meminta adiknya mengelola warung dan kontrakan dua lantai.
"Kayanya orang ini pernah jaga toko sebelum korban," kata tetangga Diperum.
Ada juga kesaksian dari Imy salah satu penghuni kontrakan. Seingat Imy, warung milik Douglas pernah dijaga orang lain sebelum Diperum.
"Korban (Diperum) setahu saya baru dua tahun, sebelumnya yang jaga orang Bekasi. Tapi karena dia (Douglas) sering kehilangan, akhirnya abangnya nggak pakai lagi," katanya.
Pemeriksaan HS dilakukan setelah mobil Nissan X-Trail berwarna silver dengan nopol B-1075-UOG ditemukan di garasi rumah kos di Cikarang. Saat ditemukan, mobil dalam keadaan kosong.
Tim Labfor dan Inafis sudah memeriksa isi mobil yang sudah berada di Polres Kota Bekasi itu.
"Periksa intensif," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono.
Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi masih mengumpulkan petunjuk untuk mengungkap pelaku pembunuhan.
"Saya jelaskan kemarin di TKP, di-update bahwa tidak ada kerusakan. Bersih. Tumpukan kerupuk pun tidak berantakan, semua rapi," ujar Argo.(int/nol)
Ada tetangga korban di Jl Bojong Nangka, Pondok Melati, Kota Bekasi, yang mengaku pernah melihat HS di warung yang dijaga Diperum Nainggolan.
Warung dan rumah kontrakan yang menyatu dengan tempat tinggal Diperum diketahui milik Douglas, kakak Diperum. Douglas meminta adiknya mengelola warung dan kontrakan dua lantai.
"Kayanya orang ini pernah jaga toko sebelum korban," kata tetangga Diperum.
Ada juga kesaksian dari Imy salah satu penghuni kontrakan. Seingat Imy, warung milik Douglas pernah dijaga orang lain sebelum Diperum.
"Korban (Diperum) setahu saya baru dua tahun, sebelumnya yang jaga orang Bekasi. Tapi karena dia (Douglas) sering kehilangan, akhirnya abangnya nggak pakai lagi," katanya.
Pemeriksaan HS dilakukan setelah mobil Nissan X-Trail berwarna silver dengan nopol B-1075-UOG ditemukan di garasi rumah kos di Cikarang. Saat ditemukan, mobil dalam keadaan kosong.
Tim Labfor dan Inafis sudah memeriksa isi mobil yang sudah berada di Polres Kota Bekasi itu.
"Periksa intensif," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono.
Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi masih mengumpulkan petunjuk untuk mengungkap pelaku pembunuhan.
"Saya jelaskan kemarin di TKP, di-update bahwa tidak ada kerusakan. Bersih. Tumpukan kerupuk pun tidak berantakan, semua rapi," ujar Argo.(int/nol)
Berita Lainnya
Menhut Siap Diperiksa KPK Terkait Dugaan Rasuah Kawasan Hutan Kuantan Singingi
Kejari Pelalawan Limpahkan 7 Berkas Korupsi Pupuk Subsidi Bunut ke PN Pekanbaru
Ketua DPRD Kuansing Menghilang Pasca OTT KPK, Sekretariat Dewan Gembok Ruang Kerja Pimpinan
Polres Pelalawan Gagalkan Peredaran Setengah Kilogram Sabu di Desa Kesuma
Aparat Gabungan Sisir Sungai Kuantan Riau, Belasan Mesin Dompeng Ilegal Dibakar
Bea Cukai Sita Ponsel Ilegal Senilai Rp 4 Miliar di Bengkalis
Menhut Siap Diperiksa KPK Terkait Dugaan Rasuah Kawasan Hutan Kuantan Singingi
Kejari Pelalawan Limpahkan 7 Berkas Korupsi Pupuk Subsidi Bunut ke PN Pekanbaru
Ketua DPRD Kuansing Menghilang Pasca OTT KPK, Sekretariat Dewan Gembok Ruang Kerja Pimpinan
Polres Pelalawan Gagalkan Peredaran Setengah Kilogram Sabu di Desa Kesuma
Aparat Gabungan Sisir Sungai Kuantan Riau, Belasan Mesin Dompeng Ilegal Dibakar
Bea Cukai Sita Ponsel Ilegal Senilai Rp 4 Miliar di Bengkalis