PILIHAN
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Dua Srikandi ASN Kuansing Meraih Gelar Doktor
06 September 2026
Sayangkan Berita Hoax, Keluarga Besar Herman Makin Solid Mendukung Syamsuar-Edy
PEKANBARU, Riauin.com - Keluarga besar mantan walikota Pekanbaru Herman Abdullah tetap solid mendukung pasangan calon nomor urut 1, Syamsuar-Edy.
Demikian disampaikan Irvan Herman, anak Herman Abdullah, kepada wartawan, Ahad (24/6/2018) menyusul beredarnya berita yg menyebutkan ayahnya membantah dukung Syamsuar-Edy Nasution.
"Kami menyayangkan cara main dengan membuat berita hoax. Saya baru saja telpon ibu saya dan ayah saya. Tidak pernah ada statement seperti yang ditulis berita tak benar tersebut. sumbernya pun tidak jelas. Entah keluarga siapa yang diwawancarai media tersebut," kata Irvan.
Tokoh muda Riau yang pernah menjadi kontestan Pilwako 2017 lalu ini meminta kepada seluruh masyarakat dan simpatisan Herman Abdullah untuk tidak percaya, dan tetap rapatkan barisan.
"Sekarang sudah masuk hari tenang. Kita fokus kepada pelaksanaan hari H tanggal 27 Juni 2018. Awasi politik uang yang tidak hanya merusak demokrasi, tetapi merupakan pelanggaran Pilkada, masuk ke ranah pidana," sebut Irvan.
Berita dengan sumber anonim tersebut dimuat di salah media online yang dimanfaatkan oleh oknum tim Paslon tertentu untuk menyerang barisan Paslon Syamsuar-Edy.(vie)
Demikian disampaikan Irvan Herman, anak Herman Abdullah, kepada wartawan, Ahad (24/6/2018) menyusul beredarnya berita yg menyebutkan ayahnya membantah dukung Syamsuar-Edy Nasution.
"Kami menyayangkan cara main dengan membuat berita hoax. Saya baru saja telpon ibu saya dan ayah saya. Tidak pernah ada statement seperti yang ditulis berita tak benar tersebut. sumbernya pun tidak jelas. Entah keluarga siapa yang diwawancarai media tersebut," kata Irvan.
Tokoh muda Riau yang pernah menjadi kontestan Pilwako 2017 lalu ini meminta kepada seluruh masyarakat dan simpatisan Herman Abdullah untuk tidak percaya, dan tetap rapatkan barisan.
"Sekarang sudah masuk hari tenang. Kita fokus kepada pelaksanaan hari H tanggal 27 Juni 2018. Awasi politik uang yang tidak hanya merusak demokrasi, tetapi merupakan pelanggaran Pilkada, masuk ke ranah pidana," sebut Irvan.
Berita dengan sumber anonim tersebut dimuat di salah media online yang dimanfaatkan oleh oknum tim Paslon tertentu untuk menyerang barisan Paslon Syamsuar-Edy.(vie)
Berita Lainnya
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK