PILIHAN
Sayangkan Berita Hoax, Keluarga Besar Herman Makin Solid Mendukung Syamsuar-Edy
PEKANBARU, Riauin.com - Keluarga besar mantan walikota Pekanbaru Herman Abdullah tetap solid mendukung pasangan calon nomor urut 1, Syamsuar-Edy.
Demikian disampaikan Irvan Herman, anak Herman Abdullah, kepada wartawan, Ahad (24/6/2018) menyusul beredarnya berita yg menyebutkan ayahnya membantah dukung Syamsuar-Edy Nasution.
"Kami menyayangkan cara main dengan membuat berita hoax. Saya baru saja telpon ibu saya dan ayah saya. Tidak pernah ada statement seperti yang ditulis berita tak benar tersebut. sumbernya pun tidak jelas. Entah keluarga siapa yang diwawancarai media tersebut," kata Irvan.
Tokoh muda Riau yang pernah menjadi kontestan Pilwako 2017 lalu ini meminta kepada seluruh masyarakat dan simpatisan Herman Abdullah untuk tidak percaya, dan tetap rapatkan barisan.
"Sekarang sudah masuk hari tenang. Kita fokus kepada pelaksanaan hari H tanggal 27 Juni 2018. Awasi politik uang yang tidak hanya merusak demokrasi, tetapi merupakan pelanggaran Pilkada, masuk ke ranah pidana," sebut Irvan.
Berita dengan sumber anonim tersebut dimuat di salah media online yang dimanfaatkan oleh oknum tim Paslon tertentu untuk menyerang barisan Paslon Syamsuar-Edy.(vie)
Demikian disampaikan Irvan Herman, anak Herman Abdullah, kepada wartawan, Ahad (24/6/2018) menyusul beredarnya berita yg menyebutkan ayahnya membantah dukung Syamsuar-Edy Nasution.
"Kami menyayangkan cara main dengan membuat berita hoax. Saya baru saja telpon ibu saya dan ayah saya. Tidak pernah ada statement seperti yang ditulis berita tak benar tersebut. sumbernya pun tidak jelas. Entah keluarga siapa yang diwawancarai media tersebut," kata Irvan.
Tokoh muda Riau yang pernah menjadi kontestan Pilwako 2017 lalu ini meminta kepada seluruh masyarakat dan simpatisan Herman Abdullah untuk tidak percaya, dan tetap rapatkan barisan.
"Sekarang sudah masuk hari tenang. Kita fokus kepada pelaksanaan hari H tanggal 27 Juni 2018. Awasi politik uang yang tidak hanya merusak demokrasi, tetapi merupakan pelanggaran Pilkada, masuk ke ranah pidana," sebut Irvan.
Berita dengan sumber anonim tersebut dimuat di salah media online yang dimanfaatkan oleh oknum tim Paslon tertentu untuk menyerang barisan Paslon Syamsuar-Edy.(vie)
Berita Lainnya
Manuver Plt Bupati Kuansing: Kunjungi Sukarmis dan Muslim di Lapas Pasca-OTT KPK
Dua Pekerja Tewas Akibat Serangan Harimau, BBKSDA Riau Desak Perusahaan Benahi Sistem Pengamanan
Bimtek Demokrat di Pacitan, HM Sumardany Tekankan Pentingnya Komitmen Kader Perjuangkan Program Pro Rakyat
Absen Paripurna, Ketua DPRD Kuansing Juprizal Diperiksa KPK di Pekanbaru
Wabup Mukhlisin Jadi Plt Bupati Kuansing, Warga Ingatkan Filosofi 'Sura Dira Jayaningrat, Lebur Dening Pangastuti'
Kasus Jual Beli Jabatan Sekda Kuansing Terbongkar, KPK Diminta Usut Posisi Kepala Dinas
Manuver Plt Bupati Kuansing: Kunjungi Sukarmis dan Muslim di Lapas Pasca-OTT KPK
Dua Pekerja Tewas Akibat Serangan Harimau, BBKSDA Riau Desak Perusahaan Benahi Sistem Pengamanan
Bimtek Demokrat di Pacitan, HM Sumardany Tekankan Pentingnya Komitmen Kader Perjuangkan Program Pro Rakyat
Absen Paripurna, Ketua DPRD Kuansing Juprizal Diperiksa KPK di Pekanbaru
Wabup Mukhlisin Jadi Plt Bupati Kuansing, Warga Ingatkan Filosofi 'Sura Dira Jayaningrat, Lebur Dening Pangastuti'
Kasus Jual Beli Jabatan Sekda Kuansing Terbongkar, KPK Diminta Usut Posisi Kepala Dinas