PILIHAN
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Dua Srikandi ASN Kuansing Meraih Gelar Doktor
06 September 2026
Partai Demokrat Godok Duet JK-AHY
Jakarta, Riauin.com - Partai Demokrat (PD) masih terus mewacanakan poros ketiga di Pilpres 2019, dan kini mengajukan Koalisi Kerakyatan. PD pun memunculkan nama pasangan untuk diusung Koalisi Kerakyatan, yakni Jusuf Kalla-Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
"Betul. JK-AHY ini salah satu opsi yang sedang Demokrat pikirkan untuk Koalisi Kerakyatan. Ini pasangan ideal," ungkap Ketua DPP Demokrat, Jansen Sitindaon kepada wartawan, Selasa (12/6/2018).
PD diketahui memang tengah menjual AHY, ketua Kogasma Demokrat yang bertugas dalam pemenangan pemilu partai. Ada alasan Jansen menyebut pasangan JK-AHY ideal sebagai penantang bagi petahana Presiden Joko Widodo (Jokowi).
"Tua muda dan melambangkan sikap moderat dalam politik kita hari ini yang pecah bambu dan sudah sangat dalam jurang polarisasinya. Mungkin ini adalah salah satu opsi menyejukkan kembali Republik ini," ucapnya.
"Sumber panasnya keadaan ini kan dari politik, maka penyejuknya juga pasti dari Politik. Inilah salah satu opsi yang ditawarkan Demokrat untuk menyejukkan Indonesia. Dan pasangan JK-AHY ini juga kami yakin akan membuat Negara kita kembali punya wibawa di dalam dan luar negeri," imbuhnya.
Jansen meyakini JK-AHY bisa menjadi pasangan klop dalam memimpin negara. Kelebihan kedua tokoh beda generasi itu disebut bisa saling melengkapi.
"Karena pasangan ini paham betul konsep ketatanegaraan yang benar, mengelola Indonesia dalam perspektif berdiri di atas semua kelompok, Ekonomi dan hubungan internasional," ucap Jansen.
Sebelumnya diberitakan, Demokrat mewacanakan Koalisi Kerakyatan dalam upayanya mendorong poros ketiga. Partai pimpinan Ketum Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu meyakini koalisi ini bisa menyaingi Koalisi Keummatan yang diusulkan Habib Rizieq Syihab (Gerindra-PKS-PAN-PBB) dengan koalisi pendukung petahana Presiden Joko Widodo.
"Ya Partai Demokrat sekarang sedang serius membangun poros kerakyatan ya. Tadi malam saya diskusi juga dengan Bapak Ketum ya arahannya begitu. Kita akan berupaya untuk membangun Poros Kerakyatan atau Poros Nusantara," sebut Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum DPP PD Ferdinand Hutahean.
"Namanya menyaingi atau mungkin jadi kompetitor dari Poros Kekuasaan dan Poros Keummatan yang kemarin masih klaim-klaim beberapa pihak semata," imbuhnya.(int/nol)
"Betul. JK-AHY ini salah satu opsi yang sedang Demokrat pikirkan untuk Koalisi Kerakyatan. Ini pasangan ideal," ungkap Ketua DPP Demokrat, Jansen Sitindaon kepada wartawan, Selasa (12/6/2018).
PD diketahui memang tengah menjual AHY, ketua Kogasma Demokrat yang bertugas dalam pemenangan pemilu partai. Ada alasan Jansen menyebut pasangan JK-AHY ideal sebagai penantang bagi petahana Presiden Joko Widodo (Jokowi).
"Tua muda dan melambangkan sikap moderat dalam politik kita hari ini yang pecah bambu dan sudah sangat dalam jurang polarisasinya. Mungkin ini adalah salah satu opsi menyejukkan kembali Republik ini," ucapnya.
"Sumber panasnya keadaan ini kan dari politik, maka penyejuknya juga pasti dari Politik. Inilah salah satu opsi yang ditawarkan Demokrat untuk menyejukkan Indonesia. Dan pasangan JK-AHY ini juga kami yakin akan membuat Negara kita kembali punya wibawa di dalam dan luar negeri," imbuhnya.
Jansen meyakini JK-AHY bisa menjadi pasangan klop dalam memimpin negara. Kelebihan kedua tokoh beda generasi itu disebut bisa saling melengkapi.
"Karena pasangan ini paham betul konsep ketatanegaraan yang benar, mengelola Indonesia dalam perspektif berdiri di atas semua kelompok, Ekonomi dan hubungan internasional," ucap Jansen.
Sebelumnya diberitakan, Demokrat mewacanakan Koalisi Kerakyatan dalam upayanya mendorong poros ketiga. Partai pimpinan Ketum Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu meyakini koalisi ini bisa menyaingi Koalisi Keummatan yang diusulkan Habib Rizieq Syihab (Gerindra-PKS-PAN-PBB) dengan koalisi pendukung petahana Presiden Joko Widodo.
"Ya Partai Demokrat sekarang sedang serius membangun poros kerakyatan ya. Tadi malam saya diskusi juga dengan Bapak Ketum ya arahannya begitu. Kita akan berupaya untuk membangun Poros Kerakyatan atau Poros Nusantara," sebut Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum DPP PD Ferdinand Hutahean.
"Namanya menyaingi atau mungkin jadi kompetitor dari Poros Kekuasaan dan Poros Keummatan yang kemarin masih klaim-klaim beberapa pihak semata," imbuhnya.(int/nol)
Berita Lainnya
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK