PILIHAN
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Dua Srikandi ASN Kuansing Meraih Gelar Doktor
06 September 2026
Warga Rohul Temukan Mayat Laki-laki Akibat Tenggelam di Sungai Rokan
KUNTO DARUSSALAM, Riauin.com - Warga Masyarakat desa Muara Dilam Kecamatan Kunto darussalam kamis (24/5) menemukan mayat laki, -laki terapung di Sei Rokan,diduga akibat tenggelam.
Sesuai Informasi yang didapat dari mapolres Rohul melalui rilis Paur Humas Ipda Nanang Pujiono Kronologis Kejadian Pada hari Kamis tanggal 24 Mei 2018 sekitar jam. 08.00 wib Seorang warga bernama Jufri dan 2 rekannya sedang menyeberang di jembatan pelayangan Sungai Rokan.
Saat melihat ada benda berwarna merah seperti boneka sedang hanyut di sungai ketiga orang tersebut langsung mendekatinya dan ternyata benda tersebut adalah sesosok mayat laki-laki yang tidak dikenal dalam posisi telungkup dengan ciri-ciri bertubuh gemuk tinggi, rambut ikal memiliki tato bintang di lengan kiri dan tato bunga bertuliskan WIDURI di lengan kanan.
Kemudian juga mengenakan celana panjang warna merah merk DC dan celana dalam warna hijau tua sementara tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuhnya.
Selanjutnya ketiga saksi mengambil mayat tersebut dan menepikannya ke pinggir sungai sambil menghubungi Polsek Kunto Darussalam,akhirnya sekitar jam. 10.00 wib Kanit Reskrim beserta anggota tiba di TKP.
Selanjutnya petugas dibantu warga mengevakuasi mayat ke Puskesmas Kotalama untuk dilakukan Visum Et Repertum dan pada tubuh korban tidak ada ditemukan tanda-tanda kekerasan.
Menurut keluarga an. Yunus selaku adik ipar korban menerangkan bahwa korban benar adalah an Wardi sesuai celana yang digunakan serta tanda Tato dilengan korban.
Yunus menjelaskan bahwa korban dibawa dari Medan Sumut sekitar 2 bulan yang lalu karena mengalami gangguan jiwa dan masih dalam tahap penyembuhan di Surau Majelis Zikir Alhidayah Kotalama namun selama tahap penyembuhan korban sering kabur dari surau namun setelah dicari ditemukan kembali di sekitar Kota Lama
Dan terakhir pada hari Selasa tanggal 22 Mei 2018 sekitar 06.30 wib sdr. Ujang melihat korban sedang berada di jembatan Rokan Kel. Kota lama dan selanjutnya sdr. Ujang menyuruh pulang namun korban tidak mau.
Selanjutnya sdr. Ujang menghubungi adik iparnya dan saat adik ipar dan keluarga yang lain pergi ke jembatan korban sudah tidak ada hingga mendapat informasi bahwa korban ditemukan dalam kondisi mengapung di sungai Rokan tepatnya Dusun. Sei Murai Desa Muara Dilam.
Keluarga menerima ikhlas atas kematian korban dan menyatakan tidak perlu dilakukan otopsi selanjutnya korban dibawa pihak keluarga dan jemaah menuju Surau Majelis Zikir Alhidayah dan rencananya sore ini di makamkan di pemakaman umum Dusun Pecandang Kelurahan Kota Lama.
Kapolres Rohul AKBP M.Hasyim Resahondua melalui Paru Humas Ipda Nanang Pujiono SH.jumat (25/5) membenarkan kejadian tersebut dan mengatakan,korban bernama
Wardi laki2, umur 30 tahun, Islam, Jawa, Kel. Kotalama Kec. Kunto Darussalam Kab.Rokan Hulu.
Keluarga menerima ikhlas atas kematian korban dan menyatakan tidak perlu dilakukan otopsi selanjutnya korban dibawa pihak keluarga dan jemaah menuju Surau Majelis Zikir Alhidayah dan rencananya sore ini di makamkan di pemakaman umum Dusun Pecandang Kelurahan Kota Lama.(yus)
Sesuai Informasi yang didapat dari mapolres Rohul melalui rilis Paur Humas Ipda Nanang Pujiono Kronologis Kejadian Pada hari Kamis tanggal 24 Mei 2018 sekitar jam. 08.00 wib Seorang warga bernama Jufri dan 2 rekannya sedang menyeberang di jembatan pelayangan Sungai Rokan.
Saat melihat ada benda berwarna merah seperti boneka sedang hanyut di sungai ketiga orang tersebut langsung mendekatinya dan ternyata benda tersebut adalah sesosok mayat laki-laki yang tidak dikenal dalam posisi telungkup dengan ciri-ciri bertubuh gemuk tinggi, rambut ikal memiliki tato bintang di lengan kiri dan tato bunga bertuliskan WIDURI di lengan kanan.
Kemudian juga mengenakan celana panjang warna merah merk DC dan celana dalam warna hijau tua sementara tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuhnya.
Selanjutnya ketiga saksi mengambil mayat tersebut dan menepikannya ke pinggir sungai sambil menghubungi Polsek Kunto Darussalam,akhirnya sekitar jam. 10.00 wib Kanit Reskrim beserta anggota tiba di TKP.
Selanjutnya petugas dibantu warga mengevakuasi mayat ke Puskesmas Kotalama untuk dilakukan Visum Et Repertum dan pada tubuh korban tidak ada ditemukan tanda-tanda kekerasan.
Menurut keluarga an. Yunus selaku adik ipar korban menerangkan bahwa korban benar adalah an Wardi sesuai celana yang digunakan serta tanda Tato dilengan korban.
Yunus menjelaskan bahwa korban dibawa dari Medan Sumut sekitar 2 bulan yang lalu karena mengalami gangguan jiwa dan masih dalam tahap penyembuhan di Surau Majelis Zikir Alhidayah Kotalama namun selama tahap penyembuhan korban sering kabur dari surau namun setelah dicari ditemukan kembali di sekitar Kota Lama
Dan terakhir pada hari Selasa tanggal 22 Mei 2018 sekitar 06.30 wib sdr. Ujang melihat korban sedang berada di jembatan Rokan Kel. Kota lama dan selanjutnya sdr. Ujang menyuruh pulang namun korban tidak mau.
Selanjutnya sdr. Ujang menghubungi adik iparnya dan saat adik ipar dan keluarga yang lain pergi ke jembatan korban sudah tidak ada hingga mendapat informasi bahwa korban ditemukan dalam kondisi mengapung di sungai Rokan tepatnya Dusun. Sei Murai Desa Muara Dilam.
Keluarga menerima ikhlas atas kematian korban dan menyatakan tidak perlu dilakukan otopsi selanjutnya korban dibawa pihak keluarga dan jemaah menuju Surau Majelis Zikir Alhidayah dan rencananya sore ini di makamkan di pemakaman umum Dusun Pecandang Kelurahan Kota Lama.
Kapolres Rohul AKBP M.Hasyim Resahondua melalui Paru Humas Ipda Nanang Pujiono SH.jumat (25/5) membenarkan kejadian tersebut dan mengatakan,korban bernama
Wardi laki2, umur 30 tahun, Islam, Jawa, Kel. Kotalama Kec. Kunto Darussalam Kab.Rokan Hulu.
Keluarga menerima ikhlas atas kematian korban dan menyatakan tidak perlu dilakukan otopsi selanjutnya korban dibawa pihak keluarga dan jemaah menuju Surau Majelis Zikir Alhidayah dan rencananya sore ini di makamkan di pemakaman umum Dusun Pecandang Kelurahan Kota Lama.(yus)
Berita Lainnya
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK