• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
    • DPRD Pekanbaru
    • DPRD Riau
    • DPRD Inhil
    • DPRD Inhu
  • More
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Siak
    • Indragiri Hulu
    • Indragiri Hilir
    • Bengkalis
    • Kuantan Singingi
    • Rokan Hilir
    • Rokan Hulu
    • Meranti
    • Dumai
    • Kampar
    • Galeri Foto
    • Video
    • Pemilu
    • Sumbar
    • Kepri
    • Peristiwa
    • Olahraga
    • TNI/Polri
    • Tokoh
    • CSR
    • Advertorial
    • Kesehatan
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
  • Pekanbaru
  • Pelalawan
  • Siak
  • Indragiri Hulu
  • Indragiri Hilir
  • Bengkalis
  • Kuantan Singingi
  • Rokan Hilir
  • Rokan Hulu
  • Meranti
  • Dumai
  • Kampar
  • Galeri Foto
  • Video
  • Pemilu
  • Sumbar
  • Kepri
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • TNI/Polri
  • Tokoh
  • CSR
  • Advertorial
  • Kesehatan
  • DPRD Pekanbaru
  • DPRD Riau
  • DPRD Inhil
  • DPRD Inhu
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Raja Juli Bungkam Usai KPK Tolak Laporan Gratifikasi Amplop Bupati Kuansing
21 Juli 2026
Manuver Plt Bupati Kuansing: Kunjungi Sukarmis dan Muslim di Lapas Pasca-OTT KPK
20 Juli 2026
Mantan Anggota DPRD Kuansing Ingatkan Muklisin: Hindari Model 'Naga Bonar' dalam Pilih Pejabat
15 Juli 2026
KPK Buru Sisa Rp1 Miliar Uang Petani Sawit Kuansing, Asisten I Kembali Diperiksa
14 Juli 2026
Plt Bupati Kuansing Mukhlisin Izinkan Kembali Sponsor Jalur
13 Juli 2026

  • Home
  • Politik

Diigelar, Seminar "Sinergi Dalam Mencegah Radikalisme" di Siak

Terorisme adalah Kejahatan Luar Biasa Terhadap Kemanusiaan dan Agama

Redaksi
Ahad, 20 Mei 2018 14:53:12 WIB
Cetak


SIAK, Riauin.com -- Maraknya aksi kelompok radikal yang berujung pada aksi-aksi terorisme secara langsung maupun tidak langsung telah menimbulkan keresahan dan ketakutan di tengah masyarakat. Termasuk tindakan teror yang baru-baru ini terjadi di tanah air.

Demikian diungkapkan Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Riau, Drs Eddie Yusti MH dalam sambutannya pada acara Seminar Penguatan Aparatur Kelurahan dan Desa dalam Pencegahan Terorisme melalui FKPT Riau, di Siak Sriindrapura, Jumat (18/5/2018).

Dikatakan Eddie, munculnya aksi tersebut juga dapat menimbulkan dan sekaligus menyebarkan fitnah bagi satu kelompok atas kelompok yang lain. "Hal ini tentunya merupakan bibit-bibit konflik yang setiap saat dapat meledak dan mengoyak keharmonisan kehidupan masyarakat yang selama ini terbina. Dalam konteks tersebut semua komponen bangsa punya tanggung jawab bersama untuk menjaga kedamaian dan keutuhan NKRI," kata Eddie.

Karena itu, pencegahan terhadap berkembangnya paham radikalisme-terorisme merupakan suatu keniscayaan untuk dilakukan, khususnya bagi para penyelenggara pemerintahan di tingkat kecamatan, lurah dan desa.

Seminar tersebut dihadiri oleh sekitar 113 peserta dari komponen penyelenggara pemerintahan tingkat kelurahan dan desa, Bhabinkamtibmas, Babinsa se kabupaten Siak. Mereka semua terlihat tekun menyimak pemaparan yang disampaikan oleh Direktur Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme, Brigjen Pol, Ir Hamli ME, Wakapolres Siak, Kompol Abdullah Hariri, mantan Napi Teroris, Kurnia Widodo.

Acara tersebut dihadiri sekaligus dibuka oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat, Setdakab Siak, Drs Budi Yuwono mewakili Plt Bupati Siak, Drs Alfedri.

Dalam pemaparannya, Direktur Pencegahan BNPT, Brigjen Pol Hamli menjelaskan daya tangkal masyarakat terhadap radikalisme sebagaimana hasil penelitian yang dilakuakn BNPT dan FKPR adalah nilai-nilai kearifan lokal di daerah tersebut. Dia mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk terus melestarikan nilai-nilai yang terkandung dalam kearifan lokal tersebut sehingga tidak mudah untuk dimasuki faham radikalisme.

Dikatakan Hamli, para aparat pemerintah, kepolisian, TNI serta masyarakat diharapkan selalu berkoordinasi bersama, sehingga setiap potensi munculnya paham radikalisme di tengah masyarakat dapat dideteksi secara dini. Apabila penyimpangan ajaran dan nilai yang dibawa oleh kelompok terindikasi radikalisme dapat segera diatasi melalui pendekatan persuasif terlebih dahulu.

"Koordinasi bersama tersebut sangat penting demi mencegah aksi terorisme dan menyebarnya pemahaman yang menyimpang yang menggunakan kekerasan bahkan pembunuhan sebagai tindakan nyata. Bagi mereka membunuh orang banyak yang mereka sebut sebagai kelompok kafir adalahu a'in. Ini sangat berbahaya," kata Hamli.

Ditegaskan Hamli, tidak satupun ajaran agama yang mengajarkan terorisme. Bahkan di dalam ajaran agama Islam tindakan terorisme adalah kejahatan yang luar biasa terhadap kemanusiaan dan kejahatan terhadap agama itu sendiri.

Hanya saja masih terdapat segelintir orang yang menjadikan agama sebagai pintu masuk untuk menyebarkan benih-benih kebencian, radikalisme dan terorisme di tengah masyarakat.

Mantan Napi terorisme, Kurnia Widodo menjelaskan sebelum ditangkap Densus 88 dirinya adalah seorang yang berpaham radikalisme. Kurnia mendapatkan pemahaman tersebut melalui kajian-kajian kecil yang ia dapatkan bersama tokoh-tokoh jihadis yang pernah mengikuti perang di Afganistan, Syiria dan Irak.

"Kebetulan saya alumni teknik kimia ITB yang memiliki keahlian merakit berbagai jenis bom. Kemudian saya direkrut kedalam jaringan mereka dan ditugaskan untuk menyiapkan sejumlah bom yang akan diledakkan disejumlah tempat di nusantara," paparnya.

Namun setelah tertangkap, dia mengaku kembali merenungi apa yang sudah dilakukan, dan mencari ustad yang lebih mengeti tentang Islam untuk menjadi teman diskusi. "Dalam proses itu, Alhamdulillah saya tersadarkan bahwa apa yang sudah saya lakukan selama ini adalah kekeliruan besar. Kemudian saya bertobat kepada Allah dan mewakafkan diri untuk memerangi paham radikalisme dan terorisme demi menjaga keutuhan umat, bangsa dan negara," ucapnya.

Selama kegiatan berlangsung terlihat antusiasme peserta untuk bertanya dan menggali lebih dalam tentang paham radikalisme-terorisme, serta cara-cara mengatasinya. Dari FKPT Riau ikut hadir Sekretaris FKPT Riau Hj Dinawati, Ketua Bidang Ekososbud Dr Junaidi, Ketua Bidang Humas Media Massa dan Sosialisasi Eka Putra ST MSc.(Vie)




[Ikuti Riauin.com Melalui Sosial Media]


Riauin.com

Berita Lainnya

Manuver Plt Bupati Kuansing: Kunjungi Sukarmis dan Muslim di Lapas Pasca-OTT KPK

Dua Pekerja Tewas Akibat Serangan Harimau, BBKSDA Riau Desak Perusahaan Benahi Sistem Pengamanan

Bimtek Demokrat di Pacitan, HM Sumardany Tekankan Pentingnya Komitmen Kader Perjuangkan Program Pro Rakyat

Absen Paripurna, Ketua DPRD Kuansing Juprizal Diperiksa KPK di Pekanbaru

Wabup Mukhlisin Jadi Plt Bupati Kuansing, Warga Ingatkan Filosofi 'Sura Dira Jayaningrat, Lebur Dening Pangastuti'

Kasus Jual Beli Jabatan Sekda Kuansing Terbongkar, KPK Diminta Usut Posisi Kepala Dinas

Manuver Plt Bupati Kuansing: Kunjungi Sukarmis dan Muslim di Lapas Pasca-OTT KPK

Dua Pekerja Tewas Akibat Serangan Harimau, BBKSDA Riau Desak Perusahaan Benahi Sistem Pengamanan

Bimtek Demokrat di Pacitan, HM Sumardany Tekankan Pentingnya Komitmen Kader Perjuangkan Program Pro Rakyat

Absen Paripurna, Ketua DPRD Kuansing Juprizal Diperiksa KPK di Pekanbaru

Wabup Mukhlisin Jadi Plt Bupati Kuansing, Warga Ingatkan Filosofi 'Sura Dira Jayaningrat, Lebur Dening Pangastuti'

Kasus Jual Beli Jabatan Sekda Kuansing Terbongkar, KPK Diminta Usut Posisi Kepala Dinas

TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Raja Juli Bungkam Usai KPK Tolak Laporan Gratifikasi Amplop Bupati Kuansing
  • 2 Manuver Plt Bupati Kuansing: Kunjungi Sukarmis dan Muslim di Lapas Pasca-OTT KPK
  • 3 Puluhan Titik Panas Kepung Riau di Tengah Ancaman Cuaca Ekstrem
  • 4 Mantan Anggota DPRD Kuansing Ingatkan Muklisin: Hindari Model 'Naga Bonar' dalam Pilih Pejabat
  • 5 KPK Buru Sisa Rp1 Miliar Uang Petani Sawit Kuansing, Asisten I Kembali Diperiksa
  • 6 Plt Bupati Kuansing Mukhlisin Izinkan Kembali Sponsor Jalur
  • 7 Waktu Menipis, Belanja Pegawai Kuansing Jinak di Atas 60 Persen Jelang UU HKPD 2027
  • 8 OTT Kuansing: Warganet Desak KPK Seret Tersangka Baru di Kasus Suap Jabatan dan Lahan
  • 9 LSM di Kuansing Ingatkan Plt Bupati Mukhlisin Waspadai Lingkaran ‘Penjilat’ Pasca-OTT KPK
Terkini +INDEKS

Ratusan Koperasi Pasif di Pekanbaru Terancam Dibubarkan

21 Juli 2026
Soal Amplop Bupati Kuansing, KPK Pastikan Materi Raja Juli Antoni Masuk Berkas Penyidikan
21 Juli 2026
Intervensi Harga Sembako di Pekanbaru, Mobil Pak Aman Jangkau Warga hingga Akhir Juli
21 Juli 2026
Harga TBS Swadaya di Riau Naik Lagi, Dipicu Penguatan Pasar CPO
21 Juli 2026
Atasi Luapan Air di Jalan Sudirman, Pemprov Riau Siap Pasang Box Culvert Akhir Juli
21 Juli 2026
Defisit Fiskal Riau, Perusahaan Diajak Kolaborasi Perbaiki Jalan Rusak di Mahato-Simpang Manggala
21 Juli 2026
Hilang Kendali dan Masuk Jalur Lawan, Pemotor di Pekanbaru Hantam Pengendara Lain hingga 4 Orang Luka
21 Juli 2026
Buruh Sawit di Siak Nyaris Diserang Harimau Saat Angkut Hasil Panen dengan Sepeda Motor
21 Juli 2026
Sanggar Keletah Budak Suguhkan Operet Anak 'Dedap Durhaka'
21 Juli 2026
Krisis Air Hambat Pendinginan 81 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Riau
21 Juli 2026

KABUPATEN+INDEKS
  • 1 Pekanbaru
  • 2 Pelalawan
  • 3 Siak
  • 4 Indragiri Hulu
  • 5 Indragiri Hilir
  • 6 Bengkalis
  • 7 Kuantan Singingi
  • 8 Rokan Hilir
  • 9 Rokan Hulu
  • 10 Meranti
  • 11 Dumai
  • 12 Kampar
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Riauin.com ©2015 By Delapa Media Tenologi | All Right Reserved