PILIHAN
Cek Kosong dan Dongkolnya Prabowo
04 Juni 2026
Gagal Buli BBM, Sapi Pun Jadi
29 Mei 2026
Jabatan Tak Boleh Berkurban
28 Mei 2026
Komisi II Minta OPD Terkait Antisipasi Gejolak Harga di Pasaran
PEKANBARU, Riauin.com - Bulan Puasa hanya tinggal hitungan hari, Komisi II DPRD Riau minta pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) untuk mengantisipasi terjadinya gejolak harga di pasaran.
Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Komisi II DPRD Riau, Mansyur HS, Rabu (02/05) saat dikonformasi. "Kita sudah lakukan rapat dengan Disperindag terkait masalah ini. Jangan sampai ada oknum pedagang atau disributor barang yang memanfaatkan monen Ramadhan untuk melakukan spekulasi harga dengan penimbunan barang dan laimnya. Sehibgga barang jadi naik " sebutnya.
Lebih jauh politisi PKS ini menyebutkan, pihaknya menginginkan adanya krterjiban harga dalam nasuki bam Ramadhan dan Idul Fitri. "Disperindag Riau berjanji akan melakukan rapat koordinasi dengan seluruh Disperibdag se Ka upaten/Kota dalam mengantisipasi ini," jelas Dapil Kota Pekanbaru ini.
Dusampaikan juga oleh sapaan akrab ustadz ini, pijaknya juga sudah melakukan pembahasan soal gas LPG 3 KG. Komisi II juga meminta agar Disperindag Riau menambah kuota dan melakukan pengawasan agar peruntukannya betul-betul untuk rumah tangga miskin. "Kita juga nelakukan koordinasi denga PBPOM untuk peredaran barang berbahaya dan Bulog terkait ketersediaan beras, gula dan lainnya," tambah Ustadz. (int/nol)
Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Komisi II DPRD Riau, Mansyur HS, Rabu (02/05) saat dikonformasi. "Kita sudah lakukan rapat dengan Disperindag terkait masalah ini. Jangan sampai ada oknum pedagang atau disributor barang yang memanfaatkan monen Ramadhan untuk melakukan spekulasi harga dengan penimbunan barang dan laimnya. Sehibgga barang jadi naik " sebutnya.
Lebih jauh politisi PKS ini menyebutkan, pihaknya menginginkan adanya krterjiban harga dalam nasuki bam Ramadhan dan Idul Fitri. "Disperindag Riau berjanji akan melakukan rapat koordinasi dengan seluruh Disperibdag se Ka upaten/Kota dalam mengantisipasi ini," jelas Dapil Kota Pekanbaru ini.
Dusampaikan juga oleh sapaan akrab ustadz ini, pijaknya juga sudah melakukan pembahasan soal gas LPG 3 KG. Komisi II juga meminta agar Disperindag Riau menambah kuota dan melakukan pengawasan agar peruntukannya betul-betul untuk rumah tangga miskin. "Kita juga nelakukan koordinasi denga PBPOM untuk peredaran barang berbahaya dan Bulog terkait ketersediaan beras, gula dan lainnya," tambah Ustadz. (int/nol)
Berita Lainnya
Agung Nugroho Pimpin Kembali Demokrat Riau, Fokus pada Penguatan Struktur
Pemkab Kampar Sosialisasikan Permendagri Nomor 2 Tahun 2026 Terkait Keterbukaan Informasi
Hadirkan Air Bersih dan Bibit Produktif untuk Desa Talang Gedabu, Wujud PLN Menyalakan Harapan Masyarakat
Sebanyak 439 JCH Kloter BTH 11 Riau Diberangkatkan ke Madinah
Sebanyak 1.167 Rakit PETI Dibakar, Wakapolda Riau: Tak Ada Kompromi!
Sardiyono Diminta Kembali Nahkodai PPP Kuansing dalam Muscab V
Agung Nugroho Pimpin Kembali Demokrat Riau, Fokus pada Penguatan Struktur
Pemkab Kampar Sosialisasikan Permendagri Nomor 2 Tahun 2026 Terkait Keterbukaan Informasi
Hadirkan Air Bersih dan Bibit Produktif untuk Desa Talang Gedabu, Wujud PLN Menyalakan Harapan Masyarakat
Sebanyak 439 JCH Kloter BTH 11 Riau Diberangkatkan ke Madinah
Sebanyak 1.167 Rakit PETI Dibakar, Wakapolda Riau: Tak Ada Kompromi!
Sardiyono Diminta Kembali Nahkodai PPP Kuansing dalam Muscab V