PILIHAN
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Dua Srikandi ASN Kuansing Meraih Gelar Doktor
06 September 2026
Komisi II Minta OPD Terkait Antisipasi Gejolak Harga di Pasaran
PEKANBARU, Riauin.com - Bulan Puasa hanya tinggal hitungan hari, Komisi II DPRD Riau minta pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) untuk mengantisipasi terjadinya gejolak harga di pasaran.
Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Komisi II DPRD Riau, Mansyur HS, Rabu (02/05) saat dikonformasi. "Kita sudah lakukan rapat dengan Disperindag terkait masalah ini. Jangan sampai ada oknum pedagang atau disributor barang yang memanfaatkan monen Ramadhan untuk melakukan spekulasi harga dengan penimbunan barang dan laimnya. Sehibgga barang jadi naik " sebutnya.
Lebih jauh politisi PKS ini menyebutkan, pihaknya menginginkan adanya krterjiban harga dalam nasuki bam Ramadhan dan Idul Fitri. "Disperindag Riau berjanji akan melakukan rapat koordinasi dengan seluruh Disperibdag se Ka upaten/Kota dalam mengantisipasi ini," jelas Dapil Kota Pekanbaru ini.
Dusampaikan juga oleh sapaan akrab ustadz ini, pijaknya juga sudah melakukan pembahasan soal gas LPG 3 KG. Komisi II juga meminta agar Disperindag Riau menambah kuota dan melakukan pengawasan agar peruntukannya betul-betul untuk rumah tangga miskin. "Kita juga nelakukan koordinasi denga PBPOM untuk peredaran barang berbahaya dan Bulog terkait ketersediaan beras, gula dan lainnya," tambah Ustadz. (int/nol)
Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Komisi II DPRD Riau, Mansyur HS, Rabu (02/05) saat dikonformasi. "Kita sudah lakukan rapat dengan Disperindag terkait masalah ini. Jangan sampai ada oknum pedagang atau disributor barang yang memanfaatkan monen Ramadhan untuk melakukan spekulasi harga dengan penimbunan barang dan laimnya. Sehibgga barang jadi naik " sebutnya.
Lebih jauh politisi PKS ini menyebutkan, pihaknya menginginkan adanya krterjiban harga dalam nasuki bam Ramadhan dan Idul Fitri. "Disperindag Riau berjanji akan melakukan rapat koordinasi dengan seluruh Disperibdag se Ka upaten/Kota dalam mengantisipasi ini," jelas Dapil Kota Pekanbaru ini.
Dusampaikan juga oleh sapaan akrab ustadz ini, pijaknya juga sudah melakukan pembahasan soal gas LPG 3 KG. Komisi II juga meminta agar Disperindag Riau menambah kuota dan melakukan pengawasan agar peruntukannya betul-betul untuk rumah tangga miskin. "Kita juga nelakukan koordinasi denga PBPOM untuk peredaran barang berbahaya dan Bulog terkait ketersediaan beras, gula dan lainnya," tambah Ustadz. (int/nol)
Berita Lainnya
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK