PILIHAN
Pengamat: LE-Hardianto akan Menangkan Pilgubri 2018, Program Rp1 Milyar Per Desa Itu Elegan Plus Door to Door
PEKANBARU, Riauin.com – Pasangan Lukman Edy – Hardianto diperkirakan akan memenangkan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Riau 2018 mendatang. Banyak indicator yang mengarah kesana, salah satunya program Rp1 milir per desa, ditambah kampanye yang massif yang dilakukan dari rumah ke rumah.
‘’Tak banyak yang menyangka Lukman Edy – Hardianto memiliki popularitas dan elektabiltas yang sangat tinggi. Karena banyak orang menilai dari kulitnya saja. Tapi dibalik itu, berdasarakan hitungan sementara, Lukman Edy – Hardianto justru semakin dirindukan masyarakat Riau,’’ ujar Jerry Massie, pengamat politik dari Indonesian Public Institute (IPI), Rabu (18/4/2018).
Menurutnya, elektabilitas pasangan nomor urut 2 Lukman Edy (LE)- Hardianto menunjukkan grafiknya yang makin naik setelah tiga bulan melakukan gerakan kampanye. Apalagi kontrak politik juga sudah dilakukan dengan 700 desa yang ada di Riau, angka ini sungguh luar biasa.
Selain kampanye program Rp 1 miliar per desa, ada dua lagi kekuatan Lukman Edy – Hardianto, yaitu kampanye door to door atau dari rumah ke rumah. Ini ternyata sangat efektif dan langsung mengena di hati masyarakat Riau. ‘’Memang diperlukan energi yang cukup besar untuk kampanye door to door, tapi hasilnya justru sangat memuaskan, dan itu sudah diperlihatkan pasangan Lukman Edy – Hardianto satu setengah bulan jelang pencoblosan ini,’’ tambahnya.
Selanjutnya, kata Jerry, Lukman Edy – Hardiango juga sudah menyelesaikan 3000 relawan terlatih dan dimanajemen oleh konstultan politik. "Saya yakin keduanya bakal memenangkan perhelatan Pilkada Riau, Edy dibutuhkan rakyat Riau dengan pengalamannya sebagai Wakil Ketua Komisi II DPR-RI," tutupnya dia. (rls)
‘’Tak banyak yang menyangka Lukman Edy – Hardianto memiliki popularitas dan elektabiltas yang sangat tinggi. Karena banyak orang menilai dari kulitnya saja. Tapi dibalik itu, berdasarakan hitungan sementara, Lukman Edy – Hardianto justru semakin dirindukan masyarakat Riau,’’ ujar Jerry Massie, pengamat politik dari Indonesian Public Institute (IPI), Rabu (18/4/2018).
Menurutnya, elektabilitas pasangan nomor urut 2 Lukman Edy (LE)- Hardianto menunjukkan grafiknya yang makin naik setelah tiga bulan melakukan gerakan kampanye. Apalagi kontrak politik juga sudah dilakukan dengan 700 desa yang ada di Riau, angka ini sungguh luar biasa.
Selain kampanye program Rp 1 miliar per desa, ada dua lagi kekuatan Lukman Edy – Hardianto, yaitu kampanye door to door atau dari rumah ke rumah. Ini ternyata sangat efektif dan langsung mengena di hati masyarakat Riau. ‘’Memang diperlukan energi yang cukup besar untuk kampanye door to door, tapi hasilnya justru sangat memuaskan, dan itu sudah diperlihatkan pasangan Lukman Edy – Hardianto satu setengah bulan jelang pencoblosan ini,’’ tambahnya.
Selanjutnya, kata Jerry, Lukman Edy – Hardiango juga sudah menyelesaikan 3000 relawan terlatih dan dimanajemen oleh konstultan politik. "Saya yakin keduanya bakal memenangkan perhelatan Pilkada Riau, Edy dibutuhkan rakyat Riau dengan pengalamannya sebagai Wakil Ketua Komisi II DPR-RI," tutupnya dia. (rls)
Berita Lainnya
Agung Nugroho Pimpin Kembali Demokrat Riau, Fokus pada Penguatan Struktur
Pemkab Kampar Sosialisasikan Permendagri Nomor 2 Tahun 2026 Terkait Keterbukaan Informasi
Hadirkan Air Bersih dan Bibit Produktif untuk Desa Talang Gedabu, Wujud PLN Menyalakan Harapan Masyarakat
Sebanyak 439 JCH Kloter BTH 11 Riau Diberangkatkan ke Madinah
Sebanyak 1.167 Rakit PETI Dibakar, Wakapolda Riau: Tak Ada Kompromi!
Sardiyono Diminta Kembali Nahkodai PPP Kuansing dalam Muscab V
Agung Nugroho Pimpin Kembali Demokrat Riau, Fokus pada Penguatan Struktur
Pemkab Kampar Sosialisasikan Permendagri Nomor 2 Tahun 2026 Terkait Keterbukaan Informasi
Hadirkan Air Bersih dan Bibit Produktif untuk Desa Talang Gedabu, Wujud PLN Menyalakan Harapan Masyarakat
Sebanyak 439 JCH Kloter BTH 11 Riau Diberangkatkan ke Madinah
Sebanyak 1.167 Rakit PETI Dibakar, Wakapolda Riau: Tak Ada Kompromi!
Sardiyono Diminta Kembali Nahkodai PPP Kuansing dalam Muscab V