Kian Menjamur, PETI di Pulau Jambu Tak Gentar Ditertibkan
Kapal PETI di Pulau Jambu , Cerenti berjejer rapi
Laporan: Hendrianto.
RIAUIN.COM– Aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) di Sungai Kuantan kembali marak. Lokasinya berada di Pulau Jambu, Kecamatan Cerenti.
Pemandangan di sana sangat mencolok. Sekitar 150 hingga 200 unit kapal rakit berjejer rapi. Mereka beroperasi terang-terangan di aliran sungai setiap hari.
Jika, satu kapal diisi sekitar lima orang. Artinya, ada 1.000 pekerja tambang di sana. Jumlah ini sangat besar. Hal ini memicu kekhawatiran warga sekaligus menjadi dilema sosial.
Polisi sebenarnya sudah sering bertindak. Penertiban dilakukan berulang kali. Rakit-rakit itu sudah banyak yang dibakar petugas. Namun, efek jera tidak kunjung muncul.
Memberantas tambang ilegal ini diakui memang sulit. Masalahnya klasik: masyarakat butuh penghasilan untuk bertahan hidup. Emas menjadi tumpuan ekonomi yang sulit digantikan.
Namun, kondisi ini mengancam keselamatan desa. Jika dibiarkan berlarut, tebing sungai akan runtuh. Abrasi besar mengintai rumah penduduk. Pendangkalan sungai juga kian parah dan berpotensi mematikan usaha nelayan tradisional.
Selagi pemerintah berjalan lamban menetapkan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR), jangan harap tambang ilegal ini akan tertib. Ketiadaan payung hukum membuat aktivitas ini liar dan tak terkendali.
Ketua LSM Suluh Kuansing, Nerdi Wantomes, SH mendesak pemerintah segera menggesa penerapan WPR. "Hal ini penting agar aktivitas tambang memiliki aturan main yang jelas dan ramah lingkungan. Di sisi lain, polisi juga diminta tetap tegas, " kata Nerdi.
Apa pun alasannya, hukum harus tegak. Polisi tidak boleh kalah atau takut dengan jumlah pelanggar yang banyak. Penegakan hukum dan solusi regulasi WPR harus berjalan beriringan sebelum tebing ambrol dan sungai benar-benar mati. (***)
Berita Lainnya
Sehari Sebelum Ditangkap KPK, Bupati Kuansing Sempat Umumkan Festival Perjodohan 4.700 Janda
Kasus Korupsi di Kuansing Diduga Berbuntut Panjang, 8 Sektor Basah Masuk Radar Penyelidikan
Pemprov Riau Bergerak Cepat, Kepala BKPP Muradi Ditunjuk Jadi Plh Sekda Kuansing
Babak Baru OTT Kuansing: Menhut Buka Suara, LSM Desak KPK Seret Aktor Belakang Layar
Kas Daerah Kuantan Singingi Serat, Pembayaran Gaji 13 ASN dan Upah Perangkat Desa Tersendat
KPK Tahan Bupati dan Sekda Kuansing, Usut Suap Land Cruiser hingga Suap Pelepasan Kawasan Hutan
Sehari Sebelum Ditangkap KPK, Bupati Kuansing Sempat Umumkan Festival Perjodohan 4.700 Janda
Kasus Korupsi di Kuansing Diduga Berbuntut Panjang, 8 Sektor Basah Masuk Radar Penyelidikan
Pemprov Riau Bergerak Cepat, Kepala BKPP Muradi Ditunjuk Jadi Plh Sekda Kuansing
Babak Baru OTT Kuansing: Menhut Buka Suara, LSM Desak KPK Seret Aktor Belakang Layar
Kas Daerah Kuantan Singingi Serat, Pembayaran Gaji 13 ASN dan Upah Perangkat Desa Tersendat
KPK Tahan Bupati dan Sekda Kuansing, Usut Suap Land Cruiser hingga Suap Pelepasan Kawasan Hutan