Vaksin di NTB Kosong, Fahri Hamzah Tegur Kemenkes
RIAUIN.COM - Politisi senior yang juga merupakan Wakil Ketua Umum Partai Gelora Indonesia, Fahri Hamzah menyoroti kekosongan vaksin di provinsi Nusa Tenggara Bata (NTB). Fahri Hamzah menegur Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes) lantaran seluruh wilayah NTB tidak memiliki persediaan vaksin.
Dalam cuitannya di akun twitter pribadinya, mantan Wakil Ketua DPR RI periode 2014 hingga 2019 ini mengatakan bahwa seluruh pejabat dan pihak rumah sakit yang ia temui mengatakan bahwa caksin Covid-19 belum di drop dari pusat.
"Dear @KemenkesRI , Seluruh NTB kosong vaksin. Kata rumah sakit dan pejabat kesehatan lokal yg ditemui, 'belum drop dari pusat'," tulis Fahri Hamzah dikutip Riauin, Rabu (28/7/2021).
Lebih lanjut Fahri meminta Kemenkes untuk memperhatikan rakyat Indonesia yang mau divaksin tetapi persediannya belum ada.
"Mohon perhatian sebab rakyat mau vaksin tapi memang persediaan belum ada. (Demikian laporan lapangan)," tulis Fahri Hamzah. -dn
Berita Lainnya
Pengembalian Amplop Tak Hapus Pidana, KPK Verifikasi Laporan Menhut Raja Juli
KPK Diminta Usut Dugaan Kejanggalan Kelulusan Istri Ketiga Bupati Nonaktif Suhardiman Amby
KPK Geledah Rumah Kadisbun Kuansing Hingga Larut Malam, Penyidik Bawa Koper Hitam Dikawal Polisi Bersenjata
Breaking News: KPK Geledah Rumah Kadis Perkebunan Kuansing Malam Ini, Dijaga Polisi Bersenjata Laras Panjang
LSM Desak KPK Telusuri Aset Bupati Non-Aktif Kuansing, Diduga Sembunyikan Kebun Sawit Miliaran Rupiah
KPK Buru Aktor Pengumpul Duit Koperasi dalam Kasus Suap Bupati Kuansing
Pengembalian Amplop Tak Hapus Pidana, KPK Verifikasi Laporan Menhut Raja Juli
KPK Diminta Usut Dugaan Kejanggalan Kelulusan Istri Ketiga Bupati Nonaktif Suhardiman Amby
KPK Geledah Rumah Kadisbun Kuansing Hingga Larut Malam, Penyidik Bawa Koper Hitam Dikawal Polisi Bersenjata
Breaking News: KPK Geledah Rumah Kadis Perkebunan Kuansing Malam Ini, Dijaga Polisi Bersenjata Laras Panjang
LSM Desak KPK Telusuri Aset Bupati Non-Aktif Kuansing, Diduga Sembunyikan Kebun Sawit Miliaran Rupiah
KPK Buru Aktor Pengumpul Duit Koperasi dalam Kasus Suap Bupati Kuansing