PILIHAN
Ketua Menghilang, Gafatar Riau Bubar?
Ilustrasi
BERDASARKAN pengawasan yang dilakukan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Riau, organisasi Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) yang diduga sesat diperkirakan sudah bubar sejak enam bulan lalu. Organisasi tersebut ada di Riau sekitar satu tahun lalu.
Hal itu diungkapkan Kepala Kesbangpol Riau, Ardi Basuki. Menurutnya, informasi tersebut diperoleh dari Biro Hukum dan Humas Gafatar. Sebab mereka tidak mampu bertahan dengan indikasi Ketua Gafatar Riau tak lagi bisa dihubungi.
Gafatar Riau memiliki surat keterangan terdaftar di Kesbangpol Provinsi Riau. Namun sudah berakhir masa berlakukanya sejak 7 Desember 2015.
Disisi lain, Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo SIk, mengatakan bahwa ditemukannya kelompok Gafatar tersebut di Riau merupakan hasil pengamatan Direktorat Intelijen dan Keamanan (Dit Intelkam).
Kelompok yang memiliki pemahaman diluar kepercayaan pada umumnya tersebut diduga ingin merubah pola pikir masyarakat dengan aliran yang mereka yakini. Untuk merayu masyarakat dalam perekrutan, Gafatar melakukan aksi sosial seperti sunatan massal dan memberi bantuan.
"Gafatar Riau memiliki dewan pimpinan daerah, beralamat di jalan Arifin Ahmad RT 02 RW 05, kecamatan Sidumolyo Timur, Kota Pekanbaru," terangnya.
Ia menambahkan, Ketua Gafatar Riau adalah Andi Dahlan Paramadjeng, Sekretaris Nasrul dan bendahara Agus Ferdian. TSR
Hal itu diungkapkan Kepala Kesbangpol Riau, Ardi Basuki. Menurutnya, informasi tersebut diperoleh dari Biro Hukum dan Humas Gafatar. Sebab mereka tidak mampu bertahan dengan indikasi Ketua Gafatar Riau tak lagi bisa dihubungi.
Gafatar Riau memiliki surat keterangan terdaftar di Kesbangpol Provinsi Riau. Namun sudah berakhir masa berlakukanya sejak 7 Desember 2015.
Disisi lain, Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo SIk, mengatakan bahwa ditemukannya kelompok Gafatar tersebut di Riau merupakan hasil pengamatan Direktorat Intelijen dan Keamanan (Dit Intelkam).
Kelompok yang memiliki pemahaman diluar kepercayaan pada umumnya tersebut diduga ingin merubah pola pikir masyarakat dengan aliran yang mereka yakini. Untuk merayu masyarakat dalam perekrutan, Gafatar melakukan aksi sosial seperti sunatan massal dan memberi bantuan.
"Gafatar Riau memiliki dewan pimpinan daerah, beralamat di jalan Arifin Ahmad RT 02 RW 05, kecamatan Sidumolyo Timur, Kota Pekanbaru," terangnya.
Ia menambahkan, Ketua Gafatar Riau adalah Andi Dahlan Paramadjeng, Sekretaris Nasrul dan bendahara Agus Ferdian. TSR
Berita Lainnya
Sidang Kasus Abdul Wahid, SF Hariyanto Ungkap Adanya Permintaan Komisi 5 Persen untuk Jatah Gubernur
Lima Bulan, Polda Riau Tangkap 525 Pelaku Kriminalitas Jalanan
Sidang Abdul Wahid, SF Hariyanto Ngaku Ditepikan dalam Pembahasan Anggaran Riau
Diwarnai Massa Unjuk Rasa, Sidang Kasus Abdul Wahid Hadirkan Plt Gubri SF Harianto
Ratusan Rakit Penambangan Emas Liar di Sungai Kuantan Dibakar
Polresta Pekanbaru Tahan Dua Pelaku Penipuan Haji Non-Kuota Senilai Rp 640 Juta
Sidang Kasus Abdul Wahid, SF Hariyanto Ungkap Adanya Permintaan Komisi 5 Persen untuk Jatah Gubernur
Lima Bulan, Polda Riau Tangkap 525 Pelaku Kriminalitas Jalanan
Sidang Abdul Wahid, SF Hariyanto Ngaku Ditepikan dalam Pembahasan Anggaran Riau
Diwarnai Massa Unjuk Rasa, Sidang Kasus Abdul Wahid Hadirkan Plt Gubri SF Harianto
Ratusan Rakit Penambangan Emas Liar di Sungai Kuantan Dibakar
Polresta Pekanbaru Tahan Dua Pelaku Penipuan Haji Non-Kuota Senilai Rp 640 Juta