PILIHAN
Pelaku Utama Pengeroyokan Anggota Polres Meranti saat Menyamar Akhirnya Ditangkap
ilustrasi
PEKANBARU, Riauin.com - Dua orang pelaku yang terlibat dalam pengeroyokan dan penganiayaan seorang anggota Polres Meranti yang menyamar, sudah ditangkap di Jalan Kartini Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Kepulauan Meranti, malam tadi. Akibat kejadian ini korban harus dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka memar.
Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Laode Proyek, saat dikonfirmasi, Selasa (15/1/2019) siang, membenarkan kejadian itu, pelaku pengeroyokan salah seorang anggota Polri sudah ditangkap.
"Satu pelaku ditangkap saat kejadian berlangsung. Untuk pelaku kedua ini ditangkap setelah menjalani pengembangan keterangan pelaku," kata Laode kepada halloriau.com.
Dua pelaku pengeroyokan itu, Dino (25) dan Sabri (29) warga Jalan Banglas, Kelurahan Selat Panjang, Kecamatan Tebing Tinggi, Kepulauan Meranti. Kata Laode, mereka ini merupakan pelaku utama dalam kasus tersebut.
"Pelaku ini adalah pelaku utama," sebut Laode.
Sementara itu, oknum polisi yang menjadi korban pengeroyokan dan penganiayaan bernama Ipda Rahmad bertugas di Satuan Reserse Narkoba Polres Meranti, telah berangsur pulih setelah mendapatkan perawatan tim medis.
Diketahui, pengeroyokan dilakukan oleh 4 orang pelaku dalam penyelidikannya dua telah diamankan sisanya masih dalam pencarian pihak aparat Meranti. Dalam targetnya, sambung Laode termasuk di dalamnya seorang DPO, bernama Debai.
"Pelaku Dino ini merupakan kawan pelaku yang lebih dulu diamankan (Sabri) terlibat dalam jaringan narkoba dengan DPO Debai, yang juga merupakan residivis kasus narkoba," pungkas Laode.
Selain itu, aparat telah melakukan tes urine kedua pelaku ini. Dari hasil tes itu, pelaku Dino negatif, sementara Sabri sendiri positif mengkonsumsi narkotika jenis sabu-sabu.
Sebelumnya, Selasa (8/1/2019) lalu, Polres menurunkan Ipda Rahmad melakukan penyamaran guna menyelidiki jaringan narkoba yang dibangun oleh DPO Debai.
Rahmad yang saat itu menyamar pura-pura sebagai pembeli narkoba kepada Debai. Aksinya terbongkar, pelaku memukul bertubi-tubi ke arah korban hingga rubuh dan dilarikan ke rumah sakit. (int/nol)
Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Laode Proyek, saat dikonfirmasi, Selasa (15/1/2019) siang, membenarkan kejadian itu, pelaku pengeroyokan salah seorang anggota Polri sudah ditangkap.
"Satu pelaku ditangkap saat kejadian berlangsung. Untuk pelaku kedua ini ditangkap setelah menjalani pengembangan keterangan pelaku," kata Laode kepada halloriau.com.
Dua pelaku pengeroyokan itu, Dino (25) dan Sabri (29) warga Jalan Banglas, Kelurahan Selat Panjang, Kecamatan Tebing Tinggi, Kepulauan Meranti. Kata Laode, mereka ini merupakan pelaku utama dalam kasus tersebut.
"Pelaku ini adalah pelaku utama," sebut Laode.
Sementara itu, oknum polisi yang menjadi korban pengeroyokan dan penganiayaan bernama Ipda Rahmad bertugas di Satuan Reserse Narkoba Polres Meranti, telah berangsur pulih setelah mendapatkan perawatan tim medis.
Diketahui, pengeroyokan dilakukan oleh 4 orang pelaku dalam penyelidikannya dua telah diamankan sisanya masih dalam pencarian pihak aparat Meranti. Dalam targetnya, sambung Laode termasuk di dalamnya seorang DPO, bernama Debai.
"Pelaku Dino ini merupakan kawan pelaku yang lebih dulu diamankan (Sabri) terlibat dalam jaringan narkoba dengan DPO Debai, yang juga merupakan residivis kasus narkoba," pungkas Laode.
Selain itu, aparat telah melakukan tes urine kedua pelaku ini. Dari hasil tes itu, pelaku Dino negatif, sementara Sabri sendiri positif mengkonsumsi narkotika jenis sabu-sabu.
Sebelumnya, Selasa (8/1/2019) lalu, Polres menurunkan Ipda Rahmad melakukan penyamaran guna menyelidiki jaringan narkoba yang dibangun oleh DPO Debai.
Rahmad yang saat itu menyamar pura-pura sebagai pembeli narkoba kepada Debai. Aksinya terbongkar, pelaku memukul bertubi-tubi ke arah korban hingga rubuh dan dilarikan ke rumah sakit. (int/nol)
Berita Lainnya
KPK Beruntun Geledah Sejumlah Lokasi di Kuansing, Telusuri Aliran Dana Suap Suhardiman Amby
Usut Aliran Uang Kasus Korupsi Abdul Wahid, KPK Buru Keterangan Ajudan Pangdam
Sembunyikan Sabu di Balik Pagar Seng, Dua Pengedar di Jalan SM Amin Pekanbaru Dibekuk
Menhut Siap Diperiksa KPK Terkait Dugaan Rasuah Kawasan Hutan Kuantan Singingi
Kejari Pelalawan Limpahkan 7 Berkas Korupsi Pupuk Subsidi Bunut ke PN Pekanbaru
Ketua DPRD Kuansing Menghilang Pasca OTT KPK, Sekretariat Dewan Gembok Ruang Kerja Pimpinan
KPK Beruntun Geledah Sejumlah Lokasi di Kuansing, Telusuri Aliran Dana Suap Suhardiman Amby
Usut Aliran Uang Kasus Korupsi Abdul Wahid, KPK Buru Keterangan Ajudan Pangdam
Sembunyikan Sabu di Balik Pagar Seng, Dua Pengedar di Jalan SM Amin Pekanbaru Dibekuk
Menhut Siap Diperiksa KPK Terkait Dugaan Rasuah Kawasan Hutan Kuantan Singingi
Kejari Pelalawan Limpahkan 7 Berkas Korupsi Pupuk Subsidi Bunut ke PN Pekanbaru
Ketua DPRD Kuansing Menghilang Pasca OTT KPK, Sekretariat Dewan Gembok Ruang Kerja Pimpinan