PILIHAN
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Hanura Harap Pemborgolan Tahanan KPK Bisa Kurangi Korupsi
Jakarta, Riauin.com - Hanura meminta KPK mengkaji rencana memborgol para tahanan agar tak cuma menimbulkan efek malu. Menurut Hanura, pemborgolan para tahanan juga harus bisa membuat efek jera hingga menurunkan jumlah pelaku tindak pidana korupsi.
"Apakah pemborgolan tersebut cukup mengatasi maraknya tindak pidana korupsi? Nah, itu yang harus dikaji juga, karena yang harus dikejar bukan efek malunya, melainkan efek menurunkan jumlah pelaku tindak pidana korupsi," kata Ketua DPP Hanura Inas Nasrullah kepada wartawan, Sabtu (29/12/2018) malam.
Dia menilai selama ini para tahanan kasus korupsi kerap terlihat melenggang dengan bebas keluar masuk KPK. Inas menganggap para tahanan itu malah bertingkah seperti peragawan atau peragawati.
"Selama ini pesakitan korupsi sering melenggang kangkung dengan cantiknya ketika keluar masuk Gedung KPK bak peragawan dan peragawati diatas catwalk dengan senyum manis yang menawan. Jadi kalau KPK punya rencana akan memborgol juga para koruptor tersebut, tentunya harus memberikan efek jera dalam pemberantasan korupsi," jelasnya.
Inas juga mengusulkan agar diadakan semacam peragaan busana tahanan KPK lengkap dengan borgol di tiap instansi pemerintah. Tujuannya untuk membuat para pejabat takut melakukan korupsi.
"Apakah tidak sebaiknya diadakan peragaan busana KPK lengkap dengan borgolnya di setiap-setiap instansi agar bisa menimbulkan efek jera bagi para calon koruptor," ucap Inas.
Rencana memborgol para tahanan itu disampaikan oleh Ketua KPK Agus Rahardjo. Dia mengatakan bakal melakukan prosedur baru terhadap tahanan kasus korupsi, yaitu diborgol saat dibawa dari dan menuju rutan mulai tahun depan.
"Ya kita sudah punya perkom (peraturan komisi), perkom itu mirip dengan teman-teman di kepolisian. Begitu menjadi tahanan kemudian diborgol, mudah-mudahan ini nanti bisa diterapkan di tahun 2019," kata Ketua KPK Agus Rahardjo di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (28/12).
Hingga kini, setiap tahanan yang dibawa dari dan menuju Gedung KPK tidak diborgol. Mereka hanya mengenakan rompi tahanan oranye saat dibawa.(int/nol)
"Apakah pemborgolan tersebut cukup mengatasi maraknya tindak pidana korupsi? Nah, itu yang harus dikaji juga, karena yang harus dikejar bukan efek malunya, melainkan efek menurunkan jumlah pelaku tindak pidana korupsi," kata Ketua DPP Hanura Inas Nasrullah kepada wartawan, Sabtu (29/12/2018) malam.
Dia menilai selama ini para tahanan kasus korupsi kerap terlihat melenggang dengan bebas keluar masuk KPK. Inas menganggap para tahanan itu malah bertingkah seperti peragawan atau peragawati.
"Selama ini pesakitan korupsi sering melenggang kangkung dengan cantiknya ketika keluar masuk Gedung KPK bak peragawan dan peragawati diatas catwalk dengan senyum manis yang menawan. Jadi kalau KPK punya rencana akan memborgol juga para koruptor tersebut, tentunya harus memberikan efek jera dalam pemberantasan korupsi," jelasnya.
Inas juga mengusulkan agar diadakan semacam peragaan busana tahanan KPK lengkap dengan borgol di tiap instansi pemerintah. Tujuannya untuk membuat para pejabat takut melakukan korupsi.
"Apakah tidak sebaiknya diadakan peragaan busana KPK lengkap dengan borgolnya di setiap-setiap instansi agar bisa menimbulkan efek jera bagi para calon koruptor," ucap Inas.
Rencana memborgol para tahanan itu disampaikan oleh Ketua KPK Agus Rahardjo. Dia mengatakan bakal melakukan prosedur baru terhadap tahanan kasus korupsi, yaitu diborgol saat dibawa dari dan menuju rutan mulai tahun depan.
"Ya kita sudah punya perkom (peraturan komisi), perkom itu mirip dengan teman-teman di kepolisian. Begitu menjadi tahanan kemudian diborgol, mudah-mudahan ini nanti bisa diterapkan di tahun 2019," kata Ketua KPK Agus Rahardjo di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (28/12).
Hingga kini, setiap tahanan yang dibawa dari dan menuju Gedung KPK tidak diborgol. Mereka hanya mengenakan rompi tahanan oranye saat dibawa.(int/nol)
Berita Lainnya
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK