PILIHAN
Aherson Desak Polisi Ungkap Aktor Dibalik Perusakan Atribut Demokrat
PEKANBARU, Riauin.com - Wakil Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Riau, Aherson mengaku saat ini dirinya belum tahu perkembangan detail dari pihak kepolisian terhadap kasus perusakan bendera dan atribut Demokrat belum lama ini.
"Kita belum tahu perkembangan detailnya, setahu kita baru beberapa orang yang tertangkap kan, kita tunggu pengungkapan aktor di balik itu," kata Aherson, Kamis (27/12/2018).
Ia mengatakan, menjadi pemikiran bersama di Partai Demokrat, tidak mungkin preman tanpa suruhan merusak atribut partai dengan sendirinya. Pasti ada aktor dibalik hal tersebut.
"Tak mungkin preman tiba-tiba merusak, selama ini kita tak ada salah, kan juga gak ada ruginya kan spanduk dan bendera itu terpasang. Kecuali, kalau yang menurunkan itu Satpol PP diamankan karena melanggar aturan iyalah, ini kan masih jadi misteri," kata Aherson lagi.
Untuk itu, Aherson mengatakan pihaknya berharap agar kepolisian menyelesaikan secara tuntas kasus tersebut agar tak terjadi kembali di kemudian hari.
"Sejauh mana kepolisian bisa mengusut itu, kita tunggu," tukas Aherson. (int/nol)
"Kita belum tahu perkembangan detailnya, setahu kita baru beberapa orang yang tertangkap kan, kita tunggu pengungkapan aktor di balik itu," kata Aherson, Kamis (27/12/2018).
Ia mengatakan, menjadi pemikiran bersama di Partai Demokrat, tidak mungkin preman tanpa suruhan merusak atribut partai dengan sendirinya. Pasti ada aktor dibalik hal tersebut.
"Tak mungkin preman tiba-tiba merusak, selama ini kita tak ada salah, kan juga gak ada ruginya kan spanduk dan bendera itu terpasang. Kecuali, kalau yang menurunkan itu Satpol PP diamankan karena melanggar aturan iyalah, ini kan masih jadi misteri," kata Aherson lagi.
Untuk itu, Aherson mengatakan pihaknya berharap agar kepolisian menyelesaikan secara tuntas kasus tersebut agar tak terjadi kembali di kemudian hari.
"Sejauh mana kepolisian bisa mengusut itu, kita tunggu," tukas Aherson. (int/nol)
Berita Lainnya
Agung Nugroho Pimpin Kembali Demokrat Riau, Fokus pada Penguatan Struktur
Pemkab Kampar Sosialisasikan Permendagri Nomor 2 Tahun 2026 Terkait Keterbukaan Informasi
Hadirkan Air Bersih dan Bibit Produktif untuk Desa Talang Gedabu, Wujud PLN Menyalakan Harapan Masyarakat
Sebanyak 439 JCH Kloter BTH 11 Riau Diberangkatkan ke Madinah
Sebanyak 1.167 Rakit PETI Dibakar, Wakapolda Riau: Tak Ada Kompromi!
Sardiyono Diminta Kembali Nahkodai PPP Kuansing dalam Muscab V
Agung Nugroho Pimpin Kembali Demokrat Riau, Fokus pada Penguatan Struktur
Pemkab Kampar Sosialisasikan Permendagri Nomor 2 Tahun 2026 Terkait Keterbukaan Informasi
Hadirkan Air Bersih dan Bibit Produktif untuk Desa Talang Gedabu, Wujud PLN Menyalakan Harapan Masyarakat
Sebanyak 439 JCH Kloter BTH 11 Riau Diberangkatkan ke Madinah
Sebanyak 1.167 Rakit PETI Dibakar, Wakapolda Riau: Tak Ada Kompromi!
Sardiyono Diminta Kembali Nahkodai PPP Kuansing dalam Muscab V