PILIHAN
Kampung Wisata Bandar Senapelan, Ikon Wisata Melayu Kota Pekanbaru
Rumah Singgah Sultan Syarif Kasim II
PEKANBARU, riauin.com-- Sejak ditetapkan menjadi kawasan kampung wisata oleh Pemerintah Kota Pekanbaru Bandar Senapelan tahun 2012 lalu, kini kampung ini menjadi ikon Wisata Melayu di Pekanbaru. Jumlah pengunjungnya kian hari pun semakin ramai.
Kampung ini membawa dampak positif bagi warga. Sejak jadi ikon wisata Melayu Kota Pekanbaru, Kampung Bandar Senapelan membawa dampak ekonomi warga setempat.
Tour Guide Kampung Wisata Bandar, Yulimaswati yang ditemui, Rabu (21/2/2018) di sana menjelaskan, ada saja turis dari manca negara datang berkunjung ke kampung tersebut. Yulimaswati adalah tour guide kampung wisata sejak 2012, dia menceritakan setiap sudut sisi kawasan wisata itu kepada setiap pengunjung yang datang.
“Minggu-minggu ini ada wisatawan dari Malaysia saya bawa keliling kampung. Hari Minggu esok mahasiswa UIN Suska Riau juga mau kunjungan,†jelasnya.
Lebih lanjut dia memaparkan, banyak sekali peninggalan sejarah Melayu kuno di Kampung Wisata Bandar Senapelan ini. Seperti rumah singgah Sultan Syarif Kasim yang berada dibawah Jembatan Siak III, rumah tenun Haji Yahya, pergudangan garam di zaman dahulu, Masjid Raya Senapelan hingga PT Pelayaran Pelindo.
“Di sini semua peninggalan zaman dahulu masih terawat, Alhamdulillah tidak ada yang rusak,†ujarnya.
Diakui Yulismawati, sejak diresmikan menjadi kawasan wisata, kampung ini membawa rejeki baginya dan beberapa tour guide di sana. “Alhamdulillah terbantu segi ekonomi kami di sini," sebutnya.
Perhatian dan campur tangan Pemerintah Kota Pekanbaru pun terlihat dari mulai berkembangnya taman-taman dan penerangan di sekitar rumah singgah. “Itu pemerintah yang turun langsung, bekerjasama dengan BRI,†katanya.
Seorang pengunjung Kampung Wisata Bandar, Ayuni sangat mengapresiasi kampung wisata ini. Menurutnya kampung ini mempunyai daya tarik tersendiri untuk dikunjungi. “Jadi kalau ada wisatawan ke sini, mereka ingat Kampung Wisata Bandara Senapelan,†katanya.
Ayuni berharap, kepada pemerintah dan masyarakat Riau untuk sama-sama mengembangkan dan memperkenalkan kampung wisata ini ke manca negara. “Supaya objek wisata Pekanbaru ini banyak,†katanya
Senada dengan Ayuni, Yulismawati berharap, kedepannya Pemerintah Kota Pekanbaru lebih cekatan dalam mempromosikan Kampung Wisata. “Supaya pengunjung lebih ramai dan Kota Pekanbaru lebih terkenal lagi,†harapnya. (Adrial Ridwan)
Kampung ini membawa dampak positif bagi warga. Sejak jadi ikon wisata Melayu Kota Pekanbaru, Kampung Bandar Senapelan membawa dampak ekonomi warga setempat.
Tour Guide Kampung Wisata Bandar, Yulimaswati yang ditemui, Rabu (21/2/2018) di sana menjelaskan, ada saja turis dari manca negara datang berkunjung ke kampung tersebut. Yulimaswati adalah tour guide kampung wisata sejak 2012, dia menceritakan setiap sudut sisi kawasan wisata itu kepada setiap pengunjung yang datang.
“Minggu-minggu ini ada wisatawan dari Malaysia saya bawa keliling kampung. Hari Minggu esok mahasiswa UIN Suska Riau juga mau kunjungan,†jelasnya.
Lebih lanjut dia memaparkan, banyak sekali peninggalan sejarah Melayu kuno di Kampung Wisata Bandar Senapelan ini. Seperti rumah singgah Sultan Syarif Kasim yang berada dibawah Jembatan Siak III, rumah tenun Haji Yahya, pergudangan garam di zaman dahulu, Masjid Raya Senapelan hingga PT Pelayaran Pelindo.
“Di sini semua peninggalan zaman dahulu masih terawat, Alhamdulillah tidak ada yang rusak,†ujarnya.
Diakui Yulismawati, sejak diresmikan menjadi kawasan wisata, kampung ini membawa rejeki baginya dan beberapa tour guide di sana. “Alhamdulillah terbantu segi ekonomi kami di sini," sebutnya.
Perhatian dan campur tangan Pemerintah Kota Pekanbaru pun terlihat dari mulai berkembangnya taman-taman dan penerangan di sekitar rumah singgah. “Itu pemerintah yang turun langsung, bekerjasama dengan BRI,†katanya.
Seorang pengunjung Kampung Wisata Bandar, Ayuni sangat mengapresiasi kampung wisata ini. Menurutnya kampung ini mempunyai daya tarik tersendiri untuk dikunjungi. “Jadi kalau ada wisatawan ke sini, mereka ingat Kampung Wisata Bandara Senapelan,†katanya.
Ayuni berharap, kepada pemerintah dan masyarakat Riau untuk sama-sama mengembangkan dan memperkenalkan kampung wisata ini ke manca negara. “Supaya objek wisata Pekanbaru ini banyak,†katanya
Senada dengan Ayuni, Yulismawati berharap, kedepannya Pemerintah Kota Pekanbaru lebih cekatan dalam mempromosikan Kampung Wisata. “Supaya pengunjung lebih ramai dan Kota Pekanbaru lebih terkenal lagi,†harapnya. (Adrial Ridwan)
Berita Lainnya
DPRD Pekanbaru Minta Pemko Segera Lantik Ketua RT dan RW Terpilih
Penyelamatan Aset Bersejarah, LKD Pekanbaru Minta OPD Segera Amankan Arsip Statis
Daftar Ulang SMP Negeri Pekanbaru Mulai 6 Juli, Proses Dipastikan Bebas Biaya
Jembatan Darurat Jalan Nelayan Pekanbaru Ditargetkan Terpasang 8 Juli
Perkuat Citra Religius Riau, Ribuan ASN Pekanbaru Cetak Rekor MURI di Halaman Masjid An Nur
3.350 Bangku SD Negeri di Pekanbaru Masih Kosong
DPRD Pekanbaru Minta Pemko Segera Lantik Ketua RT dan RW Terpilih
Penyelamatan Aset Bersejarah, LKD Pekanbaru Minta OPD Segera Amankan Arsip Statis
Daftar Ulang SMP Negeri Pekanbaru Mulai 6 Juli, Proses Dipastikan Bebas Biaya
Jembatan Darurat Jalan Nelayan Pekanbaru Ditargetkan Terpasang 8 Juli
Perkuat Citra Religius Riau, Ribuan ASN Pekanbaru Cetak Rekor MURI di Halaman Masjid An Nur
3.350 Bangku SD Negeri di Pekanbaru Masih Kosong