• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
    • DPRD Pekanbaru
    • DPRD Riau
    • DPRD Inhil
    • DPRD Inhu
  • More
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Siak
    • Indragiri Hulu
    • Indragiri Hilir
    • Bengkalis
    • Kuantan Singingi
    • Rokan Hilir
    • Rokan Hulu
    • Meranti
    • Dumai
    • Kampar
    • Galeri Foto
    • Video
    • Pemilu
    • Sumbar
    • Kepri
    • Peristiwa
    • Olahraga
    • TNI/Polri
    • Tokoh
    • CSR
    • Advertorial
    • Kesehatan
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
  • Pekanbaru
  • Pelalawan
  • Siak
  • Indragiri Hulu
  • Indragiri Hilir
  • Bengkalis
  • Kuantan Singingi
  • Rokan Hilir
  • Rokan Hulu
  • Meranti
  • Dumai
  • Kampar
  • Galeri Foto
  • Video
  • Pemilu
  • Sumbar
  • Kepri
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • TNI/Polri
  • Tokoh
  • CSR
  • Advertorial
  • Kesehatan
  • DPRD Pekanbaru
  • DPRD Riau
  • DPRD Inhil
  • DPRD Inhu
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Tol Teluk Kuantan–Pekanbaru: Solusi Solutif Jalur Logistik atau Berakhir Berdebu Seperti Janji KA Trans-Sumatera?
11 Agustus 2026
Kuansing Terima Tambahan Dana Belanja Pegawai Rp 70 Miliar dari Kemenkeu
11 Agustus 2026
Buka-Bukaan Rantai Persekongkolan APBD Kuansing: Dari Bancakan TAPD hingga 'Begal' TPP ASN
10 Agustus 2026
Plt Bupati Kuansing Instruksikan Kajian Pelantikan 5 Kades Definitif yang Tertunda
09 Agustus 2026
Korban Kesewenang-wenangan Rezim Lama: Nasib 16 Kades Kuansing Disingkirkan Tanpa Dasar Hukum
08 Agustus 2026

  • Home
  • Hukrim

KPK Sita 12 Ribu Dollar Singapura, Telusuri Aliran Dana Petani KUD Kuansing ke Menhut

Redaksi

Selasa, 11 Agustus 2026 15:06:55 WIB
Cetak

RIAUIN.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang sebesar 12.000 dollar Singapura (SGD) terkait dugaan suap yang melibatkan Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Suhardiman Amby dan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni. Nilai yang disita tersebut berbeda dari total dana hasil pengumpulan petani koperasi unit desa (KUD) di Kuansing yang mencapai 14.000 SGD, sehingga penyidik kini berfokus menelusuri selisih 2.000 SGD.

Penyidik telah mengonfirmasi bahwa dana yang dikumpulkan dari Sisa Hasil Usaha (SHU) anggota KUD memang berjumlah 14.000 SGD. Meski begitu, lembaga antirasuah tersebut masih mencocokkan fakta lapangan untuk memastikan besaran pasti nominal yang berada di dalam amplop saat diserahkan Suhardiman kepada Raja Juli.

Plh. Direktur Penyidikan KPK Ahmad Taufik Husein menyatakan bahwa petugas masih mendalami alur penyerahan hingga pengembalian barang bukti tersebut.

"Untuk Menhut, betul kita sudah menemukan 14.000 SGD hasil pengumpulan dari para petani-petani KUD di Kabupaten Kuansing. Tetapi kemudian ada perbedaan jumlah 12.000 SGD yang kita sita. Jadi masih ditelusuri 2.000 SGD itu ada di pihak mana," ujar Ahmad Taufik Husein di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (10/8/2026).

Ahmad Taufik Husein menambahkan, terdapat dinamika sebelum operasi tangkap tangan (OTT) berlangsung, termasuk adanya upaya pengembalian amplop.

"Kemudian ada peristiwa di luar yang sebelum peristiwa tertangkap tangan terjadi kan ada proses pengembalian. Nah ini yang kita sedang cross-check apakah kemudian betul-betul amplop yang dibawa Bupati Kuansing itu 14.000 atau 12.000," kata Ahmad Taufik Husein.

Pengusut kasus ini menemukan indikasi bahwa amplop yang diserahkan Suhardiman pada 2 Juni 2026 tidak dikembalikan secara utuh. Selain itu, KPK mendeteksi adanya rangkaian pertemuan lain antara kedua pihak yang telah berlangsung sejak April dan Mei 2026.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengonfirmasi bahwa ketidaksesuaian nominal ini menjadi fokus porsi penyidikan saat ini.

"Penyidik mendapati bahwa pengembaliannya belum utuh senilai 14.000 SGD. Ini tentu juga masih akan terus ditelusuri, dilacak mengapa masih ada selisih, masih ada gap antara uang-uang yang diberikan oleh bupati kepada Pak Menhut tanggal 2 Juni dengan besaran uang yang dikembalikan," ungkap Budi Prasetyo.

Budi Prasetyo juga menegaskan bahwa interaksi kedua pejabat tersebut tidak terjadi sekali saja.

"Pertemuan dengan pak menteri pada tanggal 2 Juni itu juga bukan pertemuan yang pertama, karena penyidik menduga ada pertemuan-pertemuan sebelumnya di antaranya di bulan April dan Mei," lanjut Budi Prasetyo.

Di sisi lain, Raja Juli menegaskan tidak tahu-menahu mengenai isi amplop yang ditinggalkan Suhardiman di kantor Kementerian Kehutanan. Ia mengklaim langsung memerintahkan stafnya untuk mengembalikan barang tersebut sesaat setelah Suhardiman pergi.

"Dan ketika beliau pergi saya meminta ajudan saya untuk mengembalikan amplop tersebut. Saya tidak tahu isinya apa tetapi saya merasa tidak memiliki hak atas amplop tersebut. Karena itu saya meminta ajudan saya untuk mengembalikan amplop tersebut," kata Raja Juli pada 3 Juli 2026.

Raja Juli berdalih langkah pengembalian itu diambil sebagai bentuk komitmen menjaga integritas pejabat publik.

"Sebagai bagian dari upaya memberantas korupsi dan gratifikasi, amplop yang saya tidak tahu isinya itu kami kembalikan," tuturnya.

Selain persoalan aliran dana, KPK menelaah keterkaitan kasus ini dengan isu perizinan pelepasan kawasan hutan di Kabupaten Kuansing. Menanggapi hal tersebut, Raja Juli membantah pernah menerbitkan dokumen legalitas pemanfaatan hutan di wilayah Kuansing.

"Tidak ada satu SK pun yang saya keluarkan untuk pelepasan kawasan hutan di Kuantan Singingi. Tidak ada sejengkal kawasan hutan pun di Kuantan Singingi yang ada dalam otoritas saya, saya keluarkan jadi APL," tegas Raja Juli.

KPK terus mencocokkan keterangan saksi, rekam jejak pertemuan pra-OTT, serta mekanisme penyerahan dan pengembalian amplop guna merinci aliran dana yang sebenarnya. Perkembangan penyidikan ini menjadi sorotan di Riau karena menautkan tata kelola kawasan hutan daerah dengan dugaan tindak pidana korupsi yang melibatkan pimpinan kementerian dan kepala daerah. (*)

 


 Editor : Nab


[Ikuti Riauin.com Melalui Sosial Media]


Riauin.com

Berita Lainnya

Penggerebekan Hotel di Pekanbaru, Bareskrim Ringkus Jaringan Pengedar Sabu 10 Kg

Penyidik Kejati Riau Bedah Putusan Pengadilan Usai Tetapkan 9 Tersangka Korupsi Dana PI PT SPRH

Pemerintah Usulkan Pengurangan Masa Hukuman Bagi Ribuan Narapidana di Riau Jelang Hari Kemerdekaan

Lahan HPK Rawa Bangun Inhu Terbakar 5 Hektare, Seorang Pria Ditangkap Polisi

Diduga Bakar Kawasan Hutan untuk Kebun Sawit, Seorang Warga di Pelalawan Diringkus

Bawa Celurit dan Bensin, Pria di Dumai Riau Nekat Aniaya Ayah Kekasihnya

Penggerebekan Hotel di Pekanbaru, Bareskrim Ringkus Jaringan Pengedar Sabu 10 Kg

Penyidik Kejati Riau Bedah Putusan Pengadilan Usai Tetapkan 9 Tersangka Korupsi Dana PI PT SPRH

Pemerintah Usulkan Pengurangan Masa Hukuman Bagi Ribuan Narapidana di Riau Jelang Hari Kemerdekaan

Lahan HPK Rawa Bangun Inhu Terbakar 5 Hektare, Seorang Pria Ditangkap Polisi

Diduga Bakar Kawasan Hutan untuk Kebun Sawit, Seorang Warga di Pelalawan Diringkus

Bawa Celurit dan Bensin, Pria di Dumai Riau Nekat Aniaya Ayah Kekasihnya

TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Kuansing Terima Tambahan Dana Belanja Pegawai Rp 70 Miliar dari Kemenkeu
  • 2 Buka-Bukaan Rantai Persekongkolan APBD Kuansing: Dari Bancakan TAPD hingga 'Begal' TPP ASN
  • 3 Plt Bupati Kuansing Instruksikan Kajian Pelantikan 5 Kades Definitif yang Tertunda
  • 4 LHP BPK Terkait APBD Kuansing 2024: Salah Hitung atau Main Mata?
  • 5 Korban Kesewenang-wenangan Rezim Lama: Nasib 16 Kades Kuansing Disingkirkan Tanpa Dasar Hukum
  • 6 Topeng Koperasi di Kebun Oligarki: Mengurai Benang Kusut Korupsi Hutan Kuansing
  • 7 Penertiban PETI di Sumbar Kunci Kejernihan Sungai Kuantan Jelang Pacu Jalur 2026
  • 8 Perbaikan Jalan Lintas Timur Pelalawan Lumpuhkan Akses Utama Menuju Pekanbaru
  • 9 Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Terkini +INDEKS

KPK Sita 12 Ribu Dollar Singapura, Telusuri Aliran Dana Petani KUD Kuansing ke Menhut

11 Agustus 2026
Atasi Keresahan Warga Desa Danai Inhil, Tim Gabungan Pasang Perangkap Harimau Sumatera
11 Agustus 2026
Kernel Anjlok, Harga TBS Kelapa Sawit Swadaya Riau Tertekan Turun Jadi Rp3.874 per Kg
11 Agustus 2026
Resmi Jadi Aset Daerah, Pemko Pekanbaru Buka Ruang Diskusi Bersama Pedagang STC
11 Agustus 2026
Penggerebekan Hotel di Pekanbaru, Bareskrim Ringkus Jaringan Pengedar Sabu 10 Kg
11 Agustus 2026
Baru Selesai Diperbaiki, Pemprov Riau Minta Truk Tonase Besar Tak Lewati Jalan Sontang-Duri
11 Agustus 2026
Tol Teluk Kuantan–Pekanbaru: Solusi Solutif Jalur Logistik atau Berakhir Berdebu Seperti Janji KA Trans-Sumatera?
11 Agustus 2026
Pemprov Riau Anggarkan Perbaikan Eskalator Masjid Agung An-Nur pada 2027
11 Agustus 2026
Cuaca Riau Cenderung Cerah Berawan, 53 Hotspot Masih Terdeteksi Hari Ini
11 Agustus 2026
Karhutla Kerumutan dan Sungai Guntung Hilir Belum Padam, Tim Manggala Agni Lanjutkan Pemadaman
11 Agustus 2026

KABUPATEN+INDEKS
  • 1 Pekanbaru
  • 2 Pelalawan
  • 3 Siak
  • 4 Indragiri Hulu
  • 5 Indragiri Hilir
  • 6 Bengkalis
  • 7 Kuantan Singingi
  • 8 Rokan Hilir
  • 9 Rokan Hulu
  • 10 Meranti
  • 11 Dumai
  • 12 Kampar
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Riauin.com ©2015 By Delapa Media Tenologi | All Right Reserved