• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
    • DPRD Pekanbaru
    • DPRD Riau
    • DPRD Inhil
    • DPRD Inhu
  • More
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Siak
    • Indragiri Hulu
    • Indragiri Hilir
    • Bengkalis
    • Kuantan Singingi
    • Rokan Hilir
    • Rokan Hulu
    • Meranti
    • Dumai
    • Kampar
    • Galeri Foto
    • Video
    • Pemilu
    • Sumbar
    • Kepri
    • Peristiwa
    • Olahraga
    • TNI/Polri
    • Tokoh
    • CSR
    • Advertorial
    • Kesehatan
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
  • Pekanbaru
  • Pelalawan
  • Siak
  • Indragiri Hulu
  • Indragiri Hilir
  • Bengkalis
  • Kuantan Singingi
  • Rokan Hilir
  • Rokan Hulu
  • Meranti
  • Dumai
  • Kampar
  • Galeri Foto
  • Video
  • Pemilu
  • Sumbar
  • Kepri
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • TNI/Polri
  • Tokoh
  • CSR
  • Advertorial
  • Kesehatan
  • DPRD Pekanbaru
  • DPRD Riau
  • DPRD Inhil
  • DPRD Inhu
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Eks Bupati Kuansing Pernah Ingatkan Stafsusnya: Kalau Ndak Kaya, Masuk Penjara
08 Juli 2026
Pasca-OTT KPK, Faksi Pejabat Eselon II Pemkab Kuansing Dilaporkan Pecah Tiga
07 Juli 2026
Respons Unik OTT Bupati Kuansing: Warga Bersyukur dan Minta KPK Jangan Pulang ke Jakarta
07 Juli 2026
Kasus Suhardiman Amby, KPK Geledah Rumah Kades di Kuansing
07 Juli 2026
Pengembalian Amplop Tak Hapus Pidana, KPK Verifikasi Laporan Menhut Raja Juli
06 Juli 2026

  • Home
  • Opini

Nasib Jalur Maut Kuansing

Redaksi

Ahad, 26 April 2026 13:06:22 WIB
Cetak

Foto: SSeorang turis beberapa waktu lalu melihat tterowongan jalur Kereta Api di Hulu Kuantan

 

Oleh: Hendrianto.

NAMANYA Jalur Kematian. Begitulah sejarah mencatatnya.

Lokasinya di Kuansing. Melintasi hutan lebat. Membelah perbukitan Riau. Menuju Muaro Sijunjung di Sumatra Barat.

Jepang yang punya ambisi. Waktunya mepet: 1943 sampai 1945. Hanya dua tahun lebih sedikit. Tapi harganya mahal sekali. Nyawa pelakunya.

Tujuannya satu: Batu bara. Jepang butuh energi untuk perang. Lewat laut tidak aman. Ada kapal selam Sekutu mengintai di Selat Melaka. Maka daratan pun dibelah. Rel kereta api dipasang.

Siapa yang kerja? Puluhan ribu Romusha. Mereka didatangkan dari Jawa. Ada juga tawanan perang. Tentara Belanda, Inggris, sampai Australia. Mereka kerja paksa. Makan susah. Penyakit malaria mengintai setiap saat.

Di Kuansing, jejaknya masih ada. Ada Kamp 9 di Logas. Ini tempat paling kelam. Banyak pekerja tumbang di sana. Lalu ada Lubuk Ambacang di Kamp 10. Ada juga Petai di Singingi Hilir.

Ironisnya, jalur ini selesai pas di hari Jepang menyerah. 15 Agustus 1945. Jalur jadi, tapi perang usai. Kereta api itu akhirnya hanya jadi monumen kegagalan ambisi.

Setelah merdeka, jalur ini sunyi. Ditinggalkan. Relnya dicabut. Sebagian terkubur tanah. Sebagian lagi jadi hutan kembali.

Sekarang, ada kabar besar bertiup. Angkanya fantastis. Rencana pemerintah membangun rel kereta api sepanjang 14.000 kilometer.

Investasinya? Tidak main-main. Rp1.200 triliun. Duit sebanyak itu tentu bukan untuk Jawa saja. Jawa sudah penuh. Sudah sesak dengan rel.

Targetnya sekarang adalah luar Jawa. Termasuk menyambungkan ujung Sumatra ke ujung lainnya. Kalau rencana ini benar jalan, Logas tidak akan lagi jadi nama yang sunyi.

Jalur di Kuansing yang dulu dibangun dengan darah Romusha itu mestinya masuk hitungan. Bayangkan saja. Rp1.200 triliun itu angka yang kolosal. 

Kalau hanya jadi tumpukan aspal jalan tol, umurnya terbatas. Jalan tol itu tiap tahun minta perawatan.

Makin berat truk yang lewat, makin cepat dia remuk. Tapi kalau rel? Ini soal efisiensi berjangka panjang. Jalur Trans-Sumatra harusnya punya tulang punggung besi. Dari Aceh sampai Lampung. Lewat Pekanbaru. Lewat Kuansing. Terus ke selatan.

Kita sudah bosan dengar berita truk sawit terguling. Atau jalan lintas yang berlubang setiap musim hujan. Penyebabnya jelas: beban jalan sudah melampaui batas.

Solusinya ya kereta api. Satu rangkaian kereta bisa menggantikan ratusan truk di jalan raya. Lebih hemat energi. Lebih murah biaya logistiknya.

Hilirisasi yang sering kita bicarakan itu butuh angkutan massal. Pabrik minyak goreng di Kuansing —kalau nanti ada— butuh cara cepat kirim barang ke pelabuhan. Kereta adalah jawabannya.

Dulu, Jepang bisa bangun jalur Kuansing hanya dalam dua tahun. Padahal alatnya terbatas. Medannya rimba belantara. Harusnya, dengan teknologi sekarang dan duit ribuan triliun, membangun kembali jalur itu bukan hal mustahil.

Kita tidak ingin lagi melihat sejarah kereta di Kuansing hanya tinggal bangkai lokomotif yang karatan di tengah hutan. Kita ingin melihat dia kembali melaju. Membawa kemakmuran, bukan lagi membawa air mata.

Rakyat di daerah sudah lama menunggu. Menunggu giliran untuk maju. Bukan hanya jadi penonton kemajuan di Pulau Jawa. Mungkin ini saatnya "Jalur Kematian" itu lahir kembali menjadi "Jalur Kehidupan".

Kita tunggu saja, apakah angka 14.000 kilometer itu akan benar-benar melindas ego pembangunan yang selama ini hanya berputar di Jawa. (***) 
 


Sumber : Riauin.com /  Editor : Hendrianto


[Ikuti Riauin.com Melalui Sosial Media]


Riauin.com

Berita Lainnya

Benteng Roboh, Injury Time Juprizal

Buy Now, Pay Later: Anugerah atau Perangkap Tersembunyi?

Gaya Elit, Ekonomi Sulit

'Jangan Bunuh Angsa Bertelur Emas'

Sentuhan Kak Ida, Radar Suhardiman, dan Mimpi Batik Kuansing Menyapa Dunia

Etika dalam Genggaman: Mengapa Warga Biasa Perlu Belajar Jurnalisme Dasar

Benteng Roboh, Injury Time Juprizal

Buy Now, Pay Later: Anugerah atau Perangkap Tersembunyi?

Gaya Elit, Ekonomi Sulit

'Jangan Bunuh Angsa Bertelur Emas'

Sentuhan Kak Ida, Radar Suhardiman, dan Mimpi Batik Kuansing Menyapa Dunia

Etika dalam Genggaman: Mengapa Warga Biasa Perlu Belajar Jurnalisme Dasar

TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Pasca-OTT KPK, Faksi Pejabat Eselon II Pemkab Kuansing Dilaporkan Pecah Tiga
  • 2 Respons Unik OTT Bupati Kuansing: Warga Bersyukur dan Minta KPK Jangan Pulang ke Jakarta
  • 3 Kasus Suhardiman Amby, KPK Geledah Rumah Kades di Kuansing
  • 4 KPK Diminta Usut Dugaan Kejanggalan Kelulusan Istri Ketiga Bupati Nonaktif Suhardiman Amby
  • 5 KPK Geledah Rumah Kadisbun Kuansing Hingga Larut Malam, Penyidik Bawa Koper Hitam Dikawal Polisi Bersenjata
  • 6 Breaking News: KPK Geledah Rumah Kadis Perkebunan Kuansing Malam Ini, Dijaga Polisi Bersenjata Laras Panjang
  • 7 Sehari Sebelum Ditangkap KPK, Bupati Kuansing Sempat Umumkan Festival Perjodohan 4.700 Janda
  • 8 LSM Desak KPK Telusuri Aset Bupati Non-Aktif Kuansing, Diduga Sembunyikan Kebun Sawit Miliaran Rupiah
  • 9 Benteng Roboh, Injury Time Juprizal
Terkini +INDEKS

Eks Bupati Kuansing Pernah Ingatkan Stafsusnya: Kalau Ndak Kaya, Masuk Penjara

08 Juli 2026
Dinas PUPR Pekanbaru Perbaiki Drainase Ambles di Rumbai untuk Cegah Banjir
08 Juli 2026
Pasca Serangan Buaya di Rohil, Polisi Minta Warga Hentikan Aktivitas Mandiri di Sungai
08 Juli 2026
Catut Nama Kepala Basarnas Pekanbaru, Penipu Gasak Rp 10 Juta dari Perusahaan Pelayaran
08 Juli 2026
BRK Syariah Perkuat Kiprah di Kancah Nasional, Tegaskan Komitmen Kepatuhan Syariah dan Pengelolaan Zakat Berdampak
08 Juli 2026
Pencarian Dua Korban Kapal Karam di Siak Diperluas setelah Satu Jasad Ditemukan
08 Juli 2026
Cuaca Ekstrem Intai Riau Siang Ini, BMKG Deteksi 8 Titik Panas
08 Juli 2026
Pasca-OTT KPK, Faksi Pejabat Eselon II Pemkab Kuansing Dilaporkan Pecah Tiga
07 Juli 2026
BRK Syariah dan Wakaf Warrior Hadirkan CWLD, Wujudkan Wakaf Produktif untuk Pengadaan Alat Kesehatan di Batam
07 Juli 2026
Diduga Jadi Mahar Jual Beli Jabatan Bupati Kuansing, Mobil Mewah Land Cruiser Disita KPK
07 Juli 2026

KABUPATEN+INDEKS
  • 1 Pekanbaru
  • 2 Pelalawan
  • 3 Siak
  • 4 Indragiri Hulu
  • 5 Indragiri Hilir
  • 6 Bengkalis
  • 7 Kuantan Singingi
  • 8 Rokan Hilir
  • 9 Rokan Hulu
  • 10 Meranti
  • 11 Dumai
  • 12 Kampar
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Riauin.com ©2015 By Delapa Media Tenologi | All Right Reserved