• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
    • DPRD Pekanbaru
    • DPRD Riau
    • DPRD Inhil
    • DPRD Inhu
  • More
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Siak
    • Indragiri Hulu
    • Indragiri Hilir
    • Bengkalis
    • Kuantan Singingi
    • Rokan Hilir
    • Rokan Hulu
    • Meranti
    • Dumai
    • Kampar
    • Galeri Foto
    • Video
    • Pemilu
    • Sumbar
    • Kepri
    • Peristiwa
    • Olahraga
    • TNI/Polri
    • Tokoh
    • CSR
    • Advertorial
    • Kesehatan
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
  • Pekanbaru
  • Pelalawan
  • Siak
  • Indragiri Hulu
  • Indragiri Hilir
  • Bengkalis
  • Kuantan Singingi
  • Rokan Hilir
  • Rokan Hulu
  • Meranti
  • Dumai
  • Kampar
  • Galeri Foto
  • Video
  • Pemilu
  • Sumbar
  • Kepri
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • TNI/Polri
  • Tokoh
  • CSR
  • Advertorial
  • Kesehatan
  • DPRD Pekanbaru
  • DPRD Riau
  • DPRD Inhil
  • DPRD Inhu
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Pesta Pacu Jalur Berakhir, Warga Teluk Kuantan Dikepung Sampah
24 Agustus 2026
Buntu di Perbatasan: Mengapa Sungai Kuantan Gagal Dipulihkan
24 Agustus 2026
Sengit di Empat Besar: Siapa Melenggang ke Grand Final?
23 Agustus 2026
Penentuan Jawara Sejati Tepian Narosa: Bintang Emas Cahaya Intan vs Alam Cahayo Tuah Nagoghi
23 Agustus 2026
Pacu Jalur 2026: 7 Jalur Amankan Tiket Perempat Final, Bintang Emas Cahaya Intan Melaju via Bye
23 Agustus 2026

  • Home
  • Opini

Nasib Jalur Maut Kuansing

Redaksi

Ahad, 26 April 2026 13:06:22 WIB
Cetak

Foto: SSeorang turis beberapa waktu lalu melihat tterowongan jalur Kereta Api di Hulu Kuantan

 

Oleh: Hendrianto.

NAMANYA Jalur Kematian. Begitulah sejarah mencatatnya.

Lokasinya di Kuansing. Melintasi hutan lebat. Membelah perbukitan Riau. Menuju Muaro Sijunjung di Sumatra Barat.

Jepang yang punya ambisi. Waktunya mepet: 1943 sampai 1945. Hanya dua tahun lebih sedikit. Tapi harganya mahal sekali. Nyawa pelakunya.

Tujuannya satu: Batu bara. Jepang butuh energi untuk perang. Lewat laut tidak aman. Ada kapal selam Sekutu mengintai di Selat Melaka. Maka daratan pun dibelah. Rel kereta api dipasang.

Siapa yang kerja? Puluhan ribu Romusha. Mereka didatangkan dari Jawa. Ada juga tawanan perang. Tentara Belanda, Inggris, sampai Australia. Mereka kerja paksa. Makan susah. Penyakit malaria mengintai setiap saat.

Di Kuansing, jejaknya masih ada. Ada Kamp 9 di Logas. Ini tempat paling kelam. Banyak pekerja tumbang di sana. Lalu ada Lubuk Ambacang di Kamp 10. Ada juga Petai di Singingi Hilir.

Ironisnya, jalur ini selesai pas di hari Jepang menyerah. 15 Agustus 1945. Jalur jadi, tapi perang usai. Kereta api itu akhirnya hanya jadi monumen kegagalan ambisi.

Setelah merdeka, jalur ini sunyi. Ditinggalkan. Relnya dicabut. Sebagian terkubur tanah. Sebagian lagi jadi hutan kembali.

Sekarang, ada kabar besar bertiup. Angkanya fantastis. Rencana pemerintah membangun rel kereta api sepanjang 14.000 kilometer.

Investasinya? Tidak main-main. Rp1.200 triliun. Duit sebanyak itu tentu bukan untuk Jawa saja. Jawa sudah penuh. Sudah sesak dengan rel.

Targetnya sekarang adalah luar Jawa. Termasuk menyambungkan ujung Sumatra ke ujung lainnya. Kalau rencana ini benar jalan, Logas tidak akan lagi jadi nama yang sunyi.

Jalur di Kuansing yang dulu dibangun dengan darah Romusha itu mestinya masuk hitungan. Bayangkan saja. Rp1.200 triliun itu angka yang kolosal. 

Kalau hanya jadi tumpukan aspal jalan tol, umurnya terbatas. Jalan tol itu tiap tahun minta perawatan.

Makin berat truk yang lewat, makin cepat dia remuk. Tapi kalau rel? Ini soal efisiensi berjangka panjang. Jalur Trans-Sumatra harusnya punya tulang punggung besi. Dari Aceh sampai Lampung. Lewat Pekanbaru. Lewat Kuansing. Terus ke selatan.

Kita sudah bosan dengar berita truk sawit terguling. Atau jalan lintas yang berlubang setiap musim hujan. Penyebabnya jelas: beban jalan sudah melampaui batas.

Solusinya ya kereta api. Satu rangkaian kereta bisa menggantikan ratusan truk di jalan raya. Lebih hemat energi. Lebih murah biaya logistiknya.

Hilirisasi yang sering kita bicarakan itu butuh angkutan massal. Pabrik minyak goreng di Kuansing —kalau nanti ada— butuh cara cepat kirim barang ke pelabuhan. Kereta adalah jawabannya.

Dulu, Jepang bisa bangun jalur Kuansing hanya dalam dua tahun. Padahal alatnya terbatas. Medannya rimba belantara. Harusnya, dengan teknologi sekarang dan duit ribuan triliun, membangun kembali jalur itu bukan hal mustahil.

Kita tidak ingin lagi melihat sejarah kereta di Kuansing hanya tinggal bangkai lokomotif yang karatan di tengah hutan. Kita ingin melihat dia kembali melaju. Membawa kemakmuran, bukan lagi membawa air mata.

Rakyat di daerah sudah lama menunggu. Menunggu giliran untuk maju. Bukan hanya jadi penonton kemajuan di Pulau Jawa. Mungkin ini saatnya "Jalur Kematian" itu lahir kembali menjadi "Jalur Kehidupan".

Kita tunggu saja, apakah angka 14.000 kilometer itu akan benar-benar melindas ego pembangunan yang selama ini hanya berputar di Jawa. (***) 
 


Sumber : Riauin.com /  Editor : Hendrianto


[Ikuti Riauin.com Melalui Sosial Media]


Riauin.com

Berita Lainnya

Kepala Daerah: Antara Popularitas dan Janji Kampanye

RUU Migas Memperkuat Wilayah Penghasil atau Hanya Mengubah Penataan Kekuasaan di Pusat?

Krisis Kepercayaan: Mengapa Publik Meragukan Media Arus Utama

Mobil Mogok

Surat Bermaterai Desi

Kesehatan Mental dan Neurodivergen: Tantangan Sebenarnya Bukan Sekadar Stigma

Kepala Daerah: Antara Popularitas dan Janji Kampanye

RUU Migas Memperkuat Wilayah Penghasil atau Hanya Mengubah Penataan Kekuasaan di Pusat?

Krisis Kepercayaan: Mengapa Publik Meragukan Media Arus Utama

Mobil Mogok

Surat Bermaterai Desi

Kesehatan Mental dan Neurodivergen: Tantangan Sebenarnya Bukan Sekadar Stigma

TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Pemko Pekanbaru Bebaskan Lahan Kantor Camat Bukit Raya untuk Atasi Macet Kaharuddin Nasution
  • 2 Hadirkan BTS Baru di Jorong Lariang, Telkomsel Buka Akses Konektivitas dan Peluang Digital bagi Masyarakat
  • 3 Pesta Pacu Jalur Berakhir, Warga Teluk Kuantan Dikepung Sampah
  • 4 Buntu di Perbatasan: Mengapa Sungai Kuantan Gagal Dipulihkan
  • 5 Alam Cahyo Tuah Nagoghi Rebut Tahta Tepian Narosa, Tumbangkan Juara Bertahan Bintang Emas Cahaya Intan
  • 6 Sengit di Empat Besar: Siapa Melenggang ke Grand Final?
  • 7 Penentuan Jawara Sejati Tepian Narosa: Bintang Emas Cahaya Intan vs Alam Cahayo Tuah Nagoghi
  • 8 Pacu Jalur 2026: 7 Jalur Amankan Tiket Perempat Final, Bintang Emas Cahaya Intan Melaju via Bye
  • 9 Panitia Pacu Jalur 2026 Kantongi Catatan Pelanggaran, Sanksi Adat dan Perbup Menanti
Terkini +INDEKS

Kepala Daerah: Antara Popularitas dan Janji Kampanye

27 Agustus 2026
PLTS 100 GWp Diluncurkan, PLN Siap Dukung Akselerasi Pengembangan EBT Menuju Swasembada Energi
26 Agustus 2026
RUU Migas Memperkuat Wilayah Penghasil atau Hanya Mengubah Penataan Kekuasaan di Pusat?
26 Agustus 2026
Polres Pelalawan Bagikan 1.000 Masker untuk Warga Terdampak Asap Karhutla di Pangkalan Kerinci
26 Agustus 2026
Maknai Kemerdekaan di Jalan Raya, Capella Honda Riau Bagikan Tips #Cari_Aman Berkendara
26 Agustus 2026
Polresta Pekanbaru Bongkar Lapak Narkoba di Kawasan Rawan, Dua Orang Ditangkap
26 Agustus 2026
Polda Riau Tambah 2 Tersangka Karhutla, Korporasi Masih Nihil
26 Agustus 2026
Syarat Beasiswa Pekanbaru 2027 Diperketat, Pemko Tambah Indikator Akreditasi Kampus
26 Agustus 2026
KI Riau Kejar Peningkatan Indeks Keterbukaan Informasi, SDM PPID Bakal Dibenahi
26 Agustus 2026
Tembus 33 Ton Garam, Satgas Riau Kembali Gempur Asap Karhutla Lewat Udara
26 Agustus 2026

KABUPATEN+INDEKS
  • 1 Pekanbaru
  • 2 Pelalawan
  • 3 Siak
  • 4 Indragiri Hulu
  • 5 Indragiri Hilir
  • 6 Bengkalis
  • 7 Kuantan Singingi
  • 8 Rokan Hilir
  • 9 Rokan Hulu
  • 10 Meranti
  • 11 Dumai
  • 12 Kampar
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Riauin.com ©2015 By Delapa Media Tenologi | All Right Reserved