Tiga Warga Kandis Siak Edarkan Sabu-sabu di Rohil, Salah Satunya Anak di Bawah Umur
Tersangka dan barang bukti diamankan polisi.
RIAUIN.COM - Peredaran narkotika semakin merajalela. Tak hanya orang dewasa, anak di bawah umur pun menjadi sasaran bagi bandar narkoba untuk mengedarkan barang haram tersebut.
AFS, remaja yang masih berusia 17 tahun yang beralamat di Jalan Sultan Syarif Kasim, Desa Simpang Belutu, Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak, terpaksa diamankan polisi karena terbukti mengedarkan sabu-sabu di Kabupaten Rokan Hilir (Rahil).
Tak hanya AFS, saat bersamaan polisi juga menangkap JA ( 33 ), perempuan yang tinggal di Jalan Raja Ali Haji, Desa Telaga Sam Sam, Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak dan seorang karyawan swasta inisial RHR (33) alamat Jalan Raya Kandis KM.78, Desa Kandis Kota, Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak. JA dan RHR merupakan pemakaian yang membeli sabu-sabu itu dari AFS.
"Awalnya petugas mengamankan pelaku JA dan RHR yang merupakan pemakai. Sedangkan AFS yang masih di bawah umur merupakan pengedar. Kasus ini masih dilakukan penyelidikan lebih lanjut," kata Kapolres Rohil AKBP Isa Imam Syahrony melalui Plh Kasi Humas Ipda Dahri Iskandar Lubis, Jumat (17/1/2025).
Kronologi penangkapan, kata Dahri, setelah mendapat informasi dari masyarakat, Tim Ospnal melakukan penyelidikan, lalu menggerebek rumah yang digunakan pelaku.
"Petugas berhasil menangkap JA dan RHR beserta alat bukti di tempat kejadian perkara (TKP) di rumah mereka, lalu diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut," jelasnya.
Saat diinterogasi, keduanya mengakui telah menggunakan sabu-sabu dan mendapatkan barang haram itu dari AFS yang tinggal Simpang Belutu, Kecamatan Kandis.
Petugas berhasil menangkap AFS di pinggir jalan yang tidak jauh dari rumahnya di Simpang Belutu, Kecamatan Kandis.
Kepada petugas, AFS mengakui bahwa dia yang menyerahkan narkoba ke JA. Kemudian, dilakukan pengerebekan ke rumah tersangka AFS dan ditemukan 5 bungkus plastik klip masing-masing berisikan butiran kristal putih bening diduga narkotika jenis sabu-sabu. Bungkusan plastik disimpannya di bawah tumpukan baju di kamar dan 1 buah pipet runcing diduga untuk sendok sabu.(nol).
Berita Lainnya
Identitas Pria Tewas di Kawasan Garuda Sakti Terungkap, Polisi Selidiki Penyebab Kematiannya
Gegerkan Warga, Jenazah Pria Ditemukan Tergantung di Kawasan Garuda Sakti
JPU KPK Optimistis Konstruksi Korupsi di Dinas PUPR Riau Terbukti
Sidang Korupsi Abdul Wahid, Saksi Ahli Sebut Penunjukan Tenaga Ahli Gubernur Riau Sesuai Kebutuhan Daerah
Mantan Pj Gubernur Riau Jadi Saksi Ahli Sidang Korupsi Abdul Wahid
Sidang Korupsi Abdul Wahid, Ahli Sebut Perintah Gubernur Nonaktif Merupakan Ketegasan Pimpinan
Identitas Pria Tewas di Kawasan Garuda Sakti Terungkap, Polisi Selidiki Penyebab Kematiannya
Gegerkan Warga, Jenazah Pria Ditemukan Tergantung di Kawasan Garuda Sakti
JPU KPK Optimistis Konstruksi Korupsi di Dinas PUPR Riau Terbukti
Sidang Korupsi Abdul Wahid, Saksi Ahli Sebut Penunjukan Tenaga Ahli Gubernur Riau Sesuai Kebutuhan Daerah
Mantan Pj Gubernur Riau Jadi Saksi Ahli Sidang Korupsi Abdul Wahid
Sidang Korupsi Abdul Wahid, Ahli Sebut Perintah Gubernur Nonaktif Merupakan Ketegasan Pimpinan