Keterbatasan Fiskal, Pemprov Riau Apresiasi Kemandirian TVRI Kembangkan Sektor Kreatif
RIAUIN.COM - Pemerintah Provinsi Riau mendorong lembaga penyiaran publik dan instansi vertikal di wilayahnya untuk meminimalkan ketergantungan pada anggaran negara dalam mengembangkan potensi daerah. Kolaborasi dengan sektor swasta dinilai menjadi kunci penggerak ekonomi baru di tengah ruang fiskal daerah yang sedang terbatas.
Hal itu mengemuka saat peresmian fasilitas ruang kreatif yang diinisiasi oleh Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI Stasiun Riau di Jalan Durian, Pekanbaru, Jumat (26/6/2026). Kerja sama pemanfaatan aset publik bersama pelaku usaha lokal ini diharapkan mampu memicu perputaran ekonomi tanpa membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Riau Supriyadi yang mewakili Pelaksana Tugas Gubernur Riau menyatakan, strategi TVRI Riau dalam menggandeng mitra bisnis merupakan langkah taktis yang patut dicontoh oleh institusi lain. Upaya ini membuktikan bahwa pengembangan kapasitas sumber daya manusia dan industri kreatif tetap bisa berjalan optimal tanpa harus menunggu ketersediaan dana pemerintah.
"Kami sangat mengapresiasi terobosan TVRI Riau. Di tengah situasi fiskal pusat dan daerah yang menantang, mereka jeli melihat potensi dengan menggandeng pelaku usaha guna memperkuat perputaran ekonomi lokal," ujar Supriyadi seusai meresmikan fasilitas tersebut.
Supriyadi menambahkan, keberadaan wadah kolaborasi semacam ini sangat krusial bagi Provinsi Riau demi memicu lahirnya wirausahawan muda baru. Jika ekosistem ini tumbuh, ruang kerja baru akan terbuka secara mandiri dan berkontribusi langsung pada kesejahteraan masyarakat di Bumi Lancang Kuning.
Di sisi lain, optimalisasi aset ini juga berdampak langsung pada penyerapan tenaga kerja lokal di Pekanbaru. Manajemen penyiaran tidak lagi sekadar memproduksi konten informasi, tetapi juga bertransformasi menjadi fasilitator pertumbuhan ekonomi warga sekitar.
Kepala LPP TVRI Stasiun Riau Didik Kusjadmika menjelaskan, pihaknya sengaja bermitra dengan pelaku usaha kuliner Pade Kuphi Pekanbaru untuk mengelola operasional pusat kreativitas tersebut. Pola kemitraan ini sengaja dipilih agar pengelolaan fasilitas berjalan profesional dan berkelanjutan.
"Melalui kerja sama ini, kami berhasil menyerap 50 tenaga kerja baru di lingkungan TVRI. Ini langkah konkret kami untuk membantu masyarakat membuka lapangan kerja di sektor industri kreatif," kata Didik.
Menurut Didik, ruang publik ini dirancang sebagai pusat akselerasi ide bagi komunitas lokal. Karya-karya inovatif yang lahir dari tempat ini nantinya diharapkan tidak hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga mampu memperkaya konten siaran publik yang mengangkat identitas budaya Riau ke panggung nasional. (Bil)
Berita Lainnya
Tingkatkan PAD dari Sektor Migas, DPRD Riau Minta PT Riau Petroleum Maksimalkan Dana PI
Lapas Pekanbaru Perketat Pemeriksaan Sipir demi Jaga Integritas Pemasyarakatan Riau
RSUD Arifin Achmad Riau Padat, Pengawasan Obat Diperketat
Semarak 10 Muharram 1448 H di Masjid Raya An-Nur, BPMR Riau Hadirkan Kajian Hadits Musalsal dan Satuni Anak Yatim
Hotspot di Riau Melonjak Jadi 14 Titik, Siak Paling Rawan
Polda Riau Cari Kampung Anti Narkoba Terbaik untuk Lomba Nasional
Tingkatkan PAD dari Sektor Migas, DPRD Riau Minta PT Riau Petroleum Maksimalkan Dana PI
Lapas Pekanbaru Perketat Pemeriksaan Sipir demi Jaga Integritas Pemasyarakatan Riau
RSUD Arifin Achmad Riau Padat, Pengawasan Obat Diperketat
Semarak 10 Muharram 1448 H di Masjid Raya An-Nur, BPMR Riau Hadirkan Kajian Hadits Musalsal dan Satuni Anak Yatim
Hotspot di Riau Melonjak Jadi 14 Titik, Siak Paling Rawan
Polda Riau Cari Kampung Anti Narkoba Terbaik untuk Lomba Nasional