Distankan Pekanbaru Targetkan 200 Hewan Peliharaan Divaksinasi Rabies Gratis
RIAUIN.COM - Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Pekanbaru menargetkan sebanyak 200 ekor hewan peliharaan di wilayah setempat menerima suntikan vaksin rabies massal tanpa dipungut biaya. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya memutus rantai penularan zoonosis atau penyakit yang menular dari hewan ke manusia di Provinsi Riau, khususnya di ibu kota provinsi.
Program pembersihan risiko penularan rabies tersebut rencananya dilaksanakan di halaman Kantor Dinas Pertanian dan Perikanan (Distankan) Kota Pekanbaru, Jalan Ibrahim Sattah, Kecamatan Sail, pada Rabu (1/7/2026). Kegiatan ini sengaja dirancang untuk memfasilitasi para pemilik hewan peliharaan agar lebih mudah mengontrol kesehatan satwa mereka.
Kepala Distankan Kota Pekanbaru Maisisco menyampaikan bahwa agenda ini bertepatan dengan momentum Hari Ulang Tahun Ke-242 Pekanbaru sekaligus menandai dimulainya bulan vaksinasi rabies yang digerakkan secara serentak. Hewan-hewan yang menjadi sasaran utama dalam program ini meliputi kucing, anjing, monyet atau kera, serta musang.
"Kami mengajak masyarakat pemilik satwa untuk memanfaatkan momentum ini demi menciptakan lingkungan pemukiman yang aman dan sehat dari ancaman gigitan hewan pembawa rabies," ujar Maisisco di Pekanbaru, Kamis (25/6/2026).
Meskipun kuota disediakan secara gratis, Distankan Pekanbaru menetapkan sejumlah regulasi medis yang ketat sebelum menyuntikkan vaksin. Beberapa syarat utama yang wajib dipenuhi antara lain hewan harus dalam kondisi bugar, berusia paling rendah tiga bulan, tidak dalam keadaan hamil atau bunting, serta memiliki perilaku yang dapat ditenangkan oleh pemiliknya saat tindakan medis dilakukan.
Bagi warga Riau yang berdomisili di Pekanbaru dan ingin mendaftarkan satwa kesayangannya, panitia telah membuka akses pendaftaran digital melalui tautan resmi s.id/VaksinHewanGratisPku. Pelayanan pemberian vaksin pada hari pelaksanaan akan dibuka mulai pukul 08.00 WIB dan dijadwalkan berakhir pada pukul 15.00 WIB. (Bil)
Berita Lainnya
Dinas Kesehatan Pekanbaru Tata Ulang Sistem Distribusi Obat untuk Cegah Kedaluwarsa
Pemko Pekanbaru Integrasikan 38 Sekolah Swasta untuk Atasi Krisis Daya Tampung
KI Riau Tetapkan Mutu Transparansi Badan Publik, Pekanbaru Raih Nilai Tertinggi
DLHK Pekanbaru Siapkan Skema Pengalihan Anggaran Sampah ke Sektor Publik
HUT Pekanbaru, ASN Diminta Pangkas Birokrasi Lambat
Ekonomi Tumbuh 8 Persen, Pekanbaru Jadi Motor Utama Pertumbuhan Bumi Lancang Kuning
Dinas Kesehatan Pekanbaru Tata Ulang Sistem Distribusi Obat untuk Cegah Kedaluwarsa
Pemko Pekanbaru Integrasikan 38 Sekolah Swasta untuk Atasi Krisis Daya Tampung
KI Riau Tetapkan Mutu Transparansi Badan Publik, Pekanbaru Raih Nilai Tertinggi
DLHK Pekanbaru Siapkan Skema Pengalihan Anggaran Sampah ke Sektor Publik
HUT Pekanbaru, ASN Diminta Pangkas Birokrasi Lambat
Ekonomi Tumbuh 8 Persen, Pekanbaru Jadi Motor Utama Pertumbuhan Bumi Lancang Kuning