• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
    • DPRD Pekanbaru
    • DPRD Riau
    • DPRD Inhil
    • DPRD Inhu
  • More
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Siak
    • Indragiri Hulu
    • Indragiri Hilir
    • Bengkalis
    • Kuantan Singingi
    • Rokan Hilir
    • Rokan Hulu
    • Meranti
    • Dumai
    • Kampar
    • Galeri Foto
    • Video
    • Pemilu
    • Sumbar
    • Kepri
    • Peristiwa
    • Olahraga
    • TNI/Polri
    • Tokoh
    • CSR
    • Advertorial
    • Kesehatan
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
  • Pekanbaru
  • Pelalawan
  • Siak
  • Indragiri Hulu
  • Indragiri Hilir
  • Bengkalis
  • Kuantan Singingi
  • Rokan Hilir
  • Rokan Hulu
  • Meranti
  • Dumai
  • Kampar
  • Galeri Foto
  • Video
  • Pemilu
  • Sumbar
  • Kepri
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • TNI/Polri
  • Tokoh
  • CSR
  • Advertorial
  • Kesehatan
  • DPRD Pekanbaru
  • DPRD Riau
  • DPRD Inhil
  • DPRD Inhu
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Dahaga Fiskal di Negeri Kaya Minyak: Menagih Hak Bagi Hasil Siak yang Mengendap di Pusat
06 Oktober 2026
Enam Pabrik Sawit di Kuansing Disegel, Ribuan Petani Terimpit Disrupsi
06 Oktober 2026
Garuda Mengukir Sejarah di Gelora Bung Karno
05 Oktober 2026
Saat Netanyahu Pidato di Depan Kursi Kosong
25 September 2026
Sebanyak 21 Anggota DPRD Kuansing Sempat Jadi Temuan NHP BPK Senilai Rp163 Juta, Polisi Dalami Bukti Lain
23 September 2026

  • Home
  • Nasional

Realisasi Retribusi Perikanan Baru 5,16 Persen, Pajak Sarang Walet Kuansing Masih Nol

Redaksi

Jumat, 14 Agustus 2026 11:50:18 WIB
Cetak

Sarang Walet

 

"Potensi ekonomi yang melimpah di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) ternyata belum berbanding lurus dengan penerimaan kas daerah. Meskipun menyandang predikat sebagai salah satu sentra budidaya ikan nila utama di Riau serta menjadi lokasi maraknya bisnis sarang burung walet beromzet puluhan miliar rupiah, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari kedua sektor unggulan tersebut justru terpuruk di titik nadir hingga awal Agustus 2026.'

Laporan: Hendrianto.

RIAUIN.COM— Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) dari sektor perikanan baru terealisasi sebesar Rp 15,76 juta hingga awal Agustus 2026. Angka tersebut baru mencapai 5,16 persen dari target tahunan sebesar Rp 305,4 juta.

Berdasarkan data Laporan Target dan Realisasi PAD Kabupaten Kuansing per 7 Agustus 2026, penerimaan tersebut bersumber dari retribusi penjualan hasil produksi usaha daerah—dikelola Dinas Perikanan sebesar Rp 10,91 juta (3,72 persen dari target Rp 293,4 juta), yang terdiri atas penjualan benih ikan Rp 8,43 juta dan pakan ikan Rp 2,47 juta.

Adapun retribusi pemanfaatan aset daerah terealisasi Rp 4,85 juta atau 40,46 persen dari target Rp 12 juta.

Minimnya penerimaan retribusi daerah ini kontras dengan predikat Kuansing sebagai salah satu sentra budidaya ikan nila utama di Riau. Volume produksi nila di wilayah ini mencatatkan pertumbuhan pesat hingga menembus kisaran 4.900 ton per tahun, dengan titik pusat di Kecamatan Sentajo Raya, Kuantan Tengah, Benai, Singingi Hilir, dan Gunung Toar melalui sistem kolam darat dan keramba Sungai Kuantan.

Namun, berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (UU HKPD), pemda dilarang memungut pajak atas usaha budidaya perikanan masyarakat.

Penerimaan daerah murni mengandalkan retribusi dari Balai Benih Ikan (BBI) milik pemda. Rendahnya capaian BBI mengindikasikan sebagian besar pembudidaya lokal beralih menyerap pasokan benih dan pakan dari penyedia swasta.

Potensi Walet Menembus 3 Ton per Tahun, Penerimaan Pajak Nol.

Masalah penerimaan daerah juga terjadi pada Pajak Sarang Burung Walet (SBW) yang masih mencatatkan angka realisasi nol rupiah, meskipun ruko dan penangkaran walet tumbuh marak di Kuansing. Berbeda dari sektor perikanan, Pajak SBW secara eksplisit merupakan wewenang penuh Pajak Daerah Kabupaten/Kota.

Penelusuran tata niaga mengindikasikan bahwa Kuansing memiliki sekitar 100 hingga 200 bangunan penangkaran walet aktif yang tersebar dari Kuantan Tengah, Kuantan Hilir hingga Kuantan Mudik.

Dengan estimasi rata-rata produktivitas 1–3 kg per bulan per gedung, potensi panen sarang walet di Kuansing diperkirakan menembus 1,2 ton hingga 3,5 ton (1.200–3.500 kg) per tahun. Di tingkat peternak, nilai ekonomis komoditas ini mencapai puluhan miliar rupiah.

Kendati demikian, pencatatan resmi kuantitas fisik sarang walet di tingkat pemda belum pernah terwujud. Hal ini dibenarkan oleh salah seorang pengusaha pembeli dan pengepul sarang walet asal Pekanbaru yang kerap beroperasi di wilayah Kuansing.

Pengakuan Pengusaha Walet Asal Pekanbaru

Pria yang enggan disebutkan namanya ini mengaku rutin turun langsung ke ruko-ruko penangkaran di Teluk Kuantan hingga Kuantan Mudik setiap musim panen tiba.

"Setiap bulan saya bisa menyerap sekitar 20 sampai 50 kilogram sarang walet kelas mangkok dan sudut langsung dari pemilik gedung di Kuansing. Transaksinya selalu cash di tempat. Dari Kuansing barang langsung kami bawa ke Pekanbaru untuk pembersihan (cleaning) sebelum dikirim ke luar daerah atau diekspor," ungkapnya saat dihubungi, Jumat (14/8/2026).

Ia tidak menampik bahwa aliran komoditas berharga jutaan rupiah per kilogram tersebut hampir tidak pernah tersentuh potongan pajak daerah di tingkat kabupaten.

"Memang dari pihak daerah (Pemkab Kuansing) tidak ada pengawasan atau pungutan di jalan. Pemilik gedung juga sukanya terima bersih uang tunai tanpa mau ribet potong pajak. Pihak karantina biasanya baru memeriksa kelengkapan dokumen saat sarang walet siap terbang keluar dari Pekanbaru. Jadi kalau di Kuansing sendiri, lalu lintas barangnya memang sangat cair dan informal," bebernya.

Guna mengatasi potensi kebocoran dan optimasi PAD pada dua sektor ini, mestinya Pemkab Kuansing dituntut mengambil beberapa langkah strategis. Diantaranya, Bapenda bersama Dinas Perizinan dan Satpol PP perlu menginventarisasi seluruh bangunan penangkaran walet dan mengaitkan kepatuhan pajak dengan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

Dan mengubah sistem self-assessment murni dengan membentuk tim uji petik lapangan untuk menilai kapasitas produksi gedung dan menetapkan standar minimal pajak secara objektif.

Serta menerbitkan regulasi tata niaga yang mewajibkan pengepul terdaftar melunasi kewajiban pajak daerah sebelum komoditas sarang walet dikeluarkan dari wilayah Kuansing.

Selanjutnya Pemda juga diminta memperbaiki sarana dan layanan Balai Benih Ikan agar mampu menyediakan bibit berkualitas dan pakan bersaing, guna mendorong pembudidaya kembali memanfaatkan fasilitas daerah. (***) 

 


Sumber : Riauin.com /  Editor : Hendrianto


[Ikuti Riauin.com Melalui Sosial Media]


Riauin.com

Berita Lainnya

Dahaga Fiskal di Negeri Kaya Minyak: Menagih Hak Bagi Hasil Siak yang Mengendap di Pusat

Jaga Penyu, Lestarikan Laut: PLN Peduli Perkuat Konservasi dan Ekonomi Pesisir Pulau Mapur

Pesona Diva Kuansing di Panggung DA8

Jaga Nadi Energi Nasional, Danantara, PLN, dan Pertamina Perkuat Keandalan Kelistrikan WK Rokan

PLN Dorong Songket Banyuasin Naik Kelas, Perkuat Perajin Lokal hingga Bidik Pasar Global

PLN Hidupkan Regenerasi Penenun Muda, Kilau Songket Banyuasin Gerakkan Ekonomi Desa Merah Mata

Dahaga Fiskal di Negeri Kaya Minyak: Menagih Hak Bagi Hasil Siak yang Mengendap di Pusat

Jaga Penyu, Lestarikan Laut: PLN Peduli Perkuat Konservasi dan Ekonomi Pesisir Pulau Mapur

Pesona Diva Kuansing di Panggung DA8

Jaga Nadi Energi Nasional, Danantara, PLN, dan Pertamina Perkuat Keandalan Kelistrikan WK Rokan

PLN Dorong Songket Banyuasin Naik Kelas, Perkuat Perajin Lokal hingga Bidik Pasar Global

PLN Hidupkan Regenerasi Penenun Muda, Kilau Songket Banyuasin Gerakkan Ekonomi Desa Merah Mata

TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Dahaga Fiskal di Negeri Kaya Minyak: Menagih Hak Bagi Hasil Siak yang Mengendap di Pusat
  • 2 Enam Pabrik Sawit di Kuansing Disegel, Ribuan Petani Terimpit Disrupsi
  • 3 Garuda Mengukir Sejarah di Gelora Bung Karno
  • 4 Warga Pekanbaru Bisa Beli Sembako Murah di 5 Lokasi Ini hingga Jumat
  • 5 Jaga Ketahanan Wilayah Riau, TNI dan Pemprov Tekankan Kerja Sama Lintas Sektor
  • 6 BMKG Minta Warga Riau Waspadai Hujan Badai dan Potensi Asap
  • 7 IHK Riau Naik Jadi 114,27, Inflasi Bulanan September 2026 Tembus 0,64 Persen
  • 8 Pedagang STC Tetap Bisa Berdagang Pasca-BGS Berakhir, Pemko Pekanbaru Buka Skema Sewa Langsung
  • 9 BMKG Riau Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem dan Minta Warga Waspadai 11 Hotspot
Terkini +INDEKS

Lonjakan Hotspot di Sumatera Tembus 4.806 Titik, BMKG Imbau Pakai Masker

07 Oktober 2026
Jarak Pandang Hanya 600 Meter, Pesawat Lion Air Gagal Mendarat di Bandara SSK II Pekanbaru
07 Oktober 2026
Aksi Telepon Palsu ke Layanan TRC 112 Ancam Keselamatan Warga Pekanbaru
06 Oktober 2026
Harga TBS Sawit Mitra Swadaya Riau Turun Jadi Rp3.733 per Kilogram
06 Oktober 2026
Tiga Jalan Utama Pekanbaru Diperlebar, Kemacetan Mulai Terurai
06 Oktober 2026
Kasus Penipuan Proyek Batu Bara Rp495 Juta, Ayah Selebgram di Pekanbaru Jadi Tersangka
06 Oktober 2026
BSSN Beri Penghargaan Riau atas Pemenuhan Tim Tanggap Insiden Siber
06 Oktober 2026
Dahaga Fiskal di Negeri Kaya Minyak: Menagih Hak Bagi Hasil Siak yang Mengendap di Pusat
06 Oktober 2026
Pasokan Terbagi ke Jakarta, Cabai Bukittinggi di Pekanbaru Tembus Rp120 Ribu
06 Oktober 2026
Sisir Sungai Kuantan, Tim Gabungan Polsek Cerenti Tutup Paksa Tambang Ilegal
06 Oktober 2026

KABUPATEN+INDEKS
  • 1 Pekanbaru
  • 2 Pelalawan
  • 3 Siak
  • 4 Indragiri Hulu
  • 5 Indragiri Hilir
  • 6 Bengkalis
  • 7 Kuantan Singingi
  • 8 Rokan Hilir
  • 9 Rokan Hulu
  • 10 Meranti
  • 11 Dumai
  • 12 Kampar
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Riauin.com ©2015 By Delapa Media Tenologi | All Right Reserved