Garuda Mengukir Sejarah di Gelora Bung Karno
Saat Netanyahu Pidato di Depan Kursi Kosong
Harga TBS Sawit Mitra Swadaya Riau Turun Jadi Rp3.733 per Kilogram
RIAUIN.COM - Dinas Perkebunan Provinsi Riau menetapkan penurunan harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit petani mitra swadaya sebesar Rp133,23 per kilogram untuk periode 7 hingga 13 Oktober 2026. Penurunan yang mencapai 3,45 persen ini membuat harga pembelian TBS untuk kelompok umur 9 tahun berada di angka Rp3.733,74 per kilogram.
Penetapan harga tersebut disepakati dalam rapat tim penetapan harga Dinas Perkebunan Provinsi Riau pada Selasa (6/10/2026). Penurunan harga pada pekan ini dipicu oleh merosotnya harga pasar minyak sawit mentah (CPO) dan kernel di tingkat produsen.
Kabid Pengolahan dan Pemasaran Dinas Perkebunan Riau, Dr. Defris Hatmaja, SP, M.Si, menjelaskan bahwa kondisi pasar global dan lokal sangat memengaruhi penetapan harga pekan ini.
"Penurunan harga minggu ini lebih disebabkan karena faktor turunnya harga CPO dan kernel," kata Dr. Defris Hatmaja, SP, M.Si.
Dalam laporan resmi penetapan, harga penjualan CPO mengalami penurunan sebesar Rp489,13 per kilogram dibandingkan pekan sebelumnya menjadi Rp15.063,53 per kilogram. Sementara itu, harga kernel anjlok hingga Rp698 per kilogram menjadi Rp13.573 per kilogram. Penetapan ini juga menggunakan kalkulasi Indeks K sebesar 93,30 persen, harga cangkang Rp24,65 per kilogram, dan BOTL 0,61 persen.
Sejumlah pabrik kelapa sawit (PKS) tercatat tidak melakukan transaksi penjualan pada periode penetapan kali ini. Merujuk Permentan Nomor 13 Tahun 2024 Pasal 16, tim penetapan harga mengacu pada harga rata-rata tim, atau menggunakan acuan harga rata-rata KPBN jika terkena validasi dua. Untuk pekan ini, harga rata-rata CPO KPBN tercatat sebesar Rp15.050 per kilogram dan kernel KPBN sebesar Rp12.903 per kilogram.
Beberapa PKS lokal yang mengalami penurunan harga jual CPO di antaranya PT Inecda yang turun Rp506 menjadi Rp15.082 per kilogram. PT Salim Ivomas Pratama Kayangan juga mencatat penurunan harga CPO sebesar Rp456,67 menjadi Rp15.058,33 per kilogram. Adapun transaksi CPO PT Salim Ivomas Pratama Sungai Dua berada di angka Rp15.063,89 per kilogram dan unit Balam sebesar Rp15.056,25 per kilogram.
Meskipun tren harga sawit sedang melemah, pemerintah daerah berjanji akan terus memperketat pengawasan dan perbaikan tata kelola penetapan harga demi melindungi hak para petani mitra.
"Dalam penetapan harga TBS, Dinas Perkebunan Provinsi Riau dan Tim Penetapan Harga selalu melakukan perbaikan tata kelola agar sesuai dengan regulasi dan berkeadilan untuk kedua belah pihak yang bermitra," ujar Dr. Defris Hatmaja, SP, M.Si.
Ia menambahkan, perbaikan tata kelola ini merupakan komitmen bersama yang disokong oleh Pemerintah Provinsi Riau dan Kejaksaan Tinggi Riau demi menjaga tingkat pendapatan petani.
Adapun rincian penetapan harga TBS untuk seluruh kelompok umur tanaman pekan ini meliputi umur 3 tahun sebesar Rp2.890,13 per kilogram; umur 4 tahun Rp3.223,94; umur 5 tahun Rp3.460,47; umur 6 tahun Rp3.594,00; umur 7 tahun Rp3.674,96; dan umur 8 tahun Rp3.719,52. Sementara untuk umur 10-20 tahun ditetapkan Rp3.694,68 per kilogram.
Untuk tanaman sawit umur tua, harga TBS umur 21 tahun ditetapkan Rp3.632,29 per kilogram; umur 22 tahun Rp3.560,48; umur 23 tahun Rp3.478,83; umur 24 tahun Rp3.416,99; umur 25 tahun Rp3.366,26; umur 26 tahun Rp3.347,99; umur 27 tahun Rp3.319,75; umur 28 tahun Rp3.266,20; umur 29 tahun Rp3.226,86; serta umur 30 tahun sebesar Rp3.136,91 per kilogram.
Seluruh ketetapan harga ini mengacu pada Permentan Nomor 13 Tahun 2024 dan Keputusan Dirjenbun Nomor 144/Kpts./PP.320/E/12/2025, serta berlaku resmi mulai Rabu, 7 Oktober hingga Selasa, 13 Oktober 2026. (Bil)
Berita Lainnya
BSSN Beri Penghargaan Riau atas Pemenuhan Tim Tanggap Insiden Siber
Petani Sawit Plasma Riau Hadapi Penurunan Harga TBS Sepekan Ke Depan
Sumsel Sumbang 2.511 Hotspot di Sumatera, 8 Titik Tersebar di Riau
Riau Terapkan Manajemen Talenta ASN dan Sistem Biometrik Pembayaran TPP
Ratusan Generasi Muda Riau Mengenal Industri Migas Lebih Dekat Bersama PHR
Pemprov Riau Alokasikan Anggaran 2027 Prioritaskan Layanan Kesehatan dan Pendidikan
BSSN Beri Penghargaan Riau atas Pemenuhan Tim Tanggap Insiden Siber
Petani Sawit Plasma Riau Hadapi Penurunan Harga TBS Sepekan Ke Depan
Sumsel Sumbang 2.511 Hotspot di Sumatera, 8 Titik Tersebar di Riau
Riau Terapkan Manajemen Talenta ASN dan Sistem Biometrik Pembayaran TPP
Ratusan Generasi Muda Riau Mengenal Industri Migas Lebih Dekat Bersama PHR
Pemprov Riau Alokasikan Anggaran 2027 Prioritaskan Layanan Kesehatan dan Pendidikan