Saat Netanyahu Pidato di Depan Kursi Kosong
Kasus ISPA Tembus 1.363, Wali Murid di Kuansing Minta PJJ Diperpanjang
IHK Riau Naik Jadi 114,27, Inflasi Bulanan September 2026 Tembus 0,64 Persen
RIAUIN.COM - Indeks Harga Konsumen (IHK) Provinsi Riau melonjak dari 113,54 pada Agustus 2026 menjadi 114,27 pada September 2026. Kenaikan tersebut memicu inflasi bulanan (month-to-month) di Riau sebesar 0,64 persen pada September 2026.
Secara tahunan (year-on-year), Riau mencatatkan inflasi sebesar 2,79 persen, sedangkan inflasi tahun kalender (year-to-date) berada di angka 1,84 persen.
"Pada bulan September 2026 Provinsi Riau mengalami inflasi bulanan sebesar 0,64 persen atau terjadi kenaikan indeks harga konsumen dari 113,54 pada Agustus 2026 menjadi 114,27 pada September 2026," kata Statistisi Ahli Madya BPS Provinsi Riau, Dr. Fitri Hariyanti.
Fitri menjelaskan, kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi pendorong utama inflasi bulanan dengan laju 1,76 persen dan memberikan andil sebesar 0,58 persen. Kelompok pendidikan turut menyumbang inflasi 0,55 persen dengan andil 0,03 persen, diikuti kelompok transportasi yang mengalami inflasi 0,27 persen dengan andil 0,03 persen.
Kenaikan harga pada sejumlah komoditas menjadi pemicu utama inflasi bulanan. Komoditas tersebut meliputi cabai merah, ayam hidup, cabai rawit, mobil, ikan serai, biaya akademi/perguruan tinggi, bensin, bawang merah, udang basah, telepon seluler, roti manis, dan ikan nila.
Meski demikian, laju inflasi bulanan tertahan oleh deflasi pada beberapa komoditas, seperti emas perhiasan, kentang, tarif angkutan udara, bayam, tomat, terong, buncis, jeruk, ketimun, sawi putih, kol putih, bawang putih, dan kembang kol.
Untuk inflasi tahunan, kelompok makanan, minuman, dan tembakau tetap memberikan andil terbesar, yakni 0,69 persen. Kelompok lain yang memberikan andil signifikan meliputi perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,62 persen, transportasi 0,59 persen, penyediaan makanan dan minuman/restoran 0,32 persen, serta perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,20 persen.
Sektor kesehatan serta informasi, komunikasi, dan jasa keuangan masing-masing memberikan andil 0,09 persen. Sektor pendidikan menyumbang 0,08 persen, rekreasi, olahraga, dan budaya 0,05 persen, serta kelompok perlengkapan rumah tangga dan kelompok pakaian masing-masing 0,03 persen.
Komoditas utama yang mendorong inflasi tahunan antara lain emas perhiasan, biaya pemeliharaan/servis, daging ayam ras, bensin, ayam hidup, cabai rawit, minyak goreng, ikan patin, ikan serai, nasi dengan lauk, sigaret kretek mesin (SKM), ikan nila, telepon seluler, ikan lele, beras, dan ikan tongkol.
Sebaliknya, pendorong deflasi tahunan mencakup cabai merah, bawang merah, jengkol, kentang, kol putih, sabun detergen bubuk, cabai hijau, tempe, buncis, petai, bawang putih, kacang panjang, sepatu pria, telur ayam ras, sabun mandi cair, sandal kulit wanita, gaun wanita, blus wanita, tarif kendaraan roda empat online, dan mi kering instan.
"Seluruh kabupaten dan kota IHK di Provinsi Riau mengalami inflasi secara bulanan maupun tahunan pada September 2026," ujar Fitri.
Kabupaten Kampar mencatat inflasi bulanan tertinggi sebesar 0,82 persen, sedangkan Tembilahan mencatat inflasi terendah sebesar 0,20 persen. Secara tahunan, Kampar kembali menempati posisi tertinggi dengan inflasi 3,21 persen, sementara Kota Dumai mencatat inflasi tahunan terendah sebesar 2,35 persen. -Juh
Berita Lainnya
Riau Jadi Tuan Rumah IRFW Season IV, Batik Lokal Diharapkan Mampu Bersaing Global
Hadapi Tantangan Karhutla dan PETI, Pemprov Riau Siap Bersinergi dengan Kapolda Baru
Irjen Arman Achdiat Resmi Jabat Kapolda Riau Gantikan Irjen Herry Heryawan
BMKG Riau Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem dan Minta Warga Waspadai 11 Hotspot
Realisasi Belanja Modal Pemda se-Riau Anjlok 31,10 Persen per Agustus 2026
Batik Mandau dan Batik Dumai : Kemandirian Ekonomi yang Dilukis dalam Helai Pelestarian Budaya
Riau Jadi Tuan Rumah IRFW Season IV, Batik Lokal Diharapkan Mampu Bersaing Global
Hadapi Tantangan Karhutla dan PETI, Pemprov Riau Siap Bersinergi dengan Kapolda Baru
Irjen Arman Achdiat Resmi Jabat Kapolda Riau Gantikan Irjen Herry Heryawan
BMKG Riau Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem dan Minta Warga Waspadai 11 Hotspot
Realisasi Belanja Modal Pemda se-Riau Anjlok 31,10 Persen per Agustus 2026
Batik Mandau dan Batik Dumai : Kemandirian Ekonomi yang Dilukis dalam Helai Pelestarian Budaya