Saat Netanyahu Pidato di Depan Kursi Kosong
Kasus ISPA Tembus 1.363, Wali Murid di Kuansing Minta PJJ Diperpanjang
Riau Jadi Tuan Rumah IRFW Season IV, Batik Lokal Diharapkan Mampu Bersaing Global
RIAUIN.COM - Perkumpulan Perempuan Pengusaha Ekonomi Kreatif (Puan Aspekraf) menggelar International Riau Fashion Week (IRFW) Season IV di Hotel Prime Park, Pekanbaru, Sabtu (3/10/2026). Perhelatan fesyen tahunan yang digelar bertepatan dengan Hari Batik Nasional ke-17 ini difokuskan untuk memperkuat posisi batik Riau di kancah internasional.
Agenda ini menghadirkan desainer dari berbagai wilayah Indonesia hingga mancanegara, termasuk Malaysia dan Singapura. Kehadiran para perancang lintas negara tersebut memamerkan ragam kreasi busana sekaligus mengenalkan karakter batik dari daerah masing-masing.
Koordinator Puan Aspekraf, Irna Juita, menegaskan bahwa posisi Riau sebagai tuan rumah ajang internasional menjadi modal penting untuk mendongkrak popularitas motif lokal ke tingkat global.
“Dengan peringatan Hari Batik, semoga batik Riau semakin mendunia. Walaupun di IRFW hari ini desainernya ada dari berbagai daerah dan negara yang menggunakan batik khasnya masing-masing, Riau sebagai tuan rumah tetap menjadi sorotan utama,” kata Irna Juita di lokasi acara.
Irna Juita optimistis bahwa karya para desainer lokal Riau tidak kalah bersaing dengan karya perancang busana luar daerah maupun mancanegara. Menurutnya, potensi fesyen berbasis budaya lokal memiliki porsi besar untuk berkembang di pasar Internasional.
“Menurut saya, desainer lokal justru bisa lebih baik lagi. Indonesia punya potensi yang sangat luar biasa, jadi desainer lokal harus terus berkembang dan tidak boleh berhenti berinovasi,” ujar Irna Juita.
Selain memamerkan karya desainer senior, ajang IRFW Season IV diproyeksikan sebagai platform pembinaan bagi perancang muda yang sedang membangun jenama (brand) independen.
“Untuk para desainer muda, inilah wadah bagi kalian. Puan Aspekraf merangkul desainer yang ingin punya brand atau yang brand-nya ingin terangkat namanya di industri ini,” tutur Irna Juita.
Perhelatan tahun ini mencatatkan partisipasi yang cukup besar dari ekosistem fesyen, dengan keterlibatan sekitar 300 model dan 32 desainer yang memperagakan busana di panggung utama. (Bil)
Berita Lainnya
IHK Riau Naik Jadi 114,27, Inflasi Bulanan September 2026 Tembus 0,64 Persen
Hadapi Tantangan Karhutla dan PETI, Pemprov Riau Siap Bersinergi dengan Kapolda Baru
Irjen Arman Achdiat Resmi Jabat Kapolda Riau Gantikan Irjen Herry Heryawan
BMKG Riau Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem dan Minta Warga Waspadai 11 Hotspot
Realisasi Belanja Modal Pemda se-Riau Anjlok 31,10 Persen per Agustus 2026
Batik Mandau dan Batik Dumai : Kemandirian Ekonomi yang Dilukis dalam Helai Pelestarian Budaya
IHK Riau Naik Jadi 114,27, Inflasi Bulanan September 2026 Tembus 0,64 Persen
Hadapi Tantangan Karhutla dan PETI, Pemprov Riau Siap Bersinergi dengan Kapolda Baru
Irjen Arman Achdiat Resmi Jabat Kapolda Riau Gantikan Irjen Herry Heryawan
BMKG Riau Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem dan Minta Warga Waspadai 11 Hotspot
Realisasi Belanja Modal Pemda se-Riau Anjlok 31,10 Persen per Agustus 2026
Batik Mandau dan Batik Dumai : Kemandirian Ekonomi yang Dilukis dalam Helai Pelestarian Budaya