Polda Riau Penyegaran Besar-besaran, Enam Kapolres dan Pejabat Utama Diganti
RIAUIN.COM - Kepolisian Daerah Riau melakukan perombakan struktur organisasi secara besar-besaran yang menyasar posisi penting mulai dari pejabat utama tingkat markas komando hingga enam kepala kepolisian resor di tingkat kabupaten dan kota. Langkah strategis yang diinstruksikan langsung oleh Markas Besar Polri pada Jumat (26/6/2026) ini difokuskan untuk memperkuat lini pengamanan wilayah serta mengakselerasi kualitas pelayanan publik di seluruh hamparan Provinsi Riau.
Keputusan rotasi jabatan ini tertuang dalam Surat Telegram Kapolri terbaru sebagai bagian dari dinamika kedinasan yang adaptif. Di tingkat Markas Polda Riau, reposisi menyentuh sektor-sektor krusial pendukung jalannya roda institusi, seperti urusan komunikasi publik serta direktorat intelijen yang menjadi mata dan telinga kesatuan dalam memetakan potensi gangguan keamanan di wilayah Bumi Lancang Kuning.
Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, yang resmi menyerahkan tongkat estafet kepemimpinan Bidang Hubungan Masyarakat Polda Riau untuk berpindah tugas ke Lemdiklat Polri, menegaskan bahwa mutasi struktural ini merupakan jawaban atas tantangan tugas di lapangan yang kian dinamis.
"Penyegaran personel ini merupakan langkah penting kepolisian untuk merespons kebutuhan masyarakat Riau yang semakin kompleks dan memerlukan penanganan cepat," kata Zahwani Pandra Arsyad saat memberikan keterangan di Pekanbaru.
Dirinya juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh elemen masyarakat dan kemitraan strategis yang terjalin erat selama masa pengabdiannya di Riau. "Kami sangat berterima kasih atas sinergi luar biasa, terutama dari rekan-rekan media di Riau yang secara konsisten membantu kami menyebarluaskan informasi positif dan menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif," tuturnya menambahkan. Posisi juru bicara Polda Riau tersebut selanjutnya akan diamanahkan kepada Kombes Pol Akmadi.
Selain sektor humas, pergeseran signifikan juga terjadi pada Direktorat Intelijen dan Keamanan Polda Riau. Kombes Pol Wimboko yang selama ini mengawal stabilitas internal ditarik ke Lemdiklat Polri, sedangkan posisi lamanya diisi oleh Kombes Pol Dwi Mulyanto. Pada tataran pembinaan internal, AKBP Ronald Sumaja yang sebelumnya menjabat Wakapolresta Pekanbaru kini dipercaya memperkuat Inspektorat Pengawasan Daerah sebagai Auditor Kepolisian Madya, disusul oleh AKBP Edi Munawar yang menempati pos baru pada Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau.
Struktur kepemimpinan di tingkat wilayah hukum resor juga mengalami perubahan peta komando secara masif untuk menjamin efektivitas pengamanan daerah pesisir dan perbatasan. AKBP Fatikh Dedy Setyawan resmi diangkat sebagai Kapolres Dumai menggantikan AKBP Angga Febrian Herlambang yang mendapatkan promosi sebagai Wadir Polairud Polda Riau. Langkah penyegaran serupa terjadi di wilayah hukum Indragiri Hilir, di mana AKBP Donny Eko Listianto dipercaya memimpin kesatuan menggantikan posisi AKBP Farouk Oktora.
Sementara itu, wilayah Rokan Hilir kini dipimpin oleh AKBP Aldi Alfa Faroqi yang menggantikan AKBP Isa Imam Syahroni. Posisi yang ditinggalkan oleh Aldi Alfa Faroqi sebagai Kapolres Kepulauan Meranti selanjutnya diserahkan kepada AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita. Melalui penyelarasan formasi kepemimpinan yang baru ini, jajaran kepolisian di Riau diharapkan dapat langsung tancap gas dalam mengantisipasi berbagai kerawanan lokal, mulai dari penegakan hukum tindak pidana konvensional hingga mitigasi bencana lingkungan tahunan secara lebih taktis.
Beberapa perwira menengah lain yang turut bergeser dalam gerbong mutasi ini antara lain AKBP M Agus Hidayat yang menempati posisi Wadirsamapta Polda Riau, serta AKBP Budi Setiyono yang mendapatkan promosi di luar wilayah sebagai Dirsamapta Polda Kepulauan Riau. Di sisi lain, reposisi juga melibatkan AKBP Dermawan Marpaung, AKBP Vera Taurensa, AKBP Yesi Chandra Ayu, AKBP Ari Prayitno, serta AKBP Nipwin B Hutabarat guna memastikan keseimbangan organisasi tetap terjaga optimal. (Bil)
Berita Lainnya
Targetkan Tambang Aman, Pemprov Riau Percepat Izin 34 Titik WPR Kuansing
Tingkatkan PAD dari Sektor Migas, DPRD Riau Minta PT Riau Petroleum Maksimalkan Dana PI
Keterbatasan Fiskal, Pemprov Riau Apresiasi Kemandirian TVRI Kembangkan Sektor Kreatif
Lapas Pekanbaru Perketat Pemeriksaan Sipir demi Jaga Integritas Pemasyarakatan Riau
RSUD Arifin Achmad Riau Padat, Pengawasan Obat Diperketat
Semarak 10 Muharram 1448 H di Masjid Raya An-Nur, BPMR Riau Hadirkan Kajian Hadits Musalsal dan Satuni Anak Yatim
Targetkan Tambang Aman, Pemprov Riau Percepat Izin 34 Titik WPR Kuansing
Tingkatkan PAD dari Sektor Migas, DPRD Riau Minta PT Riau Petroleum Maksimalkan Dana PI
Keterbatasan Fiskal, Pemprov Riau Apresiasi Kemandirian TVRI Kembangkan Sektor Kreatif
Lapas Pekanbaru Perketat Pemeriksaan Sipir demi Jaga Integritas Pemasyarakatan Riau
RSUD Arifin Achmad Riau Padat, Pengawasan Obat Diperketat
Semarak 10 Muharram 1448 H di Masjid Raya An-Nur, BPMR Riau Hadirkan Kajian Hadits Musalsal dan Satuni Anak Yatim