Istri Hilang Saat Belanja di Mal SKA, Suami Adakan Sayembara Berhadiah Rp100 Juta
RIAUIN.COM - Sayembara yang digelar Khairudin Siregar untuk mencari istri yang hilang di Kampar, Riau, belum membuahkan hasil. Merasa khawatir, Khairudin akan menaikkan tarif hadiah dari Rp 75 juta menjadi Rp 100 juta.
Khairuddin awalnya ingin memberi imbalan Rp 75 juta bagi siapa saja yang berhasil menemukan istrinya. Karena sang istri tidak kunjung ditemukan, pria asal Tapung, Kampar, itu mempertimbangkan untuk menaikkan tarif.
"Rencananya dalam waktu dekat saya akan naikkan hadiah sayembara untuk mencari istri saya. Rencana Rp 100 juta," terang pria yang lebih akrab disapa Bang Ucok itu, Kamis (8/4/2021).
Untuk menaikkan tarif sayembara menjadi Rp 100 juta, kata Ucok, akan dipertimbangkan dalam beberapa hari ini. Sebab, hingga 20 hari hilang, belum ada kabar keberadaan sang istri, Ervina Lubis.
"Saya lihat kalau dalam hari ini belum ada ditemukan, saya akan naikkan jadi Rp 100 juta, mudah-mudahan ditemukan," imbuh Ucok.
Secara terpisah, Kapolsek Tapung Kompol Sumarno mengaku telah datang ke rumah Khairuddin. Namun Khairuddin enggan membuat laporan terkait hilangnya sang istri.
"Anggota telah menemui dan menanyakan langsung permasalahan kepada pembuat sayembara. Kanit Reskrim AKP Marupa Sibarani dan Panit I Intel Aiptu Amit Elpian pun sudah mendatangi kediaman pembuat sayembara," katanya.
Kepada polisi, Khairuddin menjelaskan asal mula hilangnya sang istri. Mereka awalnya jalan-jalan ke salah satu mal di Pekanbaru, Kamis (18/3) bersama sang anak.
"Waktu itu Khairuddin Siregar bersama istri dan anaknya berangkat dari rumahnya di Desa Tanjung Sawit pergi ke Mal SKA di Pekanbaru. Sesampai di mal, Khairuddin meninggalkan istri dan anak untuk pergi ke Jalan Harapan Raya karena ada keperluan bisnis," katanya.
Setelah menyelesaikan urusan bisnis, lalu Khairuddin pergi makan. Beberapa saat kemudian, ia mendapat berita dari anaknya bahwa sang istri pamit untuk ke toilet tapi tidak kembali lagi.
"Sebelum istrinya hilang, mereka sempat bertengkar karena perselisihan masalah keluarga. Namun, pada saat pergi ke mal, semuanya baik-baik saja," kata Sumarno.
Petugas kemudian memberikan saran agar Khairuddin Siregar membuat laporan secara resmi ke Polsek Tapung. Namun ia enggan melapor karena sudah 3 kali hilang dari rumah.
"Ini kejadian ketiga pergi dari rumah, jadi dia (Khairuddin) tidak mau buat laporan," katanya.
Diketahui, Ervina memiliki ciri wajah oval, berat badan sekitar 54 kg, tinggi 154 cm, kulit putih, dan menggunakan hijab. Selain itu, ada ciri khusus, yakni tahi lalat di dagu. -dani
Berita Lainnya
Dari Pulokerto Gandus, PLN Nyalakan Harapan Pendidikan Anak Usia Dini
Pemadaman Karhutla di Inhu Masih Berlangsung, Manggala Agni Turunkan Water Boming
Enam Rumah di Inhil Ambruk Akibat Longsor Susulan
Longsor Hanyutkan Empat Rumah ke Sungai, Akses Pelabuhan di Inhil Putus
Buaya Muara Sungai Metas Siak Mangsa Warga Kampung Penyengat
Tower Emergency 275 kV Galang–Simangkuk Berhasil Dienergize, Masyarakat Kembali Nikmati Listrik
Dari Pulokerto Gandus, PLN Nyalakan Harapan Pendidikan Anak Usia Dini
Pemadaman Karhutla di Inhu Masih Berlangsung, Manggala Agni Turunkan Water Boming
Enam Rumah di Inhil Ambruk Akibat Longsor Susulan
Longsor Hanyutkan Empat Rumah ke Sungai, Akses Pelabuhan di Inhil Putus
Buaya Muara Sungai Metas Siak Mangsa Warga Kampung Penyengat
Tower Emergency 275 kV Galang–Simangkuk Berhasil Dienergize, Masyarakat Kembali Nikmati Listrik