Presiden Jokowi Kutuk Keras Teror Bom Bunuh Diri di Makassar
RIAUIN.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengutuk keras kejadian bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan. Jokowi juga telah meminta Kapolri untuk mengusut tuntas jaringan pelaku sampai ke akar-akarnya.
"Terkait dengan kejadian aksi terorisme di pintu masuk Gereja Katedral Makassar hari ini, saya mengutuk keras aksi terorisme tersebut dan saya sudah memerintahkan Kapolri untuk mengusut tuntas jaringan-jaringan pelaku dan membongkar jaringan itu sampai ke akar-akarnya," kata Jokowi melalui video yang ditayangkan kanal YouTube Sekretariat Presiden, Minggu (28/3/2021).
Jokowi menegaskan bahwa terorisme adalah kejahatan terhadap kemanusiaan dan tidak ada kaitannya dengan agama apa pun. Jokowi meminta masyarakat tetap tenang dalam beribadah karena negara telah menjamin keamanan umat beragama.
"Seluruh aparat negara tak akan membiarkan tindakan terorisme semacam ini dan saya meminta masyarakat agar tetap tenang menjalankan ibadah karena negara menjamin keamanan umat beragama untuk beribadah tanpa rasa takut," ujarnya. -dani
Berita Lainnya
Dari Pulokerto Gandus, PLN Nyalakan Harapan Pendidikan Anak Usia Dini
Pemadaman Karhutla di Inhu Masih Berlangsung, Manggala Agni Turunkan Water Boming
Enam Rumah di Inhil Ambruk Akibat Longsor Susulan
Longsor Hanyutkan Empat Rumah ke Sungai, Akses Pelabuhan di Inhil Putus
Buaya Muara Sungai Metas Siak Mangsa Warga Kampung Penyengat
Tower Emergency 275 kV Galang–Simangkuk Berhasil Dienergize, Masyarakat Kembali Nikmati Listrik
Dari Pulokerto Gandus, PLN Nyalakan Harapan Pendidikan Anak Usia Dini
Pemadaman Karhutla di Inhu Masih Berlangsung, Manggala Agni Turunkan Water Boming
Enam Rumah di Inhil Ambruk Akibat Longsor Susulan
Longsor Hanyutkan Empat Rumah ke Sungai, Akses Pelabuhan di Inhil Putus
Buaya Muara Sungai Metas Siak Mangsa Warga Kampung Penyengat
Tower Emergency 275 kV Galang–Simangkuk Berhasil Dienergize, Masyarakat Kembali Nikmati Listrik