PILIHAN
Menanam 'Emas Hijau' di Tanah Nelayan Dabo Singkep
05 Juni 2026
Cek Kosong dan Dongkolnya Prabowo
04 Juni 2026
Mengerikan, Karyawan Tewas Masuk Lubang Penuangan Sawit yang sudah Direbus
PEKANBARU, - Kecelakaan kerja terjadi di PT Pelita Agung Agroindustri Simpang Bangko, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis. Salah satu karyawannya yang masih berstatus magang tewas mengenaskan, Rabu (12/4/17).
Korban Ade Irawan (28) asal Deli Serdang, Sumatera Utara, terjatuh kedalam lubang penuangan sawit yang telah direbus (Tippler) dan nyawanya tak tertolong lagi.
"Korban merupakan salah satu karyawan magang lebih kurang tiga bulan di PKS PT PAA, pada bagian penuangan buah sawit yang sudah direbus," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Riau Kombes Guntur Aryo Tejo, di Pekanbaru, Kamis (13/4/17).
Kronologisnya pada siang itu, saksi Pantas Sipangkar (27) dan korban bekerja melakukan pemotongan pada penuangan buah kelapa sawit yang telah direbus dari dalam lori.
Saksi melihat helm yang dikenakan oleh korban terjatuh dan tangannya bergerak masuk ke dalam lubang berisi air di tengah-tengah rel tippler. Setelah itu, saksi memanggil temannya yang lain sebanyak tiga orang salah satunya Supriono, mandor korban untuk membantu menarik korban dari dalam lubang.
Menurut saksi, korban pada saat melintasi bagian dinding atas mesin tippler itu tergelincir dan jatuh ke dalam bagian mesin.
Kemudian korban dibawa ke Rumah Sakit Permata Hati Jl Sudirman Kecamatan Mandau, serta menghubungi keluarganya.
Setelah dilakukan pengecekan oleh dokter RS Permata Hati, korban dinyatakan telah meninggal dunia dengan luka memar pada bagian kepala belakang.
"Luka itu menimbulkan pendarahan serta mengeluarkan darah dari bagian hidung dan telinga," ujar Guntur pula.
Jenazah korban telah diterima oleh kakak kandungnya Ilham Arifin Siregar pada sore harinya, lalu segera dimandikan dan kemudian langsung dibawa ke tempat tinggalnya di daerah Deli Serdang, Sumut. (src)
Korban Ade Irawan (28) asal Deli Serdang, Sumatera Utara, terjatuh kedalam lubang penuangan sawit yang telah direbus (Tippler) dan nyawanya tak tertolong lagi.
"Korban merupakan salah satu karyawan magang lebih kurang tiga bulan di PKS PT PAA, pada bagian penuangan buah sawit yang sudah direbus," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Riau Kombes Guntur Aryo Tejo, di Pekanbaru, Kamis (13/4/17).
Kronologisnya pada siang itu, saksi Pantas Sipangkar (27) dan korban bekerja melakukan pemotongan pada penuangan buah kelapa sawit yang telah direbus dari dalam lori.
Saksi melihat helm yang dikenakan oleh korban terjatuh dan tangannya bergerak masuk ke dalam lubang berisi air di tengah-tengah rel tippler. Setelah itu, saksi memanggil temannya yang lain sebanyak tiga orang salah satunya Supriono, mandor korban untuk membantu menarik korban dari dalam lubang.
Menurut saksi, korban pada saat melintasi bagian dinding atas mesin tippler itu tergelincir dan jatuh ke dalam bagian mesin.
Kemudian korban dibawa ke Rumah Sakit Permata Hati Jl Sudirman Kecamatan Mandau, serta menghubungi keluarganya.
Setelah dilakukan pengecekan oleh dokter RS Permata Hati, korban dinyatakan telah meninggal dunia dengan luka memar pada bagian kepala belakang.
"Luka itu menimbulkan pendarahan serta mengeluarkan darah dari bagian hidung dan telinga," ujar Guntur pula.
Jenazah korban telah diterima oleh kakak kandungnya Ilham Arifin Siregar pada sore harinya, lalu segera dimandikan dan kemudian langsung dibawa ke tempat tinggalnya di daerah Deli Serdang, Sumut. (src)
Berita Lainnya
Kesaksian Dani M Nursalam, Komitmen Rp 1 Miliar untuk Abdul Wahid Kandas karena OTT
Polres Rohil Bongkar Jaringan Pengedar Ekstasi Rumahan di Tanah Putih
Sidang Kasus Abdul Wahid, SF Hariyanto Ungkap Adanya Permintaan Komisi 5 Persen untuk Jatah Gubernur
Lima Bulan, Polda Riau Tangkap 525 Pelaku Kriminalitas Jalanan
Sidang Abdul Wahid, SF Hariyanto Ngaku Ditepikan dalam Pembahasan Anggaran Riau
Diwarnai Massa Unjuk Rasa, Sidang Kasus Abdul Wahid Hadirkan Plt Gubri SF Harianto
Kesaksian Dani M Nursalam, Komitmen Rp 1 Miliar untuk Abdul Wahid Kandas karena OTT
Polres Rohil Bongkar Jaringan Pengedar Ekstasi Rumahan di Tanah Putih
Sidang Kasus Abdul Wahid, SF Hariyanto Ungkap Adanya Permintaan Komisi 5 Persen untuk Jatah Gubernur
Lima Bulan, Polda Riau Tangkap 525 Pelaku Kriminalitas Jalanan
Sidang Abdul Wahid, SF Hariyanto Ngaku Ditepikan dalam Pembahasan Anggaran Riau
Diwarnai Massa Unjuk Rasa, Sidang Kasus Abdul Wahid Hadirkan Plt Gubri SF Harianto