PILIHAN
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Sandiaga Peringati Hari Ibu di Ponorogo, Beri Emak-emak Syal
Ponorogo, Riauin.com - Sandiaga Uno merayakan Hari Ibu jauh dari sang bunda, Mien Uno, dan istrinya, Nur Asia. Ia memperingati Hari Ibu bersama emak-emak sambil berkampanye di Bumi Reog.
Kedatangan Sandi di Desa Bungkal, Ponorogo, Sabtu (22/12/2018), disambut pertunjukan kesenian tradisional gajah-gajahan. Dipandu dengan selawatan, Sandi pun melambai-lambaikan tangan kepada warga. Sontak, sorak-sorai warga pun pecah.
Sesaat setelah turun dari gajah-gajahan, Sandi pun menyerap aspirasi masyarakat secara langsung. Berbagai keluhan masyarakat ia dengarkan, dari masalah subsidi pupuk, kurangnya lapangan kerja, hingga keluhan para petani soal stabilitas harga.
Salah seorang ibu bernama Atik menyampaikan aspirasinya. Mantan TKW itu mengaku kesulitan mendapatkan pekerjaan setelah pulang dari luar negeri. Dia pun berharap, jika Prabowo Subianto-Sandiaga terpilih, keduanya dapat banyak menciptakan lapangan kerja bagi para ibu-ibu.
"Saya ini berasal dari keluarga tidak mampu, orang tua saya tidak mampu membiayai sekolah saya. Akhirnya saya pergi kerja jadi TKW. Selesai masa kontrak, saya pulang. Tapi saya tidak menemukan pekerjaan untuk saya," keluh Atik di hadapan Sandiaga.
Sementara itu, Sandi pun mengaku terharu oleh perjuangan ibu-ibu yang rela menjadi TKW demi menopang perekonomian keluarga. Sebagai bentuk perayaan dalam rangka Hari Ibu, dia pun sengaja memberikan syal untuk Ibu Atik.
"Saya berikan syal untuk Ibu Atik ini perwakilan ibu-ibu Ponorogo, apalagi ini musim hujan ya bisa untuk menghangatkan badan," tutur Sandi sambil mengalungkan syal ke Ibu Atik.
Menurutnya, sosok ibu merupakan sumber inspirasinya. Sandi pun berpesan kepada emak-emak bahwa ibu-ibu merupakan perempuan hebat dan mandiri menjadi tulang punggung pembangunan ekonomi bangsa ke depan.
Sandi menambahkan seorang ibu pun bisa menjadi pilar keutuhan keluarga. Dia mengatakan keutuhan keluarga bisa menghadirkan negara yang kuat.
"Hari Ibu ini bisa menjadi momentum pemberdayaan perempuan di Indonesia," terang dia.
Sandi menyatakan saat ini tengah berjuang keras selama 4 hari terakhir, dari Kediri, Tulungagung, Trenggalek, hingga Ponorogo, untuk menemui masyarakat. Ia mengaku ingin mendengar aspirasi dari masyarakat secara langsung dan bertemu dengan kader partai koalisi untuk menyatukan visi-misi Prabowo-Sandi.
"Hasil survei sudah melewati 40% ini masih tertinggal, tapi masih ada 116 hari lagi, baru ditunjuk ketua relawan akan berjuang ke depan, bukan Prabowo-Sandi, tapi untuk Indonesia Adil Makmur," tandas Sandiaga.(int/nol)
Kedatangan Sandi di Desa Bungkal, Ponorogo, Sabtu (22/12/2018), disambut pertunjukan kesenian tradisional gajah-gajahan. Dipandu dengan selawatan, Sandi pun melambai-lambaikan tangan kepada warga. Sontak, sorak-sorai warga pun pecah.
Sesaat setelah turun dari gajah-gajahan, Sandi pun menyerap aspirasi masyarakat secara langsung. Berbagai keluhan masyarakat ia dengarkan, dari masalah subsidi pupuk, kurangnya lapangan kerja, hingga keluhan para petani soal stabilitas harga.
Salah seorang ibu bernama Atik menyampaikan aspirasinya. Mantan TKW itu mengaku kesulitan mendapatkan pekerjaan setelah pulang dari luar negeri. Dia pun berharap, jika Prabowo Subianto-Sandiaga terpilih, keduanya dapat banyak menciptakan lapangan kerja bagi para ibu-ibu.
"Saya ini berasal dari keluarga tidak mampu, orang tua saya tidak mampu membiayai sekolah saya. Akhirnya saya pergi kerja jadi TKW. Selesai masa kontrak, saya pulang. Tapi saya tidak menemukan pekerjaan untuk saya," keluh Atik di hadapan Sandiaga.
Sementara itu, Sandi pun mengaku terharu oleh perjuangan ibu-ibu yang rela menjadi TKW demi menopang perekonomian keluarga. Sebagai bentuk perayaan dalam rangka Hari Ibu, dia pun sengaja memberikan syal untuk Ibu Atik.
"Saya berikan syal untuk Ibu Atik ini perwakilan ibu-ibu Ponorogo, apalagi ini musim hujan ya bisa untuk menghangatkan badan," tutur Sandi sambil mengalungkan syal ke Ibu Atik.
Menurutnya, sosok ibu merupakan sumber inspirasinya. Sandi pun berpesan kepada emak-emak bahwa ibu-ibu merupakan perempuan hebat dan mandiri menjadi tulang punggung pembangunan ekonomi bangsa ke depan.
Sandi menambahkan seorang ibu pun bisa menjadi pilar keutuhan keluarga. Dia mengatakan keutuhan keluarga bisa menghadirkan negara yang kuat.
"Hari Ibu ini bisa menjadi momentum pemberdayaan perempuan di Indonesia," terang dia.
Sandi menyatakan saat ini tengah berjuang keras selama 4 hari terakhir, dari Kediri, Tulungagung, Trenggalek, hingga Ponorogo, untuk menemui masyarakat. Ia mengaku ingin mendengar aspirasi dari masyarakat secara langsung dan bertemu dengan kader partai koalisi untuk menyatukan visi-misi Prabowo-Sandi.
"Hasil survei sudah melewati 40% ini masih tertinggal, tapi masih ada 116 hari lagi, baru ditunjuk ketua relawan akan berjuang ke depan, bukan Prabowo-Sandi, tapi untuk Indonesia Adil Makmur," tandas Sandiaga.(int/nol)
Berita Lainnya
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK