PILIHAN
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Tantang Prabowo Pindahkan Markasnya ke Yogya, PDIP DIY: Siapa Takut?
Yogyakarta, Riauin.com - Ketua DPD PDIP DIY, Bambang Praswanto, tak mempermasalahkan rencana Prabowo-Sandi memindahkan posko pemenangannya dari Jakarta ke Jawa Tengah. Bambang mengaku tak terusik dengan manuver tersebut.
"Ya saya kira nggak apa-apa, nggak ada masalah. Karena memang sebetulnya kan Jateng, DIY, Jatim itu kan memang kantongnya Banteng (PDIP)," jelas Bambang kepada detikcom, Senin (10/12/2018).
Selama ini wilayah Jateng dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memang dikenal sebagai lumbung suara PDIP. Oleh karenanya, Bambang yakin manuver Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi ini tak akan berpengaruh banyak.
"Mau dipindahkan ke Yogya saja siapa takut. Karena tadi saya katakan, sejak tahun 60-an itu memang sudah dikenal Jawa Tengah, Yogya, sama Jawa Timur kandangnya Banteng (PDIP). Jadi kalau dia masuk kan sebagai orang baru," tuturnya.
Bambang mengatakan, sejauh ini PDIP tidak akan mengubah strategi kampanye untuk memenangkan paslon nomor urut 01, Jokowi-Ma'ruf Amin, di Jateng dan DIY. Hanya saja, dia berharap kampanye di daerah dilakukan secara sportif.
"Silakan saja (memindahkan markas di Jateng). Jadi nggak ada masalah. Kita tidak takut. Mari main bareng yang penting sportif, yang penting tidak fitnah, yang penting tidak bikin huru hara, bikin gegeran dan sebagainya," tutupnya. (int/nol)
"Ya saya kira nggak apa-apa, nggak ada masalah. Karena memang sebetulnya kan Jateng, DIY, Jatim itu kan memang kantongnya Banteng (PDIP)," jelas Bambang kepada detikcom, Senin (10/12/2018).
Selama ini wilayah Jateng dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memang dikenal sebagai lumbung suara PDIP. Oleh karenanya, Bambang yakin manuver Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi ini tak akan berpengaruh banyak.
"Mau dipindahkan ke Yogya saja siapa takut. Karena tadi saya katakan, sejak tahun 60-an itu memang sudah dikenal Jawa Tengah, Yogya, sama Jawa Timur kandangnya Banteng (PDIP). Jadi kalau dia masuk kan sebagai orang baru," tuturnya.
Bambang mengatakan, sejauh ini PDIP tidak akan mengubah strategi kampanye untuk memenangkan paslon nomor urut 01, Jokowi-Ma'ruf Amin, di Jateng dan DIY. Hanya saja, dia berharap kampanye di daerah dilakukan secara sportif.
"Silakan saja (memindahkan markas di Jateng). Jadi nggak ada masalah. Kita tidak takut. Mari main bareng yang penting sportif, yang penting tidak fitnah, yang penting tidak bikin huru hara, bikin gegeran dan sebagainya," tutupnya. (int/nol)
Berita Lainnya
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK