PILIHAN
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Petakan 4 Titik Daerah Rawan Longsor
BPBD Ingatkan Warga yang Melintasi Jalur Riau-Sumbar Berhati-hati
PEKANBARU, Riauin.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau telah memetakan daerah rawan longsor di musim penghujan di daerah perbatasan Riau-Sumatera Barat (Sumbar).
"Potensi longsor yang agak rawan itu di daerah perbatasan Riau-Sumbar," kata
Kepala BPBD Riau, H Edwar Sanger, kepada wartawan, Ahad (3/11/2018) di Pekanbaru.
Daerah yang dimaksud Edwar yakni kecamatan XII Koto Kampar dan kecamatan Kampar Kiri Hulu, Kampar, Riau yang berbatasan langsung dengan Sumbar.
"Untuk di Kampar Kiri Hulu ini memang di sana akses sulit di jangkau ketika terjadi longsor. Tapi kita sudah koordinasi dengan instansi terkait dan pemerintah setempat ketika terjadi longsor harus cepat ditangani," cakapnya.
Selain itu, daerah rawan longsor lainnya di Lubuk Jambi, kabupaten Kuansing dan jalan lintas timur di Kulim, Pekanbaru yang sebelumnya jalan tersebut amblas.
"Antisipasi lonsor ini sudah kita koordinasikan dengan teman-teman BPBD Kabupaten/Kota. Dengan kita menetapkan status siaga banjir dan longsor tentu semua harus siap siaga," ujarnya.
Koordinasi juga melibatkan PUPR Riau. Sehingga ketika terjadi bencana longsor, PUPR bisa berkoordinasi dengan P2JN.
Karena itu, mantan Penjabat Walikota Pekanbaru ini mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati saat berpergian melintasi wilayah tersebut.
"Kita imbau masyarakat waspada dan berhati-hati. Masyarakat Riau yang hendak berpergian ke arah Sumbar dapat mengecek kondisi cuaca, apalagi saat ini curah hujan cukup tinggi," imbuhnya. (int/nol)
"Potensi longsor yang agak rawan itu di daerah perbatasan Riau-Sumbar," kata
Kepala BPBD Riau, H Edwar Sanger, kepada wartawan, Ahad (3/11/2018) di Pekanbaru.
Daerah yang dimaksud Edwar yakni kecamatan XII Koto Kampar dan kecamatan Kampar Kiri Hulu, Kampar, Riau yang berbatasan langsung dengan Sumbar.
"Untuk di Kampar Kiri Hulu ini memang di sana akses sulit di jangkau ketika terjadi longsor. Tapi kita sudah koordinasi dengan instansi terkait dan pemerintah setempat ketika terjadi longsor harus cepat ditangani," cakapnya.
Selain itu, daerah rawan longsor lainnya di Lubuk Jambi, kabupaten Kuansing dan jalan lintas timur di Kulim, Pekanbaru yang sebelumnya jalan tersebut amblas.
"Antisipasi lonsor ini sudah kita koordinasikan dengan teman-teman BPBD Kabupaten/Kota. Dengan kita menetapkan status siaga banjir dan longsor tentu semua harus siap siaga," ujarnya.
Koordinasi juga melibatkan PUPR Riau. Sehingga ketika terjadi bencana longsor, PUPR bisa berkoordinasi dengan P2JN.
Karena itu, mantan Penjabat Walikota Pekanbaru ini mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati saat berpergian melintasi wilayah tersebut.
"Kita imbau masyarakat waspada dan berhati-hati. Masyarakat Riau yang hendak berpergian ke arah Sumbar dapat mengecek kondisi cuaca, apalagi saat ini curah hujan cukup tinggi," imbuhnya. (int/nol)
Berita Lainnya
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK