PILIHAN
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Jurnalis Polandia Nilai Positif Praktik dan Dampak Industri Sawit
PELALAWAN, riauin.com-- Jurnalis Polandia melakukan kunjungan lapangan ke PT Sari Lembah Subur (SLS) yang merupakan perusahaan perkebunan kelapa sawit milik Astra Agro Lestari di Pelalawan, Sabtu (17/11/2018).
Menurut Schmidt Marcin Slawomir salah seorang jurnalis dari Polandia yang datang bersama tiga orang rekannya bahwa praktek dan dampak industri kelapa sawit di Indonesia sudah berjalan dengan sangat baik.
"Saya melihat langsung bagaimana industri kelapa sawit berjalan dengan sangat bagus. Industri perkebunan kelapa sawit di sini terbukti baik dan ramah terhadap lingkungan, menjaga kelestarian alam serta memberi dampak sosial ekonomi kepada masyarakat, membuat wilayah berkembang dan mensejahterakan masyarakat," terang Schimdt yang didampingi Ezki Tri Rezeki Widianti, Tenaga Ahli Media Kantor Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman.
Kegiatan tersebut merupakan program lanjutan setelah kunjungan kerja yang dilakukan Kementrian Koordinator Bidang Kemaritiman, yang dipimpin oleh Menteri Luhut B Pandjaitan ke Eropa beberapa waktu lalu. Mereka ingin melihat langsung industri kelapa sawit karena mendengar kampanye negatif tentang kelapa sawit Indonesia.
Polandia menjadi negara yang sangat penting, mengingat Desember tahun ini akan menjadi tuan rumah rumah Converence of the Parties (COP) ke-24, konferensi PBB yang membahas perubahan iklim.
Menurut M Marwan, Direktur Area Andalas 2, PT Astra Agro Lestari Tbk, sesuai visi dan misi perusahaan, Grup Astra Agro beserta anak usahanya berupaya menjalankan bisnis yang dapat memberi manfaat positif bagi lingkungan dan masyarakat. Tujuan itu dicapai dengan menjalankan empat pilar program Corporate Social Responsibility (CSR).
Selain menyaksikan bagaimana kebun sawit dikelola dengan menerapkan prinsip-prinsip sustainability, Schimdt dan rombongan jurnalis Polandia bertamu serta berbincang-bincang dengan Rahmat, Ketua KUD Amanah, koperasi yang mewadahi petani-petani sawit rakyat. Serta khusus mewawancarai Supriyanto, eks transmigran yang merupakan petani sawit sukses binaan PT SLS.
"Kehadiran jurnalis dari Polandia ini bukan tamu yang pertama. Sebelumnya koperasi kami juga dikunjungi tamu-tamu dari luar negeri, termasuk LSM yang sering berpandangan negatif terhadap sawit," kata Rahmat.
Ia bersama petani sawit lainnya mengaku siap menjelaskan kepada siapapun yang belum menyadari bahwa perkebunan kelapa sawit juga dikelola dengan prinsip-prinsip yang berkelanjutan. (rls, nol)
Menurut Schmidt Marcin Slawomir salah seorang jurnalis dari Polandia yang datang bersama tiga orang rekannya bahwa praktek dan dampak industri kelapa sawit di Indonesia sudah berjalan dengan sangat baik.
"Saya melihat langsung bagaimana industri kelapa sawit berjalan dengan sangat bagus. Industri perkebunan kelapa sawit di sini terbukti baik dan ramah terhadap lingkungan, menjaga kelestarian alam serta memberi dampak sosial ekonomi kepada masyarakat, membuat wilayah berkembang dan mensejahterakan masyarakat," terang Schimdt yang didampingi Ezki Tri Rezeki Widianti, Tenaga Ahli Media Kantor Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman.
Kegiatan tersebut merupakan program lanjutan setelah kunjungan kerja yang dilakukan Kementrian Koordinator Bidang Kemaritiman, yang dipimpin oleh Menteri Luhut B Pandjaitan ke Eropa beberapa waktu lalu. Mereka ingin melihat langsung industri kelapa sawit karena mendengar kampanye negatif tentang kelapa sawit Indonesia.
Polandia menjadi negara yang sangat penting, mengingat Desember tahun ini akan menjadi tuan rumah rumah Converence of the Parties (COP) ke-24, konferensi PBB yang membahas perubahan iklim.
Menurut M Marwan, Direktur Area Andalas 2, PT Astra Agro Lestari Tbk, sesuai visi dan misi perusahaan, Grup Astra Agro beserta anak usahanya berupaya menjalankan bisnis yang dapat memberi manfaat positif bagi lingkungan dan masyarakat. Tujuan itu dicapai dengan menjalankan empat pilar program Corporate Social Responsibility (CSR).
Selain menyaksikan bagaimana kebun sawit dikelola dengan menerapkan prinsip-prinsip sustainability, Schimdt dan rombongan jurnalis Polandia bertamu serta berbincang-bincang dengan Rahmat, Ketua KUD Amanah, koperasi yang mewadahi petani-petani sawit rakyat. Serta khusus mewawancarai Supriyanto, eks transmigran yang merupakan petani sawit sukses binaan PT SLS.
"Kehadiran jurnalis dari Polandia ini bukan tamu yang pertama. Sebelumnya koperasi kami juga dikunjungi tamu-tamu dari luar negeri, termasuk LSM yang sering berpandangan negatif terhadap sawit," kata Rahmat.
Ia bersama petani sawit lainnya mengaku siap menjelaskan kepada siapapun yang belum menyadari bahwa perkebunan kelapa sawit juga dikelola dengan prinsip-prinsip yang berkelanjutan. (rls, nol)
Berita Lainnya
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK