PILIHAN
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Saling Jawab SBY-Sekjen Gerindra, Tim Jokowi: Kubu Prabowo Tak Solid
Jakarta, Riauin.com - Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akhirnya menjawab soal janji kampanye yang disinggung Sekjen Gerindra Ahmad Muzani. Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin menilai saling jawab SBY dan Muzani ini memperlihatkan ketidaksolidan koalisi Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.
"Dengan pernyataan Pak SBY, sebetulnya terlihat sekali jika koalisi Prabowo-Sandi sangat tidak solid," kata juru bicara TKN Jokowi-Ma'ruf, Ace Hasan Syadzily kepada wartawan, Jumat (16/11/2018).
Lewat kondisi itu, Ace ragu Prabowo mampu mengelola Indonesia. Menurut dia, pembagian tugas di koalisi Prabowo-Sandi yang terdiri atas Gerindra-PAN-PKS-PD tak tertata baik.
"Mendistribusikan peran partai pendukung, penugasan dalam tim pemenangan dan mengelola kampanye dalam BPN (Badan Pemenangan Nasional) Prabowo-Sandi terlihat tidak tertata dengan baik," ujar politikus Golkar itu.
"Pernyataan Pak SBY menunjukkan bahwa antara Pak SBY, Mas AHY (Agus Harimurti Yudhoyono) dan kader Demokrat dengan koalisi Prabowo-Sandi jaka sembung alias tidak nyambung," lanjut Ace.
Namun ia ogah berkomentar lebih lanjut. Menurut Ace seharusnya koalisi Prabowo-Sandi bisa menyelesaikan persoalan itu.
"Tapi biarkan itu menjadi urusan koalisi mereka. Kami tidak ingin ikut-ikutan mengomentari lebih jauh terhadap koalisi mereka," tegasnya
Sebelumnya, SBY menjawab soal janji kampanye yang disinggung Sekjen Gerindra Ahmad Muzani. SBY mengaku terpaksa menanggapi pernyataan Muzani.
SBY menyayangkan pernyataan Muzani yang terkesan 'bernada sumbang'. Menurutnya, tak seharusnya koalisinya itu menuding dan menyalahkan pihak lain.
"Daripada menuding dan menyalahkan pihak lain, lebih baik mawas diri. Mengeluarkan pernyataan politik yg "sembrono", justru merugikan *SBY*," tulis SBY melalui akun Twitter-nya, Kamis (15/11).(int/nol)
"Dengan pernyataan Pak SBY, sebetulnya terlihat sekali jika koalisi Prabowo-Sandi sangat tidak solid," kata juru bicara TKN Jokowi-Ma'ruf, Ace Hasan Syadzily kepada wartawan, Jumat (16/11/2018).
Lewat kondisi itu, Ace ragu Prabowo mampu mengelola Indonesia. Menurut dia, pembagian tugas di koalisi Prabowo-Sandi yang terdiri atas Gerindra-PAN-PKS-PD tak tertata baik.
"Mendistribusikan peran partai pendukung, penugasan dalam tim pemenangan dan mengelola kampanye dalam BPN (Badan Pemenangan Nasional) Prabowo-Sandi terlihat tidak tertata dengan baik," ujar politikus Golkar itu.
"Pernyataan Pak SBY menunjukkan bahwa antara Pak SBY, Mas AHY (Agus Harimurti Yudhoyono) dan kader Demokrat dengan koalisi Prabowo-Sandi jaka sembung alias tidak nyambung," lanjut Ace.
Namun ia ogah berkomentar lebih lanjut. Menurut Ace seharusnya koalisi Prabowo-Sandi bisa menyelesaikan persoalan itu.
"Tapi biarkan itu menjadi urusan koalisi mereka. Kami tidak ingin ikut-ikutan mengomentari lebih jauh terhadap koalisi mereka," tegasnya
Sebelumnya, SBY menjawab soal janji kampanye yang disinggung Sekjen Gerindra Ahmad Muzani. SBY mengaku terpaksa menanggapi pernyataan Muzani.
SBY menyayangkan pernyataan Muzani yang terkesan 'bernada sumbang'. Menurutnya, tak seharusnya koalisinya itu menuding dan menyalahkan pihak lain.
"Daripada menuding dan menyalahkan pihak lain, lebih baik mawas diri. Mengeluarkan pernyataan politik yg "sembrono", justru merugikan *SBY*," tulis SBY melalui akun Twitter-nya, Kamis (15/11).(int/nol)
Berita Lainnya
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK