PILIHAN
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Fadli: Rencana Prabowo Jemput Habib Rizieq Bukan Demi Elektabilitas
Jakarta, Riauin.com - Waketum Gerindra Fadli Zon menegaskan wacana penjemputan Imam Besar FPI Habib Rizieq Syihab oleh sang capres, Prabowo Subianto tak terkait Pilpres 2019. Fadli menyebut hal itu dilakukan bentuk pengawalan terhadap hak warga negara.
"Ini bukan persoalan elektabilitas. Ini persoalan hak warga negara untuk berada di negaranya," kata Fadli di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (23/10/2018).
Dia menyebut saat ini Habib Rizieq tengah mengalami situasi lucu karena dicekal untuk pulang ke Tanah Air. Fadli meminta Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) aktif berkomunikasi dengan otoritas Arab Saudi soal Habib Rizieq.
"Karena itu harusnya Kemenlu, Menteri Luar Negerinya yang aktif untuk bisa memberikan informasi penyampaian terhadap negara tersebut yang merupakan negara sahabat kita tentang kasus ini," sebutnya.
Fadli kembali mengatakan bagi pihaknya, wacana penjemputan itu persoalan hak warga negara. Fadli menambahkan Habib Rizieq adalah ulama besar dan menjadi imam besar di kalangan habaib dan ulama.
"Tentu saja ada juga yang tidak menganggap seperti itu saya kira itu biasa dan wajar saja," lanjut Fadli.
Lantas, kapan Prabowo akan menjemput Habib Rizieq? Fadli menjawab hal itu perkara mudah.
"Ya, nanti. Apalagi kalau sudah pilpres lebih gampang," ujar Fadli.
Capres Prabowo Subianto mengapresiasi dukungan para ulama dan santri saat menghadiri Hari Santri Nasional sekaligus milad Front Santri Indonesia ke-1 yang digelar FPI di Bogor, Jawa Barat, semalam. Prabowo berharap Habib Rizieq segera kembali ke Indonesia.
"Kalau bisa, Habib Rizieq sebelum saya terpilih bisa kembali. Kalau tidak, saya yang akan jemput beliau," kata Prabowo(int/nol).
"Ini bukan persoalan elektabilitas. Ini persoalan hak warga negara untuk berada di negaranya," kata Fadli di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (23/10/2018).
Dia menyebut saat ini Habib Rizieq tengah mengalami situasi lucu karena dicekal untuk pulang ke Tanah Air. Fadli meminta Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) aktif berkomunikasi dengan otoritas Arab Saudi soal Habib Rizieq.
"Karena itu harusnya Kemenlu, Menteri Luar Negerinya yang aktif untuk bisa memberikan informasi penyampaian terhadap negara tersebut yang merupakan negara sahabat kita tentang kasus ini," sebutnya.
Fadli kembali mengatakan bagi pihaknya, wacana penjemputan itu persoalan hak warga negara. Fadli menambahkan Habib Rizieq adalah ulama besar dan menjadi imam besar di kalangan habaib dan ulama.
"Tentu saja ada juga yang tidak menganggap seperti itu saya kira itu biasa dan wajar saja," lanjut Fadli.
Lantas, kapan Prabowo akan menjemput Habib Rizieq? Fadli menjawab hal itu perkara mudah.
"Ya, nanti. Apalagi kalau sudah pilpres lebih gampang," ujar Fadli.
Capres Prabowo Subianto mengapresiasi dukungan para ulama dan santri saat menghadiri Hari Santri Nasional sekaligus milad Front Santri Indonesia ke-1 yang digelar FPI di Bogor, Jawa Barat, semalam. Prabowo berharap Habib Rizieq segera kembali ke Indonesia.
"Kalau bisa, Habib Rizieq sebelum saya terpilih bisa kembali. Kalau tidak, saya yang akan jemput beliau," kata Prabowo(int/nol).
Berita Lainnya
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK