PILIHAN
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Prabowo Ubah Nama Program Karena Tak Digemari Kaum Milenial
Jakarta, Riauin.com -- Adik calon presiden Prabowo Subianto, Hashim Djojohadikusumo mengatakan bahwa istilah Revolusi Putih yang digagas kakaknya diganti menjadi Gerakan Emas yang merupakan akronim dari Gerakan Emak dan Anak Minum Susu.
Merujuk dari laman partaigerindra.or.id Revolusi Putih adalah gagasan Prabowo dan Partai Gerindra untuk membangun karakter bangsa yang sehat dan kuat.
"Ya Revolusi Putih diubah, karena ternyata setalah kita dapat feedback. Kaum muda di Indonesia tidak suka istilah revolusi," ucap Hashim di Media Center Prabowo-Sandi, Jumat (19/10).
"Ya kita ubah dengan istilah baru yang bisa diterima," lanjutnya.
Hashim menjelaskan bahwa generasi dirinya, yang lahir pada era 1950-an, memang suka dengan kata 'revolusi'. Menurutnya, kata revolusi identik dengan semangat mengusir penjajah Belanda. Hashim menilai itulah alasan kata tersebut disukai oleh generasinya.
Hal itu berbeda dengan kalangan anak muda saat ini. Bahkan, Hashim mengatakan fenomena itu pun berdampak kepada Revolusi Mental yang digalang Presiden Joko Widodo.
"Ya ini termasuk revolusi mental Pak Jokowi, kaum milenial tidak suka Karena ada istilah revolusi," kata Hashim.
Hashim menjelaskan bahwa Revolusi Putih sendiri adalah gerakan memberika susu kepada masyarakat. Hal itu dilakukan dalam rangka mencerdaskan masyarakat Indonesia.
Terlebih, kata Hashim, pemerintah menyatakan dalam seminar IMF-Bank Dunia mengenai 38 persen anak Indonesia kurang gizi. Menurutnya, Prabowo-Sandi prihatin dengan kondisi tersebut.
Dia mengatakan Gerakan Emas memiliki prinsip yang sama dengan Revolusi Putih. Bedanya, ada beberapa tambahan pemberian makanan yang mengandung protein selain susu.
"Tambahannya apa? Tambahan asupan gizi. Susu, telur, ikan, kacang ijo, dan lain-lain. Mungkin saudara ada lain-lain bisa tambah yang buat protein, silakan," kata Hashim. (int/nol)
Merujuk dari laman partaigerindra.or.id Revolusi Putih adalah gagasan Prabowo dan Partai Gerindra untuk membangun karakter bangsa yang sehat dan kuat.
"Ya Revolusi Putih diubah, karena ternyata setalah kita dapat feedback. Kaum muda di Indonesia tidak suka istilah revolusi," ucap Hashim di Media Center Prabowo-Sandi, Jumat (19/10).
"Ya kita ubah dengan istilah baru yang bisa diterima," lanjutnya.
Hashim menjelaskan bahwa generasi dirinya, yang lahir pada era 1950-an, memang suka dengan kata 'revolusi'. Menurutnya, kata revolusi identik dengan semangat mengusir penjajah Belanda. Hashim menilai itulah alasan kata tersebut disukai oleh generasinya.
Hal itu berbeda dengan kalangan anak muda saat ini. Bahkan, Hashim mengatakan fenomena itu pun berdampak kepada Revolusi Mental yang digalang Presiden Joko Widodo.
"Ya ini termasuk revolusi mental Pak Jokowi, kaum milenial tidak suka Karena ada istilah revolusi," kata Hashim.
Hashim menjelaskan bahwa Revolusi Putih sendiri adalah gerakan memberika susu kepada masyarakat. Hal itu dilakukan dalam rangka mencerdaskan masyarakat Indonesia.
Terlebih, kata Hashim, pemerintah menyatakan dalam seminar IMF-Bank Dunia mengenai 38 persen anak Indonesia kurang gizi. Menurutnya, Prabowo-Sandi prihatin dengan kondisi tersebut.
Dia mengatakan Gerakan Emas memiliki prinsip yang sama dengan Revolusi Putih. Bedanya, ada beberapa tambahan pemberian makanan yang mengandung protein selain susu.
"Tambahannya apa? Tambahan asupan gizi. Susu, telur, ikan, kacang ijo, dan lain-lain. Mungkin saudara ada lain-lain bisa tambah yang buat protein, silakan," kata Hashim. (int/nol)
Berita Lainnya
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK