PILIHAN
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
PAN Pastikan Amien Rais akan Penuhi Panggilan Polisi Soal Hoax Ratna
Jakarta, Riauin.com - Sekjen PAN Eddy Soeparno menjelaskan alasan Amien Rais tak memenuhi panggilan polisi pada 5 Oktober 2018 lalu. Sebab, Ketua Dewan Kehormatan PAN itu terkendala jadwal yang padat.
"Pada saat itu jadwal Pak Amien memang sudah sangat padat tidak bisa ditinggalkan," ujar Eddy di Posko Pemenangan PAN, Jalan Daksa I, Jakarta Selatan, Senin (8/10/2018).
Eddy juga mengungkapkan, pemanggilan kepada Amien Rais terkait kasus hoax penganiayaan Ratna Sarumpaet itu relatif mendadak. Sehingga, Amien Rais tak bisa memenuhi panggilan itu.
"Pemanggilan itu relatif agak mendadak dan memang pada saat itu sudah disampaikan Pak Amien tetap akan memenuhi panggilan, tapi tidak bisa dipenuhi sesuai jadwal pada hari Jumat tersebut," kata Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno itu.
Kendati demikian, kata Eddy, Amien Rais akan memenuhi panggilan kedua polisi yang rencananya dijadwalkan pada Rabu (10/10) mendatang. Sebab menurutnya, Dewan Pembina BPN Prabowo-Sandi tersebut merupakan warga negara yang patuh pada hukum.
"Karena itu panggilan berikutnya yang dijadwalkan hari Rabu akan dipenuhi oleh Pak Amien," ujar Eddy.
Polda Metro Jaya akan mengirim panggilan kedua kepada Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais terkait kasus berita bohong (hoax) penganiayaan Ratna Sarumpaet. Polisi akan menggali keterangan Amien sebagai saksi.
"Ya tentunya kan kalau misalnya panggilan pertama tidak hadir, tentu kita akan lanjutkan panggilan yang kedua. Ya tentu kan seorang saksi kan yang mengetahui, melihat, yang mendengar, nanti kita akan gali semuanya dari itu," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Istana Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (8/10/2018). (int/nol)
"Pada saat itu jadwal Pak Amien memang sudah sangat padat tidak bisa ditinggalkan," ujar Eddy di Posko Pemenangan PAN, Jalan Daksa I, Jakarta Selatan, Senin (8/10/2018).
Eddy juga mengungkapkan, pemanggilan kepada Amien Rais terkait kasus hoax penganiayaan Ratna Sarumpaet itu relatif mendadak. Sehingga, Amien Rais tak bisa memenuhi panggilan itu.
"Pemanggilan itu relatif agak mendadak dan memang pada saat itu sudah disampaikan Pak Amien tetap akan memenuhi panggilan, tapi tidak bisa dipenuhi sesuai jadwal pada hari Jumat tersebut," kata Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno itu.
Kendati demikian, kata Eddy, Amien Rais akan memenuhi panggilan kedua polisi yang rencananya dijadwalkan pada Rabu (10/10) mendatang. Sebab menurutnya, Dewan Pembina BPN Prabowo-Sandi tersebut merupakan warga negara yang patuh pada hukum.
"Karena itu panggilan berikutnya yang dijadwalkan hari Rabu akan dipenuhi oleh Pak Amien," ujar Eddy.
Polda Metro Jaya akan mengirim panggilan kedua kepada Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais terkait kasus berita bohong (hoax) penganiayaan Ratna Sarumpaet. Polisi akan menggali keterangan Amien sebagai saksi.
"Ya tentunya kan kalau misalnya panggilan pertama tidak hadir, tentu kita akan lanjutkan panggilan yang kedua. Ya tentu kan seorang saksi kan yang mengetahui, melihat, yang mendengar, nanti kita akan gali semuanya dari itu," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Istana Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (8/10/2018). (int/nol)
Berita Lainnya
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK