PILIHAN
Ganggu Penerbangan di SSK II, Tower Jalan Kartama akan Dibongkar
ilustrasi tower dan pesawat terbang (net)
Riauin.com, Pekanbaru - Tower bersama di Jalan Kartama (dekat ujung run way) Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim (SSK) II, rencananya akan dibongkar. Keputusan itu diambil karena tower tersebut mengganggu keselamatan dan keamanan penerbangan yang berada di bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru.
Pembongkaran ini akan dilakukan pembongkaran oleh Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Pekanbaru.
"Kita sudah berkoordinasi dengan Dishubkominfo Kota Pekanbaru. Mereka sudah siap (membongkar tower,red)," kata Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Provinsi Riau, Rahman Rahim beberapa hari yang lalu.
Selain berkoordinasi dengan Dishubkominfo Kota Pekanbaru, pihaknya juga telah berdiskusi dengan GM SSK II, Jaya Tahoma Sirait. Menurutnya, di ujung run way dekat Kartama itu ada obstacle (halangan) berupa tower.
Sementara itu, Kepala Dishubkominfo Pekanbaru, Arifin Harahap, saat dikonfirmasi membenarkan perihal pembongkaran tower tersebut. Dirinya dan tim Satker Pemko Pekanbaru (Distarubang dan Satpol PP) akan segera mungkin menindaklanjuti.
"Kalau nanti bisa dipotong, maka dipotong. saya sudah perintahkan Kabid Kominfo untuk cek ke lapangan. Dan jika menganggu maka kita rekomendasikan dibongkar," tegasnya.
Sementara itu, GM Bandara SSK II Pekanbaru Jaya Tahoma Sirait, menyebutkan, keluhan soal tower ini sudah lama disampaikan oleh pihaknya. Menurutnya, pembangunan di sekitar Bandara saat ini harus di awasi dengan ketat. Jangan sampai menganggu penerbangan. Seperti tower di Kartama.
"Tower itu jelas mengganggu Keselamatan Penerbangan. Kami minta bangunan di sekitar Bandara tidak mengganggu keselamatan penerbangan," pintanya.
Untuk pembongkaran sendiri, Jaya menuturkan bahwa jadwal sudah dilakukan. Tidak menunggu waktu yang lama melakukan eksekusinya.
"Sesuai dengan Keputusan Menteri Perhubungan nomor KP 3 tahun 2016 tentang rencana induk Bandar Udara, Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP) mengatur apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan masyarakat di kawasan rancangan landing dan takeoff," tutupnya. (red)
Pembongkaran ini akan dilakukan pembongkaran oleh Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Pekanbaru.
"Kita sudah berkoordinasi dengan Dishubkominfo Kota Pekanbaru. Mereka sudah siap (membongkar tower,red)," kata Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Provinsi Riau, Rahman Rahim beberapa hari yang lalu.
Selain berkoordinasi dengan Dishubkominfo Kota Pekanbaru, pihaknya juga telah berdiskusi dengan GM SSK II, Jaya Tahoma Sirait. Menurutnya, di ujung run way dekat Kartama itu ada obstacle (halangan) berupa tower.
Sementara itu, Kepala Dishubkominfo Pekanbaru, Arifin Harahap, saat dikonfirmasi membenarkan perihal pembongkaran tower tersebut. Dirinya dan tim Satker Pemko Pekanbaru (Distarubang dan Satpol PP) akan segera mungkin menindaklanjuti.
"Kalau nanti bisa dipotong, maka dipotong. saya sudah perintahkan Kabid Kominfo untuk cek ke lapangan. Dan jika menganggu maka kita rekomendasikan dibongkar," tegasnya.
Sementara itu, GM Bandara SSK II Pekanbaru Jaya Tahoma Sirait, menyebutkan, keluhan soal tower ini sudah lama disampaikan oleh pihaknya. Menurutnya, pembangunan di sekitar Bandara saat ini harus di awasi dengan ketat. Jangan sampai menganggu penerbangan. Seperti tower di Kartama.
"Tower itu jelas mengganggu Keselamatan Penerbangan. Kami minta bangunan di sekitar Bandara tidak mengganggu keselamatan penerbangan," pintanya.
Untuk pembongkaran sendiri, Jaya menuturkan bahwa jadwal sudah dilakukan. Tidak menunggu waktu yang lama melakukan eksekusinya.
"Sesuai dengan Keputusan Menteri Perhubungan nomor KP 3 tahun 2016 tentang rencana induk Bandar Udara, Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP) mengatur apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan masyarakat di kawasan rancangan landing dan takeoff," tutupnya. (red)
Berita Lainnya
Pemko Pekanbaru Bakal Gandeng Swasta Fasilitasi HP Bagi Ribuan RT dan RW
Klasifikasi Desil Keliru, DPRD Pekanbaru Sebut Warga Miskin Terancam Kehilangan Bansos
Perbaikan Jalan dan Drainase Kawasan Teratai Ditargetkan Rampung Akhir Tahun
Jarak Pandang Pekanbaru Sempat Drop 500 Meter, Pengelola Bandara SSK II Jamin Penerbangan Aman
Kualitas Udara Memburuk, Dinkes Pekanbaru Imbau Warga Batasi Aktivitas Luar Rumah
Pajak Makanan dan Minuman Pekanbaru Melesat 30 Persen, Penerimaan Daerah Tembus Rp700 Miliar
Pemko Pekanbaru Bakal Gandeng Swasta Fasilitasi HP Bagi Ribuan RT dan RW
Klasifikasi Desil Keliru, DPRD Pekanbaru Sebut Warga Miskin Terancam Kehilangan Bansos
Perbaikan Jalan dan Drainase Kawasan Teratai Ditargetkan Rampung Akhir Tahun
Jarak Pandang Pekanbaru Sempat Drop 500 Meter, Pengelola Bandara SSK II Jamin Penerbangan Aman
Kualitas Udara Memburuk, Dinkes Pekanbaru Imbau Warga Batasi Aktivitas Luar Rumah
Pajak Makanan dan Minuman Pekanbaru Melesat 30 Persen, Penerimaan Daerah Tembus Rp700 Miliar