Teka-teki Selisih Amplop Raja Juli: KPK Bidik Saksi Pengembalian Uang Bupati Kuansing
Budi Prasetyo Jubir KPk
Laporan: Hendrianto.
RIAUIN.COM— Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan memanggil sejumlah pihak yang diduga mengetahui proses pengembalian amplop berisi uang dari Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni kepada Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) nonaktif Suhardiman Amby. Langkah ini dilakukan untuk mendalami penyebab berkurangnya jumlah uang dalam amplop tersebut.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan Suhardiman diduga menyerahkan uang senilai 14.000 dolar Singapura kepada Raja Juli. Namun, jumlah yang dikembalikan oleh pihak Kementerian Kehutanan berkurang menjadi 12.000 dolar Singapura.
Sebelum rencana pemanggilan saksi diumumkan, penyidik telah menyita uang 12.000 dolar Singapura tersebut dari tangan Juprizal saat pemeriksaan di Pekanbaru beberapa pekan lalu.
"Selisih 2.000 dolar Singapura itu akan didalami penyidik kepada pihak-pihak yang diduga mengetahui proses pemberian dan pengembalian tersebut," kata Budi di gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Rabu, 12 Agustus 2026.
Budi menjelaskan pemeriksaan menyasar pihak-pihak yang memfasilitasi atau membantu proses pengembalian uang dari Raja Juli kepada Pemerintah Kabupaten Kuansing.
Meski demikian, KPK belum merinci jadwal pemeriksaan maupun identitas saksi yang akan dipanggil, termasuk kemungkinan pemeriksaan Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana.
Perkara ini kian runyam seiring langkah KPK yang terus mengembangkan kasus dugaan korupsi di lingkungan Pemkab Kuansing. Dalam perkara ini, Suhardiman Amby dijerat dengan pasal yang berbeda dari dua tersangka lainnya.
Selain dugaan suap, penyidik menemukan indikasi penyimpangan baru berupa pemotongan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) Aparatur Sipil Negara (ASN).
Pemotongan TPP tersebut diduga dilakukan untuk mengembalikan honorarium yang pernah diterima Suhardiman Amby kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Kasus pengembalian amplop ini bermula dari pengakuan Raja Juli yang mengklaim menemukan amplop peninggalan Suhardiman seusai audiensi pada 5 Juni 2026. Raja Juli mengaku tidak mengetahui isi amplop dan memerintahkan ajudannya untuk mengembalikannya.
Proses pengembalian sempat tertunda hingga Sekjen Kementerian Kehutanan menerbitkan surat tugas bagi ajudan Raja Juli pada 11 Juni 2026. Raja Juli kemudian menghubungi Kapolda Riau untuk memfasilitasi pertemuan. Penyerahan uang secara fisik dilakukan di Polres Kuansing pada 12 Juni 2026 dengan klaim disertai dokumentasi dan tanda terima.
Rangkaian perkara terkuak setelah KPK menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di Kuansing pada Senin, 29 Juni 2026. Dalam OTT itu, penyidik menetapkan tiga tersangka kasus dugaan suap pengisian jabatan Sekda Kuansing, yakni Suhardiman Amby, Sekda Kuansing Zulkarnain, dan Direktur Utama PT Mitra Ideal Consultant Ardiles.
Suhardiman diduga meminta satu unit mobil Toyota Land Cruiser 300 GR-S senilai Rp2,05 miliar sebagai syarat kelolosan seleksi jabatan Sekda. Permintaan tersebut dipenuhi Zulkarnain melalui skema kredit menggunakan identitas Ardiles.
Selain dugaan suap jabatan dan pemotongan TPP ASN, KPK menemukan indikasi penerimaan lain oleh Suhardiman terkait pengurusan pelepasan kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT). Penyidik masih menelusuri besaran uang, mekanisme penyerahan, hingga dugaan keterlibatan pihak lain di lingkungan Kementerian Kehutanan. (***)
Berita Lainnya
Tekan Kebocoran PAD Pacu Jalur 2026, Plt Bupati Kuansing Gandeng Jaksa dan Polisi
Akal-Akalan Anggaran Pacu Jalur: Target PAD Minimalis, Biaya Dibuat Membengkak
Semarak HUT ke-81 RI, Diskominfoss Kuansing Gelar Lomba hingga PBB Tutup Mata
Kuansing Terima Tambahan Dana Belanja Pegawai Rp 70 Miliar dari Kemenkeu
Plt Bupati Kuansing Instruksikan Kajian Pelantikan 5 Kades Definitif yang Tertunda
H-9 HUT ke-81 RI, Hulu Kuantan Matangkan Persiapan hingga Nyaris 100 Persen
Tekan Kebocoran PAD Pacu Jalur 2026, Plt Bupati Kuansing Gandeng Jaksa dan Polisi
Akal-Akalan Anggaran Pacu Jalur: Target PAD Minimalis, Biaya Dibuat Membengkak
Semarak HUT ke-81 RI, Diskominfoss Kuansing Gelar Lomba hingga PBB Tutup Mata
Kuansing Terima Tambahan Dana Belanja Pegawai Rp 70 Miliar dari Kemenkeu
Plt Bupati Kuansing Instruksikan Kajian Pelantikan 5 Kades Definitif yang Tertunda
H-9 HUT ke-81 RI, Hulu Kuantan Matangkan Persiapan hingga Nyaris 100 Persen