PILIHAN
DPRD Kampar Nilai Pengelola Galian C di Dua Kecamatan Ini tidak Profesional
BANGKINANG, Riauin.com - Anggota DPRD Kampar Agus Candra menyayangkan pemilik pertambangan galian C yang beroperasi di Kecamatan XIII Koto Kampar dan Koto Kampar Hulu. Ia menilai perusahaan tidak profesional.
Pasalnya menurut Agus Candra, pemilik pertambangan seharusnya terlebih dahulu melihat dampak yang merugikan masyarakat. Misalnya, seperti jalan basah dan berlumpur harus dipertanggungjawabkannya.
"Saya rasa pengelola usaha pertambangan galian C itu tidak profesional dalam berusaha. Karena mereka tidak menghiraukan dampak usahanya terhadap masyarakat. Contohnya seperti jalan yang basah dan berlumpur, seharusnya mereka terlebih dahulu mengeringkan dulu angkutan pertambangannya tersebut," kata Agus Candra kepada wartawan, Selasa (25/9/2018) di DPRD Kampar.
Selain itu politisi Partai Golkar ini juga meminta kepada pihak terkait untuk segera menertibkan usaha pertambangan galian C yang sudah meresahkan warga.
''Kalau memang masyarakat sudah merasa resah keberadaan pertambangan galian C itu, walaupun ada izinnya pihak terkait meski harus turun tangan untuk segera menindaklanjuti persoalan ini," tegasnya.
Dari pantauan, adapun usaha pertambangan galian C yang beroperasi di desa yang ada di dua kecamatan tersebut adalah, di Kecamatan Koto Kampar Hulu di Desa Gunung Malelo dan di Desa Tanjung. Di Kecamatan XIII Koto Kampar galian C yang beroperasi di Desa Gunung Bungsu, Desa Muara Takus dan di Desa Koto Tuo. (int/nol)
Pasalnya menurut Agus Candra, pemilik pertambangan seharusnya terlebih dahulu melihat dampak yang merugikan masyarakat. Misalnya, seperti jalan basah dan berlumpur harus dipertanggungjawabkannya.
"Saya rasa pengelola usaha pertambangan galian C itu tidak profesional dalam berusaha. Karena mereka tidak menghiraukan dampak usahanya terhadap masyarakat. Contohnya seperti jalan yang basah dan berlumpur, seharusnya mereka terlebih dahulu mengeringkan dulu angkutan pertambangannya tersebut," kata Agus Candra kepada wartawan, Selasa (25/9/2018) di DPRD Kampar.
Selain itu politisi Partai Golkar ini juga meminta kepada pihak terkait untuk segera menertibkan usaha pertambangan galian C yang sudah meresahkan warga.
''Kalau memang masyarakat sudah merasa resah keberadaan pertambangan galian C itu, walaupun ada izinnya pihak terkait meski harus turun tangan untuk segera menindaklanjuti persoalan ini," tegasnya.
Dari pantauan, adapun usaha pertambangan galian C yang beroperasi di desa yang ada di dua kecamatan tersebut adalah, di Kecamatan Koto Kampar Hulu di Desa Gunung Malelo dan di Desa Tanjung. Di Kecamatan XIII Koto Kampar galian C yang beroperasi di Desa Gunung Bungsu, Desa Muara Takus dan di Desa Koto Tuo. (int/nol)
Berita Lainnya
Gerak Cepat di Kampar, Kebakaran Lahan Semak Belukar Berhasil Diatasi
Tim SAR Gabungan Sisir Sungai Kampar Cari Pemuda yang Jatuh dari Jembatan Rantau Berangin
Riau Raih Capaian Imunisasi Kejar Tertinggi Nasional Lewat Kabupaten Kampar
Desa Rawan Karhutla di Kampar Diinstruksikan Bangun Waduk Darurat
Pemkab Ancam Cabut Izin Pabrik Kelapa Sawit Nakal di Kampar
Jembatan Danau Bingkuang Ditutup akibat Kerusakan Struktur, Arus Lalu Lintas Pekanbaru-Bangkinang Dialihkan
Gerak Cepat di Kampar, Kebakaran Lahan Semak Belukar Berhasil Diatasi
Tim SAR Gabungan Sisir Sungai Kampar Cari Pemuda yang Jatuh dari Jembatan Rantau Berangin
Riau Raih Capaian Imunisasi Kejar Tertinggi Nasional Lewat Kabupaten Kampar
Desa Rawan Karhutla di Kampar Diinstruksikan Bangun Waduk Darurat
Pemkab Ancam Cabut Izin Pabrik Kelapa Sawit Nakal di Kampar
Jembatan Danau Bingkuang Ditutup akibat Kerusakan Struktur, Arus Lalu Lintas Pekanbaru-Bangkinang Dialihkan