PILIHAN
Gubri Buka Rakerda Diskes Sekaligus Teken MoU Bersama BPJS
PEKANBARU, Riauin.com - Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman buka acara pra Rapat Kerja Kesehatan Daerah (Rakerda) Provinsi Riau 2018 di Hotel Pangeran, Selasa (6/2/18).
Bersempena kegiatan Rakerda Kesehatan ini, juga digelar pameran kesehatan yang diikuti 50 stand. Diantaranya, dari kabupaten 3 stand. Balitbang 2 stand.
Kemudian ada juga dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak, tiga rumah sakit milik pemerintah Provins Riau seperti RSUD Arifin Achmad, RS Petala Bumi, RSJ Tampan, para rumah sakit swasta serta mitra kerja Dinas Kesehatan Riau lainnya.
Pada kesempatan ini, dilakukan juga penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Gubernur Riau atas nama pemerintah provinsi dengan Dirjend P2L Kementerian Kesehatan Mohammad Suboh serta pimpinan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Kemudian dilanjutkan dengan penandatangan peresmian gudang arsip milik Dinas Kesehatan Provinsi Riau.
Ada pun dalam sambutannya, orang nomor satu di Riau ini mengatakan persoalan kesehatan tetap menjadi prioritas pemerintah provinsi. Karena itu, perhatian akan keterjaminan pelayanan kesehatan harus dikedepankan.
"Persoalan kesehatan tetap menjadi prioritas. Ini dibuktikan anggaran kesehatan (Diskes Riau) yang mencapai satu triliun lebih," kata Gubernu Riau yang akrab disapa Andi Rachman.
Karena itu, salah satu bentuk prioritas yang dilakukan Pemprov Riau dalam upaya pemerataan pelayanan kesehatan tersebut, dengan membangunan Puskesmas di daerah-daerah yang membutuhkan.
Karena itu Andi mengaku telah memerintahkan kepada Dinas Kesehatan, agar bersinergi dengan instansi lainnya dalam melakukan pemetaan kebutuhan kesehatan.
"Semuanya harus disesuaikan dengan anggaran. Karena luasnya provinsi ini. Masalah infrastruktur sama pentingnya dengan kesehatan. Jadi sama perlu disinergikan antara provinsi dan kabupaten termasuk dari Kementerian termasuk dengan instansi lainnya," papar Andi.
Hadir pada kesempatan ini, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Mimi Yuliani Nazir, sejumlah pejabat eselon II di lingkungan Pemprov Riau lainnya.(nol)
Bersempena kegiatan Rakerda Kesehatan ini, juga digelar pameran kesehatan yang diikuti 50 stand. Diantaranya, dari kabupaten 3 stand. Balitbang 2 stand.
Kemudian ada juga dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak, tiga rumah sakit milik pemerintah Provins Riau seperti RSUD Arifin Achmad, RS Petala Bumi, RSJ Tampan, para rumah sakit swasta serta mitra kerja Dinas Kesehatan Riau lainnya.
Pada kesempatan ini, dilakukan juga penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Gubernur Riau atas nama pemerintah provinsi dengan Dirjend P2L Kementerian Kesehatan Mohammad Suboh serta pimpinan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Kemudian dilanjutkan dengan penandatangan peresmian gudang arsip milik Dinas Kesehatan Provinsi Riau.
Ada pun dalam sambutannya, orang nomor satu di Riau ini mengatakan persoalan kesehatan tetap menjadi prioritas pemerintah provinsi. Karena itu, perhatian akan keterjaminan pelayanan kesehatan harus dikedepankan.
"Persoalan kesehatan tetap menjadi prioritas. Ini dibuktikan anggaran kesehatan (Diskes Riau) yang mencapai satu triliun lebih," kata Gubernu Riau yang akrab disapa Andi Rachman.
Karena itu, salah satu bentuk prioritas yang dilakukan Pemprov Riau dalam upaya pemerataan pelayanan kesehatan tersebut, dengan membangunan Puskesmas di daerah-daerah yang membutuhkan.
Karena itu Andi mengaku telah memerintahkan kepada Dinas Kesehatan, agar bersinergi dengan instansi lainnya dalam melakukan pemetaan kebutuhan kesehatan.
"Semuanya harus disesuaikan dengan anggaran. Karena luasnya provinsi ini. Masalah infrastruktur sama pentingnya dengan kesehatan. Jadi sama perlu disinergikan antara provinsi dan kabupaten termasuk dari Kementerian termasuk dengan instansi lainnya," papar Andi.
Hadir pada kesempatan ini, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Mimi Yuliani Nazir, sejumlah pejabat eselon II di lingkungan Pemprov Riau lainnya.(nol)
Berita Lainnya
Sebabkan Penurunan Produktivitas Kerja, PNS Dilarang Main Game Online
Hari Listrik ke-75 di Batam Jadi Berkah Masyarakat Selat Nenek dan Pulau Jaloh
Imbas Corona, Kurs Rupiah Kian Dekati Rp17 Ribu per Dolar AS
Semprot Desinfektan, Wiraland Berupaya Lindungi Penghuni dari Bahaya Covid-19
Pemprov Riau Telah Terima Hasil Evaluasi Pejabat Eselon II dari KASN
Gubri Hadiri Rakor dengan Menteri PPN Bahas RKP Prioritas 2021
Sebabkan Penurunan Produktivitas Kerja, PNS Dilarang Main Game Online
Hari Listrik ke-75 di Batam Jadi Berkah Masyarakat Selat Nenek dan Pulau Jaloh
Imbas Corona, Kurs Rupiah Kian Dekati Rp17 Ribu per Dolar AS
Semprot Desinfektan, Wiraland Berupaya Lindungi Penghuni dari Bahaya Covid-19
Pemprov Riau Telah Terima Hasil Evaluasi Pejabat Eselon II dari KASN
Gubri Hadiri Rakor dengan Menteri PPN Bahas RKP Prioritas 2021