PILIHAN
Diduga Depresi, Kakek di Mandau Pilih Gantung Diri dengan Tali Ayunan Bayi
DURI, Riauin.com - Seorang kakek bernama Sukarni (62) memilih mengakhiro hidupnya dengan cara menggantungkan dirinya dengan tali bekas ayunan bayi. Sukarni melakukan hal tersebut diduga depresi.
Kapolsek Mandau, Kompol Ricky Ricardo saat dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya kejadian tersebut. Sukarni gantung diri di rumahnya Jalan Kesehatan RT09 RW02, Kelurahan Babussalam, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau, Selasa (6/2/2018).
"Sekira pukul 09.50 WIB, piket SPKT dan piket Reskrim dan Intel Polsek Mandau mendapat laporan dari Bhabinkamtibmas Kelurahan Babussalam, Brigadis Agustio S, ada warga gantung diri di Jalan Kesehatan," kata Kompol Ricky.
Masih dikatakan Kapolsek Mandau, korban diketahui sudah gantung diri oleh tetanggannya. Setelah itu tetangga korban pun saling membantu untuk menurunkan korban dari tali bekas ayunan bayi.
"Setelah diinterogasi sejumlah saksi. Korban diduga depreai karena penyakitnya tidak kunjung sembuh," ungkap Kompol Ricky.
Korban sempat dibawa ke RSUD Mandau guna dilakukan visum didampingi pigak keluarga. Berdasarkan keterangan dari pihak keluarga korban, penyebab korban gantung diri diduga disebabkan korban mengalami depresi.
"Karena korban sudah lama mengalami sakit kronis dibagian paru-paru yang sudah lama diderita dan tidak kunjung sembuh," jelas Kompol Ricky. (int/nol)
sumber: goriau
Kapolsek Mandau, Kompol Ricky Ricardo saat dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya kejadian tersebut. Sukarni gantung diri di rumahnya Jalan Kesehatan RT09 RW02, Kelurahan Babussalam, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau, Selasa (6/2/2018).
"Sekira pukul 09.50 WIB, piket SPKT dan piket Reskrim dan Intel Polsek Mandau mendapat laporan dari Bhabinkamtibmas Kelurahan Babussalam, Brigadis Agustio S, ada warga gantung diri di Jalan Kesehatan," kata Kompol Ricky.
Masih dikatakan Kapolsek Mandau, korban diketahui sudah gantung diri oleh tetanggannya. Setelah itu tetangga korban pun saling membantu untuk menurunkan korban dari tali bekas ayunan bayi.
"Setelah diinterogasi sejumlah saksi. Korban diduga depreai karena penyakitnya tidak kunjung sembuh," ungkap Kompol Ricky.
Korban sempat dibawa ke RSUD Mandau guna dilakukan visum didampingi pigak keluarga. Berdasarkan keterangan dari pihak keluarga korban, penyebab korban gantung diri diduga disebabkan korban mengalami depresi.
"Karena korban sudah lama mengalami sakit kronis dibagian paru-paru yang sudah lama diderita dan tidak kunjung sembuh," jelas Kompol Ricky. (int/nol)
sumber: goriau
Berita Lainnya
JPU KPK Optimistis Konstruksi Korupsi di Dinas PUPR Riau Terbukti
Sidang Korupsi Abdul Wahid, Saksi Ahli Sebut Penunjukan Tenaga Ahli Gubernur Riau Sesuai Kebutuhan Daerah
Mantan Pj Gubernur Riau Jadi Saksi Ahli Sidang Korupsi Abdul Wahid
Sidang Korupsi Abdul Wahid, Ahli Sebut Perintah Gubernur Nonaktif Merupakan Ketegasan Pimpinan
Ahli Hukum Pidana Bedah Konstruksi Perkara Abdul Wahid di PN Pekanbaru
Polda Riau Tangkap Penambang Emas di Kuansing yang Nyambi Jadi Pengedar Sabu
JPU KPK Optimistis Konstruksi Korupsi di Dinas PUPR Riau Terbukti
Sidang Korupsi Abdul Wahid, Saksi Ahli Sebut Penunjukan Tenaga Ahli Gubernur Riau Sesuai Kebutuhan Daerah
Mantan Pj Gubernur Riau Jadi Saksi Ahli Sidang Korupsi Abdul Wahid
Sidang Korupsi Abdul Wahid, Ahli Sebut Perintah Gubernur Nonaktif Merupakan Ketegasan Pimpinan
Ahli Hukum Pidana Bedah Konstruksi Perkara Abdul Wahid di PN Pekanbaru
Polda Riau Tangkap Penambang Emas di Kuansing yang Nyambi Jadi Pengedar Sabu