PILIHAN
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Dua Srikandi ASN Kuansing Meraih Gelar Doktor
06 September 2026
Diduga Depresi, Kakek di Mandau Pilih Gantung Diri dengan Tali Ayunan Bayi
DURI, Riauin.com - Seorang kakek bernama Sukarni (62) memilih mengakhiro hidupnya dengan cara menggantungkan dirinya dengan tali bekas ayunan bayi. Sukarni melakukan hal tersebut diduga depresi.
Kapolsek Mandau, Kompol Ricky Ricardo saat dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya kejadian tersebut. Sukarni gantung diri di rumahnya Jalan Kesehatan RT09 RW02, Kelurahan Babussalam, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau, Selasa (6/2/2018).
"Sekira pukul 09.50 WIB, piket SPKT dan piket Reskrim dan Intel Polsek Mandau mendapat laporan dari Bhabinkamtibmas Kelurahan Babussalam, Brigadis Agustio S, ada warga gantung diri di Jalan Kesehatan," kata Kompol Ricky.
Masih dikatakan Kapolsek Mandau, korban diketahui sudah gantung diri oleh tetanggannya. Setelah itu tetangga korban pun saling membantu untuk menurunkan korban dari tali bekas ayunan bayi.
"Setelah diinterogasi sejumlah saksi. Korban diduga depreai karena penyakitnya tidak kunjung sembuh," ungkap Kompol Ricky.
Korban sempat dibawa ke RSUD Mandau guna dilakukan visum didampingi pigak keluarga. Berdasarkan keterangan dari pihak keluarga korban, penyebab korban gantung diri diduga disebabkan korban mengalami depresi.
"Karena korban sudah lama mengalami sakit kronis dibagian paru-paru yang sudah lama diderita dan tidak kunjung sembuh," jelas Kompol Ricky. (int/nol)
sumber: goriau
Kapolsek Mandau, Kompol Ricky Ricardo saat dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya kejadian tersebut. Sukarni gantung diri di rumahnya Jalan Kesehatan RT09 RW02, Kelurahan Babussalam, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau, Selasa (6/2/2018).
"Sekira pukul 09.50 WIB, piket SPKT dan piket Reskrim dan Intel Polsek Mandau mendapat laporan dari Bhabinkamtibmas Kelurahan Babussalam, Brigadis Agustio S, ada warga gantung diri di Jalan Kesehatan," kata Kompol Ricky.
Masih dikatakan Kapolsek Mandau, korban diketahui sudah gantung diri oleh tetanggannya. Setelah itu tetangga korban pun saling membantu untuk menurunkan korban dari tali bekas ayunan bayi.
"Setelah diinterogasi sejumlah saksi. Korban diduga depreai karena penyakitnya tidak kunjung sembuh," ungkap Kompol Ricky.
Korban sempat dibawa ke RSUD Mandau guna dilakukan visum didampingi pigak keluarga. Berdasarkan keterangan dari pihak keluarga korban, penyebab korban gantung diri diduga disebabkan korban mengalami depresi.
"Karena korban sudah lama mengalami sakit kronis dibagian paru-paru yang sudah lama diderita dan tidak kunjung sembuh," jelas Kompol Ricky. (int/nol)
sumber: goriau
Berita Lainnya
Polresta Pekanbaru Tangkap Juru Parkir yang Aniaya Istri Siri di RTH Tunjuk Ajar
Mesin PETI Depan Rumah Warga Dibakar Polisi Kuansing, Operator Lolos Lewat Sungai
Usut 45 Kasus Karhutla, Ditreskrimsus Polda Riau Serahkan 17 Perkara ke JPU
Polres Rohil Cokok Otak Pembakaran Perahu dan Jaring Ikan di Tanjung Balai
Polisi Tangkap Empat Pembakar Lahan dan Kawasan Hutan di Siak
Usut Izin Hutan Kuansing, KPK Dalami Aliran Uang Koperasi ke Kemenhut
Polresta Pekanbaru Tangkap Juru Parkir yang Aniaya Istri Siri di RTH Tunjuk Ajar
Mesin PETI Depan Rumah Warga Dibakar Polisi Kuansing, Operator Lolos Lewat Sungai
Usut 45 Kasus Karhutla, Ditreskrimsus Polda Riau Serahkan 17 Perkara ke JPU
Polres Rohil Cokok Otak Pembakaran Perahu dan Jaring Ikan di Tanjung Balai
Polisi Tangkap Empat Pembakar Lahan dan Kawasan Hutan di Siak
Usut Izin Hutan Kuansing, KPK Dalami Aliran Uang Koperasi ke Kemenhut