• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
    • DPRD Pekanbaru
    • DPRD Riau
    • DPRD Inhil
    • DPRD Inhu
  • More
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Siak
    • Indragiri Hulu
    • Indragiri Hilir
    • Bengkalis
    • Kuantan Singingi
    • Rokan Hilir
    • Rokan Hulu
    • Meranti
    • Dumai
    • Kampar
    • Galeri Foto
    • Video
    • Pemilu
    • Sumbar
    • Kepri
    • Peristiwa
    • Olahraga
    • TNI/Polri
    • Tokoh
    • CSR
    • Advertorial
    • Kesehatan
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
  • Pekanbaru
  • Pelalawan
  • Siak
  • Indragiri Hulu
  • Indragiri Hilir
  • Bengkalis
  • Kuantan Singingi
  • Rokan Hilir
  • Rokan Hulu
  • Meranti
  • Dumai
  • Kampar
  • Galeri Foto
  • Video
  • Pemilu
  • Sumbar
  • Kepri
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • TNI/Polri
  • Tokoh
  • CSR
  • Advertorial
  • Kesehatan
  • DPRD Pekanbaru
  • DPRD Riau
  • DPRD Inhil
  • DPRD Inhu
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Sengit di Empat Besar: Siapa Melenggang ke Grand Final?
23 Agustus 2026
Penentuan Jawara Sejati Tepian Narosa: Bintang Emas Cahaya Intan vs Alam Cahayo Tuah Nagoghi
23 Agustus 2026
Pacu Jalur 2026: 7 Jalur Amankan Tiket Perempat Final, Bintang Emas Cahaya Intan Melaju via Bye
23 Agustus 2026
Panitia Pacu Jalur 2026 Kantongi Catatan Pelanggaran, Sanksi Adat dan Perbup Menanti
23 Agustus 2026
Peta Kekuatan Perdelapan Final Pacu Jalur 2026: Siapa Layak ke Grand Final?
23 Agustus 2026

  • Home
  • Riau

Kebakaran Lahan di Bengkalis Capai 8.237 Hektare, Terluas di Riau

Redaksi

Rabu, 17 Juni 2026 17:59:53 WIB
Cetak

RIAUIN.COM - Wilayah Kabupaten Bengkalis dan Kabupaten Pelalawan kini menjadi titik paling rawan dalam krisis kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Riau. Berdasarkan pemantauan terbaru hingga Mei 2026, akumulasi luas kerusakan lingkungan akibat paparan api di kedua wilayah tersebut mendominasi total bencana serupa di tingkat provinsi yang kini areanya sudah menembus angka belasan ribu hektare.

Kondisi terparah melanda Bengkalis dengan luas area yang hangus mencapai 8.237 hektare, disusul Pelalawan yang mencatatkan kerusakan seluas 4.538,8 hektare. Di sisi lain, lonjakan kasus juga merembet ke wilayah pesisir dan daratan lain seperti Indragiri Hilir dengan luasan 947,2 hektare serta Kota Dumai setinggi 600,9 hektare.

Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera Ferdian Krisnanto menjelaskan bahwa potret kerugian ekologis ini didapatkan melalui verifikasi akurat menggunakan pemantauan ruang angkasa. Estimasi luasan diperoleh dari hasil pembacaan citra satelit yang diolah secara terpadu oleh Kementerian Kehutanan, Kementerian Lingkungan Hidup, dan Badan Riset dan Inovasi Nasional.

Karakteristik Lahan Gambut Sulit Padam
Bencana kali ini menjadi tantangan berat lantaran karakteristik wilayah yang terbakar mayoritas merupakan ekosistem gambut. Karakter tanah ini dikenal menyimpan bara di bawah permukaan sehingga api sangat sulit dieliminasi secara total jika sudah telanjur meluas.

Dari total area yang terdampak di Riau, sektor lahan gambut yang tereduksi mencapai 14.162,6 hektare, sedangkan wilayah tanah mineral yang terbakar berada di angka 1.155,4 hektare. Khusus di Bengkalis, dari seluruh area yang terbakar, vegetasi di atas tanah gambut menyumbang angka kerusakan sebesar 8.017,6 hektare dan sisanya berupa lahan mineral 219,4 hektare.

Pola serupa terlihat di Pelalawan di mana areal gambut yang hangus menyentuh 4.328,4 hektare, berbanding tipis dengan area mineral yang hanya 210,3 hektare. Anomali sedikit bergeser di Indragiri Hilir karena rasio kebakaran antara lahan mineral dan gambut cenderung berimbang, masing-masing setinggi 423,5 hektare dan 523,7 hektare.

Tren Kerusakan Tertinggi dalam Tujuh Tahun
Secara akumulatif, total area yang terbakar di Riau dari awal tahun hingga Mei 2026 kini menyentuh angka 15.318 hektare. Jika ditarik garis linier ke belakang, angka ini menjadi lompatan kasus yang sangat masif dan mengkhawatirkan bagi kelestarian udara Sumatra.

Sebagai perbandingan, pada rentang bulan yang sama di tahun 2025, satgas di lapangan hanya mencatat area terbakar seluas 751,1 hektare. Kondisi tahun ini juga tercatat sebagai situasi terburuk dalam kurun waktu tujuh tahun ke belakang, di mana angka kerusakan hanya bisa dilampaui oleh rekam jejak kelam bencana tahun 2019 yang kala itu memusnahkan hingga 27.724 hektare lahan.

Sebagai catatan sejarah, grafik kebakaran di Riau sebenarnya sempat menunjukkan tren mitigasi yang cukup fluktuatif namun cenderung terkendali pada tahun-tahun sebelumnya:

Tahun 2021: Luas kebakaran 6.471,5 hektare

Tahun 2022: Luas kebakaran 2.325,9 hektare

Tahun 2023: Luas kebakaran 1.860,5 hektare

Tahun 2024: Luas kebakaran 3.942,7 hektare

Pengetatan Patroli dan Lokalisasi Api
Merespons situasi kritis ini, personel Manggala Agni bersama jajaran Satuan Tugas Kehutanan memperketat sistem pengawasan di titik-titik rawan. Fokus utama petugas saat ini adalah melakukan deteksi dini terhadap munculnya titik panas baru agar tidak berkembang menjadi kebakaran besar yang tidak terkendali.

Langkah taktis di lapangan dilakukan lewat pembuatan sekat bakar untuk memutus jalur rambatan api, disusul dengan operasi pemadaman langsung merespons pantauan visual. Pemantauan pergerakan asap dan api juga dimaksimalkan melalui integrasi pemantauan udara guna mendukung pergerakan tim darat.

Ferdian Krisnanto kembali menegaskan pentingnya komitmen masyarakat dan korporasi untuk menghentikan total praktik pembukaan area perkebunan dengan metode pembakaran. Langkah preventif terus digencarkan secara persuasif ke desa-desa yang masuk dalam zona merah rawan kebakaran hutan. (*)


 Editor : Nab


[Ikuti Riauin.com Melalui Sosial Media]


Riauin.com

Berita Lainnya

Asap Belum Ganggu Penerbangan, Bandara SSK II Pekanbaru Waspadai Arah Angin

Riau Dikepung 491 Titik Panas, BMKG Minta Waspadai Karhutla

Lahan Terbakar di Riau Tembus 16 Ribu Hektare, Bengkalis dan Pelalawan Terluas

BMKG Deteksi 97 Hotspot di Riau, Pelalawan Sumbang Titik Panas Terbanyak

Dampak Karhutla Kerumutan Memburuk, Dinkes Riau Pasok Bantuan Masker Oksigen ke Pelalawan

Pemprov Riau Siapkan Modifikasi Cuaca dan Personel Tangani Karhutla

Asap Belum Ganggu Penerbangan, Bandara SSK II Pekanbaru Waspadai Arah Angin

Riau Dikepung 491 Titik Panas, BMKG Minta Waspadai Karhutla

Lahan Terbakar di Riau Tembus 16 Ribu Hektare, Bengkalis dan Pelalawan Terluas

BMKG Deteksi 97 Hotspot di Riau, Pelalawan Sumbang Titik Panas Terbanyak

Dampak Karhutla Kerumutan Memburuk, Dinkes Riau Pasok Bantuan Masker Oksigen ke Pelalawan

Pemprov Riau Siapkan Modifikasi Cuaca dan Personel Tangani Karhutla

TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Alam Cahyo Tuah Nagoghi Rebut Tahta Tepian Narosa, Tumbangkan Juara Bertahan Bintang Emas Cahaya Intan
  • 2 Sengit di Empat Besar: Siapa Melenggang ke Grand Final?
  • 3 Penentuan Jawara Sejati Tepian Narosa: Bintang Emas Cahaya Intan vs Alam Cahayo Tuah Nagoghi
  • 4 Pacu Jalur 2026: 7 Jalur Amankan Tiket Perempat Final, Bintang Emas Cahaya Intan Melaju via Bye
  • 5 Panitia Pacu Jalur 2026 Kantongi Catatan Pelanggaran, Sanksi Adat dan Perbup Menanti
  • 6 Peta Kekuatan Perdelapan Final Pacu Jalur 2026: Siapa Layak ke Grand Final?
  • 7 Daftar 13 Jalur yang Lolos ke Babak Semifinal Pacu Jalur Teluk Kuantan
  • 8 Aksi Pamer Tuak di Gelanggang Pacu Jalur Bikin Geram Warga Lokal, PBK Minta Maaf
  • 9 Pemko Pekanbaru Mulai Buka Layanan Perizinan di Empat Kecamatan
Terkini +INDEKS

Asap Belum Ganggu Penerbangan, Bandara SSK II Pekanbaru Waspadai Arah Angin

24 Agustus 2026
Riau Dikepung 491 Titik Panas, BMKG Minta Waspadai Karhutla
24 Agustus 2026
Sinergi Perkuat Ketahanan Pangan dan Pengendalian Inflasi, BRK Syariah Tandatangani MoU Layanan Perbankan Bersama PT Riau Pangan Bertuah
23 Agustus 2026
Alam Cahyo Tuah Nagoghi Rebut Tahta Tepian Narosa, Tumbangkan Juara Bertahan Bintang Emas Cahaya Intan
23 Agustus 2026
Sengit di Empat Besar: Siapa Melenggang ke Grand Final?
23 Agustus 2026
Penentuan Jawara Sejati Tepian Narosa: Bintang Emas Cahaya Intan vs Alam Cahayo Tuah Nagoghi
23 Agustus 2026
Pacu Jalur 2026: 7 Jalur Amankan Tiket Perempat Final, Bintang Emas Cahaya Intan Melaju via Bye
23 Agustus 2026
Panitia Pacu Jalur 2026 Kantongi Catatan Pelanggaran, Sanksi Adat dan Perbup Menanti
23 Agustus 2026
Peta Kekuatan Perdelapan Final Pacu Jalur 2026: Siapa Layak ke Grand Final?
23 Agustus 2026
Hadir di Tepian Narosa, BRK Syariah Bawa Kemudahan Transaksi Digital untuk Festival Pacu Jalur 2026
23 Agustus 2026

KABUPATEN+INDEKS
  • 1 Pekanbaru
  • 2 Pelalawan
  • 3 Siak
  • 4 Indragiri Hulu
  • 5 Indragiri Hilir
  • 6 Bengkalis
  • 7 Kuantan Singingi
  • 8 Rokan Hilir
  • 9 Rokan Hulu
  • 10 Meranti
  • 11 Dumai
  • 12 Kampar
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Riauin.com ©2015 By Delapa Media Tenologi | All Right Reserved