Pusat Siapkan Hilirisasi dan Peremajaan Kebun Kelapa di Inhil
RIAUIN.COM - Pemerintah pusat tengah merancang program nasional terintegrasi untuk menyelamatkan komoditas kelapa di Provinsi Riau melalui peremajaan tanaman dan pembangunan pabrik pengolahan baru. Langkah strategis ini diambil guna mengatasi keterbatasan kapasitas industri hilir yang selama ini memicu pembusukan hasil panen dan anjloknya harga di tingkat petani.
Selama ini, pasokan kelapa dari petani di Kabupaten Indragiri Hilir sangat melimpah. Namun, daerah yang dikenal sebagai lumbung kelapa terbesar di Riau tersebut hanya bertumpu pada satu pabrik pengolahan. Minimnya kompetisi dan stagnasi kapasitas tampung industri tunggal ini membuat sebagian besar hasil panen warga tidak terserap optimal hingga berujung rusak.
Sekretaris Dinas Perkebunan Provinsi Riau Devi Rizaldi mengungkapkan bahwa intervensi dari pemerintah pusat akan difokuskan pada dua sektor utama, yakni pembenahan hulu dan penguatan hilir. Pada sektor hulu, pusat bakal mengucurkan bantuan bibit unggul untuk menggantikan pohon-pohon kelapa tua yang produktivitasnya mulai menurun.
Sementara pada sektor hilir, pemerintah pusat berencana menggandeng Badan Usaha Milik Negara untuk mendirikan pabrik pengolahan kelapa baru di wilayah Indragiri Hilir. Kehadiran infrastruktur industri berbasis negara ini diproyeksikan memutus monopoli pasar lokal, memperluas akses penjualan bagi petani, serta menstabilkan harga jual komoditas di pasaran.
Manajemen tata kelola komoditas perkebunan ini sekarang berada pada tahapan pematangan program di tingkat pusat. Pemerintah daerah berharap realisasi fisik pembangunan pabrik dan distribusi bibit dapat dipercepat agar potensi ekonomi kelapa yang menjadi andalan utama masyarakat Indragiri Hilir bisa segera terselamatkan. -Juh
Berita Lainnya
Antisipasi Dampak Lonjakan Harga Cabai dan Bawang, Riau Tingkatkan Kewaspadaan
BPS Awali Sensus Ekonomi 2026 di Riau, Data ASN Jadi Sasaran Perdana
Warga Minas Rajut Kemandirian Ekonomi Lewat Budidaya Lele
Inovasi Pertanian Nasional Jadi Target Kontingen Riau di Penas 2026
Pemprov Riau Awasi Ketat Manipulasi Data Sistem Penerimaan Murid Baru
BPS Riau Kerahkan 5.300 Petugas untuk Sensus Ekonomi 2026
Antisipasi Dampak Lonjakan Harga Cabai dan Bawang, Riau Tingkatkan Kewaspadaan
BPS Awali Sensus Ekonomi 2026 di Riau, Data ASN Jadi Sasaran Perdana
Warga Minas Rajut Kemandirian Ekonomi Lewat Budidaya Lele
Inovasi Pertanian Nasional Jadi Target Kontingen Riau di Penas 2026
Pemprov Riau Awasi Ketat Manipulasi Data Sistem Penerimaan Murid Baru
BPS Riau Kerahkan 5.300 Petugas untuk Sensus Ekonomi 2026