Pesta Pacu Jalur Berakhir, Warga Teluk Kuantan Dikepung Sampah
Buntu di Perbatasan: Mengapa Sungai Kuantan Gagal Dipulihkan
Inovasi Pertanian Nasional Jadi Target Kontingen Riau di Penas 2026
RIAUIN.COM - Sebanyak 69 petani, nelayan, penyuluh, dan pelaku usaha sektor agraria dilepas untuk mewakili Provinsi Riau dalam Pekan Nasional Petani Nelayan XVII 2026. Keikutsertaan perwakilan dari berbagai kabupaten dan kota ini ditargetkan mampu membawa pulang inovasi dan praktik terbaik dari tingkat nasional untuk memajukan sektor pangan di daerah.
Pelepasan kontingen dilakukan oleh Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Riau Zulkifli Syukur di Kantor Gubernur Riau, Senin (15/6/2026). Penyerahan para peserta secara simbolis diserahkan langsung kepada Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan Provinsi Riau Aji Suratman.
Zulkifli Syukur menyatakan bahwa ajang nasional tersebut merupakan momentum krusial bagi Riau untuk menyerap ilmu baru dan memperluas jejaring kemitraan antardaerah. Sektor pertanian dan perikanan Riau dinilai membutuhkan suntikan pembaruan teknologi dan metode kerja agar daya saing komoditas lokal meningkat.
Pemerintah Provinsi Riau berharap sekembalinya dari acara tersebut, para peserta dapat menjadi motor penggerak atau agen perubahan di komunitas masing-masing. Pengetahuan praktis yang didapat selama berinteraksi dengan perwakilan provinsi lain harus disebarluaskan secara konkret demi mendorong produktivitas petani dan nelayan lokal.
Selain fokus pada penyerapan ilmu, perwakilan Bumi Lancang Kuning ini juga diminta untuk menjaga soliditas tim serta mempromosikan potensi besar agribisnis Riau di kancah nasional.
Merespons hal itu, Aji Suratman mengapresiasi fasilitas dan sokongan yang diberikan oleh pemprov. Dukungan ini menjadi pemantik semangat bagi seluruh delegasi untuk menyerap wawasan baru secara maksimal.
Pihak Kontak Tani Nelayan Andalan Riau berkomitmen memastikan bahwa sekembalinya dari Penas, ragam inovasi dan teknik mutakhir yang dipelajari akan langsung dibagikan kepada kelompok tani di akar rumput agar dampaknya terasa secara luas bagi perekonomian daerah. (Bil)
Berita Lainnya
Polda Riau Jadi Pusat Konsolidasi Sinergi Penanganan Karhutla
Tekan Risiko Karhutla, Pemprov Riau Wajibkan Korporasi Siagakan Regu Pemadam Sesuai Luas Lahan
Pekanbaru dan Pelalawan Tetapkan Tanggap Darurat Karhutla, Sekolah Diliburkan
DPRD Riau Minta Bapenda Maksimalkan Sektor Pajak dan Aset demi Target APBD 2027
Inhil Dominasi Lokasi Sebaran, Hujan Hasil Modifikasi Cuaca Tekan Jumlah Titik Panas di Riau
Kabut Asap Meluas ke 10 Daerah, Kasus Gangguan Kesehatan di Riau Capai 1.960 Orang
Polda Riau Jadi Pusat Konsolidasi Sinergi Penanganan Karhutla
Tekan Risiko Karhutla, Pemprov Riau Wajibkan Korporasi Siagakan Regu Pemadam Sesuai Luas Lahan
Pekanbaru dan Pelalawan Tetapkan Tanggap Darurat Karhutla, Sekolah Diliburkan
DPRD Riau Minta Bapenda Maksimalkan Sektor Pajak dan Aset demi Target APBD 2027
Inhil Dominasi Lokasi Sebaran, Hujan Hasil Modifikasi Cuaca Tekan Jumlah Titik Panas di Riau
Kabut Asap Meluas ke 10 Daerah, Kasus Gangguan Kesehatan di Riau Capai 1.960 Orang