Pesta Pacu Jalur Berakhir, Warga Teluk Kuantan Dikepung Sampah
Buntu di Perbatasan: Mengapa Sungai Kuantan Gagal Dipulihkan
Sempat Minta Maaf, Polda Sitanggang Kini Sanggah Pamer Tuak di Pacu Jalur
Foto: Polda Sitanggang ssaat minta maaf
Laporan: Hendrianto.
RIAUIN.COM— Konten kreator asal Sumatera Utara, Polda Sitanggang, membantah tuduhan memamerkan minuman keras jenis tuak dalam unggahan media sosialnya saat menghadiri tradisi Pacu Jalur. Ia mengklaim minuman di atas jalur perahu tersebut hanyalah campuran Yakult dan air putih.
Sanggahan tersebut disampaikan melalui akun TikTok miliknya, @poldastg, yang diakses pada Kamis (27/8).
"Itu bukan minuman tuak, tetapi Yakult dicampur air putih, makanya warna putih," ujar Polda.
Polda menyatakan hingga kini belum ada hasil uji laboratorium yang membuktikan cairan tersebut merupakan minuman tuak. Menurutnya, tuduhan tersebut telah menggiring opini publik seolah-olah ia sengaja memamerkan tuak serta merusak norma agama dan adat.
Ia juga menanggapi wacana pelaporan balik terkait kasus ini. Menurutnya, tuduhan yang dialamatkan kepadanya tidak berdasar karena tidak didukung bukti ilmiah.
Dalam unggahan yang sama, Polda menyinggung rekam jejak digitalnya dengan mengklaim diri sebagai konten kreator nomor satu di Sumatera Utara.
Pernyataan terbaru ini berbanding terbalik dengan sikap Polda sebelumnya. Beberapa waktu lalu, ia bersama Ketua Pemuda Batak Kuansing (PBK), Hardianto Manik, sempat mengunggah video permohonan maaf terbuka kepada masyarakat Kuantan Singingi (Kuansing).
Dalam video tersebut, Polda mengaku baru pertama kali menyaksikan Pacu Jalur dan tidak mengetahui aturan adat setempat yang melarang membawa minuman tuak ke atas jalur. Hal serupa turut ditegaskan Hardianto Manik yang menyampaikan permohonan maaf atas aksi ketidaktahuan tersebut.
Konflik ini kian memanas setelah timbul perseteruan antara Polda Sitanggang dan komentator legendaris Pacu Jalur, Darwis. Polda diduga mengeluarkan pernyataan tidak senonoh dalam bahasa Batak yang dinilai menyerang kehormatan Darwis.
Buntut dari ucapan tersebut, Darwis berencana melaporkan Polda Sitanggang ke Kepolisian Resor (Polres) Kuansing pada Jumat (28/8). Dalam membuat laporan polisi tersebut, Darwis akan didampingi oleh tim hukum yang terdiri dari 20 orang pengacara.
Polemik ini bermula dari unggahan video, Polda yang memamerkan botol minuman di atas jalur perahu di Tepian Narosa hingga memicu kecaman publik dan tokoh adat setempat. (***)
Berita Lainnya
Kasus Darwis vs Polda Sitanggang: Kuasa Hukum Minta Jangan Seret Sentimen Antardaerah
Pesta Pacu Jalur Berakhir, Warga Teluk Kuantan Dikepung Sampah
Alam Cahyo Tuah Nagoghi Rebut Tahta Tepian Narosa, Tumbangkan Juara Bertahan Bintang Emas Cahaya Intan
Sengit di Empat Besar: Siapa Melenggang ke Grand Final?
Penentuan Jawara Sejati Tepian Narosa: Bintang Emas Cahaya Intan vs Alam Cahayo Tuah Nagoghi
Pacu Jalur 2026: 7 Jalur Amankan Tiket Perempat Final, Bintang Emas Cahaya Intan Melaju via Bye
Kasus Darwis vs Polda Sitanggang: Kuasa Hukum Minta Jangan Seret Sentimen Antardaerah
Pesta Pacu Jalur Berakhir, Warga Teluk Kuantan Dikepung Sampah
Alam Cahyo Tuah Nagoghi Rebut Tahta Tepian Narosa, Tumbangkan Juara Bertahan Bintang Emas Cahaya Intan
Sengit di Empat Besar: Siapa Melenggang ke Grand Final?
Penentuan Jawara Sejati Tepian Narosa: Bintang Emas Cahaya Intan vs Alam Cahayo Tuah Nagoghi
Pacu Jalur 2026: 7 Jalur Amankan Tiket Perempat Final, Bintang Emas Cahaya Intan Melaju via Bye