Sempat Minta Maaf, Polda Sitanggang Kini Sanggah Pamer Tuak di Pacu Jalur


Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:15:11 WIB
Sempat Minta Maaf, Polda Sitanggang Kini Sanggah Pamer Tuak di Pacu Jalur

Foto: Polda Sitanggang ssaat minta maaf

 

Laporan: Hendrianto.

RIAUIN.COM— Konten kreator asal Sumatera Utara, Polda Sitanggang, membantah tuduhan memamerkan minuman keras jenis tuak dalam unggahan media sosialnya saat menghadiri tradisi Pacu Jalur. Ia mengklaim minuman di atas jalur perahu tersebut hanyalah campuran Yakult dan air putih.

Sanggahan tersebut disampaikan melalui akun TikTok miliknya, @poldastg, yang diakses pada Kamis (27/8).

"Itu bukan minuman tuak, tetapi Yakult dicampur air putih, makanya warna putih," ujar Polda.

Polda menyatakan hingga kini belum ada hasil uji laboratorium yang membuktikan cairan tersebut merupakan minuman tuak. Menurutnya, tuduhan tersebut telah menggiring opini publik seolah-olah ia sengaja memamerkan tuak serta merusak norma agama dan adat.

Ia juga menanggapi wacana pelaporan balik terkait kasus ini. Menurutnya, tuduhan yang dialamatkan kepadanya tidak berdasar karena tidak didukung bukti ilmiah.

Dalam unggahan yang sama, Polda menyinggung rekam jejak digitalnya dengan mengklaim diri sebagai konten kreator nomor satu di Sumatera Utara.

Pernyataan terbaru ini berbanding terbalik dengan sikap Polda sebelumnya. Beberapa waktu lalu, ia bersama Ketua Pemuda Batak Kuansing (PBK), Hardianto Manik, sempat mengunggah video permohonan maaf terbuka kepada masyarakat Kuantan Singingi (Kuansing).

Dalam video tersebut, Polda mengaku baru pertama kali menyaksikan Pacu Jalur dan tidak mengetahui aturan adat setempat yang melarang membawa minuman tuak ke atas jalur. Hal serupa turut ditegaskan Hardianto Manik yang menyampaikan permohonan maaf atas aksi ketidaktahuan tersebut.

Konflik ini kian memanas setelah timbul perseteruan antara Polda Sitanggang dan komentator legendaris Pacu Jalur, Darwis. Polda diduga mengeluarkan pernyataan tidak senonoh dalam bahasa Batak yang dinilai menyerang kehormatan Darwis.

Buntut dari ucapan tersebut, Darwis berencana melaporkan Polda Sitanggang ke Kepolisian Resor (Polres) Kuansing pada Jumat (28/8). Dalam membuat laporan polisi tersebut, Darwis akan didampingi oleh tim hukum yang terdiri dari 20 orang pengacara.

Polemik ini bermula dari unggahan video, Polda yang memamerkan botol minuman di atas jalur perahu di Tepian Narosa hingga memicu kecaman publik dan tokoh adat setempat. (***)