BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat di Riau pada Malam Hari Ini
RIAUIN.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Stasiun Pekanbaru mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang diprediksi melanda sebagian besar wilayah Provinsi Riau, Kamis (28/5/2026). Masyarakat diimbau mengantisipasi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang, terutama pada malam hingga dini hari.
Kondisi cuaca di Riau secara umum berada pada rentang cerah berawan hingga berawan. Namun, dinamika atmosfer menunjukkan adanya pertumbuhan awan hujan yang signifikan di sejumlah daerah sejak pagi hari.
Prakirawan BMKG Pekanbaru Sanya G menjelaskan bahwa pantauan citra radar mencatat hujan ringan hingga sedang telah mengguyur beberapa wilayah. Area yang terdampak di antaranya Kabupaten Bengkalis, Siak, Kepulauan Meranti, dan Pelalawan, yang kemudian bergerak meluas menuju Indragiri Hilir serta Indragiri Hulu.
Suhu udara di Riau saat ini berada pada kisaran 23 hingga 35 derajat Celsius dengan kelembapan mencapai 55 sampai 99 persen. Sementara itu, embusan angin bergerak dari arah selatan hingga barat laut dengan kecepatan berkisar antara 10 hingga 30 kilometer per jam.
Memasuki siang hari, potensi hujan ringan diprakirakan terjadi secara lokal di wilayah Rokan Hulu, Kampar, Kuantan Singingi, Kepulauan Meranti, Indragiri Hulu, dan Indragiri Hilir. Cakupan hujan ini diprediksi meluas ke hampir seluruh daerah di Riau menjelang malam dan dini hari.
Sanya G menambahkan, wilayah yang perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko cuaca ekstrem pada malam hari meliputi Siak, Bengkalis, Pelalawan, Kepulauan Meranti, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, dan Kota Pekanbaru. Sebaliknya, kondisi di sektor perairan Riau terpantau relatif aman dengan tinggi gelombang laut berkisar antara 0,5 hingga 1,25 meter.
Di sisi lain, BMKG tetap memantau keberadaan titik panas atau hotspot di Pulau Sumatera yang totalnya mencapai 106 titik. Sumatera Utara menjadi provinsi dengan konsentrasi terbanyak, yakni 39 titik. Diikuti oleh Aceh dengan 17 titik, Sumatera Selatan 14 titik, Jambi 10 titik, Sumatera Barat 5 titik, Bengkulu 2 titik, dan Lampung 1 titik.
Untuk wilayah Riau sendiri, satelit mendeteksi sebanyak 18 titik panas yang tersebar di enam kabupaten. Rokan Hulu menjadi daerah dengan jumlah titik panas tertinggi, yaitu 7 titik. Disusul Pelalawan sebanyak 5 titik, Siak 3 titik, serta Rokan Hilir, Bengkalis, dan Kuantan Singingi yang masing-masing menyumbang 1 titik panas.
Melihat fluktuasi cuaca yang kontras ini, BMKG meminta masyarakat untuk terus memantau pembaruan informasi cuaca secara berkala guna menghindari dampak buruk dari potensi angin kencang dan hujan lebat. (Bil)
Berita Lainnya
Harga TBS Swadaya di Riau Naik Lagi, Dipicu Penguatan Pasar CPO
Atasi Luapan Air di Jalan Sudirman, Pemprov Riau Siap Pasang Box Culvert Akhir Juli
Defisit Fiskal Riau, Perusahaan Diajak Kolaborasi Perbaiki Jalan Rusak di Mahato-Simpang Manggala
Sanggar Keletah Budak Suguhkan Operet Anak 'Dedap Durhaka'
Krisis Air Hambat Pendinginan 81 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Riau
Seleksi Komisaris PT PER Dibuka, Pemprov Riau Tekankan Integritas dan Tata Kelola BUMD
Harga TBS Swadaya di Riau Naik Lagi, Dipicu Penguatan Pasar CPO
Atasi Luapan Air di Jalan Sudirman, Pemprov Riau Siap Pasang Box Culvert Akhir Juli
Defisit Fiskal Riau, Perusahaan Diajak Kolaborasi Perbaiki Jalan Rusak di Mahato-Simpang Manggala
Sanggar Keletah Budak Suguhkan Operet Anak 'Dedap Durhaka'
Krisis Air Hambat Pendinginan 81 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Riau
Seleksi Komisaris PT PER Dibuka, Pemprov Riau Tekankan Integritas dan Tata Kelola BUMD