PILIHAN
7 Warga Kabupaten Bengkalis Meninggal Akibat HIV/AIDS
ilustrasi
Bengkalis, Riauin.Com - Komisi Penanggulangan AIDS Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, mencatat ada sebanyak tujuh orang warga Bengkalis yang meninggal dunia akibat HIV/AIDS selama tahun 2017.
Sekretaris KPA Kabupaten Bengkalis Ismail Mahyudin menyebutkan bahwa, angka kematian akibat HIV/AIDS itu berdasar data yang didapat pihaknya dari sejumlah sumber.
"Khusus tahun 2017 ini, ada tujuh orang meninggal, Bengkalis satu orang dan Mandau enam orang, seluruhnya laki-laki," kata Ismail Mahyudin di Bengkalis, Rabu.
Dia mengatakan, kasus HIV/AIDS di daerah itu cenderung meningkat.
"Penyakit ini, seperti fenomena gunung es, 100 orang misalnya yang tidak terdata, menyebar ke orang yang tidak kita ketahui, terlebih lagi penderita tertutup tidak mau berkonsultasi," katanya.
Guna menekan angka HIV/AIDS terus meningkat, KPA berencana akan gencar melakukan sosialisasi tahun 2018 mendatang.
Selain itu, KPA juga akan membentuk relawan di setiap desa untuk menekan angka penderita HIV ini.
Dia menjelaskan, tercatat penderita di setiap kecamatan di antaranya Kecamatan Mandau yang penderitanya terbanyak dari kecamatan lainnya yakni 27 orang, Kecamatan Pinggir 9 orang, Rupat Utara 8 orang, Bengkalis 6 orang, Rupat 4 orang dan sumber lain 7 orang. Sementara tiga kecamatan lain Bantan, Bukit Batu dan Siak Kecil nihil.
"Jumlah kasus HIV dan Aids itu dari tahun 2010 sampai 2017 tercatat 470 orang, 57 diantaranya meninggal dunia," katanya. (amy)
sumber: antarariau.com
Sekretaris KPA Kabupaten Bengkalis Ismail Mahyudin menyebutkan bahwa, angka kematian akibat HIV/AIDS itu berdasar data yang didapat pihaknya dari sejumlah sumber.
"Khusus tahun 2017 ini, ada tujuh orang meninggal, Bengkalis satu orang dan Mandau enam orang, seluruhnya laki-laki," kata Ismail Mahyudin di Bengkalis, Rabu.
Dia mengatakan, kasus HIV/AIDS di daerah itu cenderung meningkat.
"Penyakit ini, seperti fenomena gunung es, 100 orang misalnya yang tidak terdata, menyebar ke orang yang tidak kita ketahui, terlebih lagi penderita tertutup tidak mau berkonsultasi," katanya.
Guna menekan angka HIV/AIDS terus meningkat, KPA berencana akan gencar melakukan sosialisasi tahun 2018 mendatang.
Selain itu, KPA juga akan membentuk relawan di setiap desa untuk menekan angka penderita HIV ini.
Dia menjelaskan, tercatat penderita di setiap kecamatan di antaranya Kecamatan Mandau yang penderitanya terbanyak dari kecamatan lainnya yakni 27 orang, Kecamatan Pinggir 9 orang, Rupat Utara 8 orang, Bengkalis 6 orang, Rupat 4 orang dan sumber lain 7 orang. Sementara tiga kecamatan lain Bantan, Bukit Batu dan Siak Kecil nihil.
"Jumlah kasus HIV dan Aids itu dari tahun 2010 sampai 2017 tercatat 470 orang, 57 diantaranya meninggal dunia," katanya. (amy)
sumber: antarariau.com
Berita Lainnya
Tepian Batang Mandau: Transformasi Saksi Bisu Sejarah Migas, Jadi Magnet Wisata dan Hidupkan Ekonomi Warga
Potensi Konflik Agraria di Siak Kecil Benbkalis Menguat, Pemerintah Diminta Turun Tangan
Pastikan Integritas Aparatur, Polsek Rupat Sidak Urine Puluhan Pegawai Kecamatan
Dua Pekerja di Bengkalis Tertangkap Tangan Gelapkan Muatan Sawit
Mitigasi Pasca Karhutla di Bengkalis Diperkuat dengan Pembuatan Embung
Manggala Agni Kerahkan Tiga Regu Padamkan Sisa Karhutla di Kelemantan Barat
Tepian Batang Mandau: Transformasi Saksi Bisu Sejarah Migas, Jadi Magnet Wisata dan Hidupkan Ekonomi Warga
Potensi Konflik Agraria di Siak Kecil Benbkalis Menguat, Pemerintah Diminta Turun Tangan
Pastikan Integritas Aparatur, Polsek Rupat Sidak Urine Puluhan Pegawai Kecamatan
Dua Pekerja di Bengkalis Tertangkap Tangan Gelapkan Muatan Sawit
Mitigasi Pasca Karhutla di Bengkalis Diperkuat dengan Pembuatan Embung
Manggala Agni Kerahkan Tiga Regu Padamkan Sisa Karhutla di Kelemantan Barat